
Episode sebelumnya nya Oliver melihat sendiri Alisia sedang bermain tidur bersama Alex kakak kandung nya, sesama ayah beda ibu.
___________________________________________
"apapun yang kalian lakukan bukan urusan ku, aku sudah bercerai dengan Alisia jadi kau tenang saja Alex tak masalah kau menginginkan bekas ku" ucap ku dengan senyum devil.
"apa kamu bilang bekas mu, jangan mimpi Oliver aku bahkan sudah lebih dulu tidur dengan wanita mu ini sebelum kalian menikah, bahkan setelah menikah ia selalu menemani ku setiap aku berada di negara ini" ucap Alex
Ia tersinggung merasa harga dirinya di injak injak ketika Oliver mengatakan ia menginginkan bekas nya. Sehingga tanpa sengaja ia membuka semua aib dan skandal dia dengan Alisia.
*******
"A...aa...Alex apa yang kau katakan, ja..ja.. jangan mengada ada kita baru sekali ini berhubungan iya kan, jelas kan kepada Oliver"
"diam kamu wanita ****** kamu pikir kamu wanita spesial hah.. kamu hanya ****** bekas semua laki laki yang membutuhkan tubuhmu dan kau tukar dengan ketenaran mu"
"Oliver.. dia berbohong Alex bicara bohong, ini tidak seperti yang kamu lihat sayang, Alex memaksaku melakukan nya, aku hanya mencintai mu sungguh"
"benar kah kamu mencintai ku Alisia Jasmine Marshal" ucap Oliver sarkas.
"sungguh Oliver aku hanya mencintai mu, dan untuk hubungan ku dengan kak Alex itu hanya kebutuhan biologis ku saja, beberapa hari ini aku selalu mengajak mu berhubungan tapi selalu kamu tolak, aku hanya wanita yang sudah terbiasa dengan *** maafkan aku Oliver"
"kamu lihat sendiri ada Maha dia sedang hamil anakku dan itu juga kesalahan kita, harus nya kamu bisa menghargai perasaan nya, kamu sesama wanita Alisia"
"maha lagi maha lagi, kamu pikir maha itu wanita baik baik, dia sudah tidur dengan banyak laki laki dikampus nya, dia itu primadona di kampus mustahil dia masih perawan, aku yakin bila anak yang dikandung nya bukan anakmu bukan hasil inseminasi, dia cuma wanita ****** yang memanfaatkan mu Oliver sadarlah"
plak... satu tamparan keras hingga meninggal kan bekas mendarat dipipi mulus Alisia
"jaga ucapan mu Alisia jangan pernah mengatakan ****** kepada Maha,sebutan itu pantas untuk dirimu sendiri, aku laki laki paling bodoh sedunia, karena mencintai wanita yang salah"
__ADS_1
Oliver berbalik dan berjalan kearah walk in closed ia segera mengambil berkas dan ia menurunkan koper besar memasukkan semua barang barang milik nya yang tersisa. sedangkan barang barang pemberian Alisia ia tinggalkan.
Oliver menyeret satu koper besar miliknya. Untung saja sebagian besar barang barang milik nya sudah dipindahkan ke rumah nya dan Maha.
"Oliver tunggu dulu sayang dengarkan penjelasan ku, kumohon Oliver" Alisia berusaha memeluk tubuh Oliver, namun dorongan kuat dari oliver membuat nya terjengkang ke belakang. sedangkan Alex sudah menghilang mungkin ia pergi ketika Oliver mengemas barang barang milik nya.
*******
Sedangkan diparkiran maha tengah asik makan kue putu aren sambil menunggu Oliver, Ia melihat Alex keluar dari apartemen.
Maha segera keluar dari mobil dan menyapa Alex.
"Kak Alex" , "hai Maha kamu disini dengan siapa" tanya Alex ia memutar kepala nya mencari seseorang yang mungkin ia kenal sebagai saudara atau teman maha namun nihil.
"Maha bersama dengan Oliver dia sedang mengambil berkas di apartemen Alisia, kak Alex kenapa disini juga"
"oh.. itu aku berkunjung ke rekan kerja ku, ya clien ku maksud nya" , "oh... main mainlah kerumah dad and mom, kami sekarang pindah kesana"
Alex akui bahwa maha berbeda dengan wanita wanita yang selama ini ia kenal, Alex pernah melihat Maha ketika ia menemani kedua sahabat nya Sarah dan Lily, menghadiri acara tahunan milik agensi dimana sarah dan Lily menaung.
Alex mulai memperhatikan maha sejak maha masuk bersama kedua sahabat nya, walaupun maha tidak menggunakan nmake up yang tebal dan glamor namun tetap tidak menutupi kecantikan alami maha, disana juga ada Oliver dan Alisia semua perhatian tertuju kepada pasangan itu, namun tidak untuk Alex perhatian nya tertuju pada Maha.
Namun sayangnya Maha terkesan cuek dan tertutup Alex yang berusaha mendekati nya hanya bisa gigit jari karena tidak dianggap ada oleh Maha.
"nih kak Alex udah maha simpan ya, dan ini no kak Alex maha simpan juga"
"Ahhhh... iya maha terima kasih ya, aku permisi dulu" Alex menjabat tangan maha kemudian Alex berniat mengecup punggung tangan Maha, maha yang terkejut spontan menarik tangannya.
"eh.. maaf kak Alex, Maha tidak terbiasa dengan perlakuan kalian para laki laki pada perempuan, bagi maha itu suatu hal yang tabu, maaf ya kak Alex"
__ADS_1
"ti..tidak masalah Maha, maafkan kelancangan ku, aku permisi ya" Alex segera berjalan menuju ke mobil milik nya yang terparkir cukup jauh dari mobil Oliver.
*******
Setelah kepergian Alek tangan Maha masih melambai lambai ia ber dada dada ria. Oliver yang baru saja keluar pintu apartemen heran melihat kelakuan Maha.
"siapa yang kamu dada dada itu" , "astaga naga Oliver bikin kaget aja, bisa gak kalau jalan itu ada suara nya jadi gak bikin jantung an"
"kamu sendiri yang keganjenan dada dada dan senyum senyum sendiri, dapat gebetan cowok hah??"
"Mulut mu ya belum pernah dikasi rica rica semut rangrang" ucap maha dia berkacak pinggang dan melotot kearah Oliver.
"gak usah melotot nanti lepas bola mata mu, lagi pula matamu sipit jadi gak pantas kalau melotot, tertawa saja biar terpejam tinggal aku ceburkan ke kolam ikan mas koki kan sama sama perutnya mengembung" ucap Oliver ia tertawa terbahak-bahak melihat wajah cantik maha yang sudah manyun, mulutnya sudah maju dengan pipi menggembung.
"ihhhhh.... awas kau" Maha segera berbalik ke arah Oliver ia mengejar Oliver yang juga ikut ikutan berlari memutari mobil udah kayak adegan lagu India saja kelakuan mereka berdua.
hingga Maha berhenti dan kelelahan ia pun duduk merosot kebawah memegang perutnya yang terasa kencang.
"Maha kamu baik baik saja kan" Oliver pun mendekati Maha, tanpa aba aba maha langsung mengigit pundak Oliver.
"kena kau" , "aduhhhhhhh... kamu menipuku ya hmmm" Oliver langsung mencubit kedua pipi Maha. mereka pun tertawa terbahak bahak. Oliver memeluk maha yang tersenyum kepada nya dan mengecup kening Maha cukup lama, sampai suara demo dari perut maha terdengar. "lapar" ucap Maha tersenyum.
__________________________________________
**Mohon bantuannya para pembaca setia
Masuk ke detail silahkan tekan ⭐⭐⭐⭐⭐ berikan penilaian tekan lima bintang lalu serahkan.
__ADS_1
klik vote berikan vote mu untuk mendukung karya author 🙏🙏🙏
selesai baca jangan lupa like and coment. tulis Next next next juga saya suka 🙏🙏🙏**