Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Menemukan mu


__ADS_3

Oliver meraih tangan itu dan berkata "saya mohon nyonya saya tidak bisa hidup tanpa Maha, banyak yang harus saya jelaskan, banyak sekali penjelasan yang harus saya jelaskan kepada Maha, kesalah pahaman yang terus menerus terjadi"


"saya tau saya salah nyonya, Karena menganggap remeh perasaan Maha, tanpa ada Niat untuk menjelaskan ataupun meminta maaf setelah berbuat salah, dan dengan rasa percaya diri saya langsung mendekati dan memberikan perhatian"


"seharusnya dari awal saya meminta maaf ketika berbuat salah, dan memberi penjelasan ketika ada kesalah pahaman terjadi, saya mohon"


__________________________________________


"saya tidak berhak atas diri Maha, jika dia tidak ingin menemui anda, saya tidak bisa berbuat apapun, masuklah, dia ada ditaman belakang. mungkin sedang bermain bersama anak anak panti yang lain" bunda Maryam pun mempersilahkan Oliver masuk, sedang kan dia melanjutkan niatnya semula, untuk mengambil beberapa bahan makanan pokok dari para donatur panti asuhan yang ia kelola.


sementara itu Maha sedang berada di taman bermain bersama anak anak panti.


"kakak, apa kakak bisa mendongeng, kami ingin mendengar cerita"


"kalian ingin kakak mendongeng apa?"


" bagaimana kalau cerita tentang putri dan seorang pangeran" , "pendekar saja kak" , "pendekar kan untuk cowok" , "tapi aku kan cowok" , "tapi disini banyak cewek nya"


seperti itu lah perdebatan anak anak mereka riuh dan gaduh sendiri.


"baiklah bagaimana kalau kakak cerita kisah Putri tidur dan pangeran?"


"yeeeee".. seru anak anak begitu riuh nya.


"duduk yang benar jangan dorong dorong?" ucap Maha, melihat ada anak lain yang berada jauh dari mereka sekarang mendekat dan ikut berebut tempat duduk, mereka berebut untuk duduk didepan.

__ADS_1


"kakak duduk di atas ya, susah nih adek bayi nya kalau diajak duduk di bawah" maha pun berpindah duduk diatas kursi kakinya sudah kesemutan saat duduk lesehan dibawah bersama anak anak lainnya.


Maha mulai bercerita, anak anak pun antusis mendengar cerita Maha. hingga di akhir cerita, mereka tetap saja diam menyimak.


"kakak apakah putri itu cantik sekali?" , "tentu saja sayang" , " cantik seperti Kakak??" , "hahahaha.. memang nya kakak cantik?" , "iya kakak cantik sekali"


"ohh.. manisnya terima kasih sayang semua wanita pasti menyandang gelar cantik, sedang kan pria pasti tampan" ucap Maha ia mencubit pipi salah satu anak yang memberinya sebuah bunga mawar putih.


"kakak apakah pangeran tampan nya juga tampan sekali?" , "tentu saja karena Putri nya cantik" , "hidung nya mancung?" , "ya"


"apakah ia memiliki kulit yang putih" , "seperti nya begitu" , jawab Maha, "dan dia sangat tinggi sekali?" anak itu memperagakan dirinya tinggi sambil berjinjit dan juga tangannya ia acungkan dan lurus kan ke atas.


'pertanyaan mereka aneh aneh saja' batin Maha ia pun tersenyum. "iya sayang pangeran yang tampan putih, hidung mancung dan tinggi" Jawab maha kemudian.


"apa ada jambang nya kakak" ,


tanpa maha sadari dibelakang nya sudah ada oliver, sedang memberi kan kode untuk diam Kepada anak anak yang melihat nya.


"kakak.. kalau orang tampan nya ada rambut tipis di sekitar rahang nya, berarti kan jambang nama nya"


"iya benar jambang atau brewok" hahahaha.. maha tertawa cekikikan


"kakak kakak.. apa warna matanya coklat" , "hah.. ???"


Maha mulai berfikir dan membayangkan sosok Oliver dengan ciri tinggi, putih, mancung dan mata hazel seperti emas, kenapa anak anak malah bertanya seperti itu, tapi mereka menyebut jambang? ahhh.. sejak kapan oliver memiliki jambang, batin Maha.

__ADS_1


Hahahaha... maha akhirnya senyum senyum sendiri membayangkan jika suaminya memiliki jambang, pasti terlihat hot dan seksi banget, ahhhh... gila aku bayangkan apa sih batin Maha


"kakak... apa ayah Dede bayi nya akan datang men jemput kakak" ,


"oh.. tidak sayang ayah Dede bayi nya sedang sibuk bekerja sayang"


"apa ayah Dede bayi juga tampan seperti pangeran??" , " menurut kalian tampan atau jelek??" , "yaaaa... mana kita tau kak"


hahahaha.. maha tertawa terbahak bahak, "tentu saja ayah Dede bayi nya tampan seperti pangeran kalau jelek kakak mana mau" ucap Maha


"berarti dia putih, hidung mancung, tinggi, matanya coklat, dan ada jambang nya"


"hah...??" maha melongo saat anak anak kecil di depannya menceritakan ciri ciri pangeran yang mereka inginkan. "yah mungkin seperti itu tapi ayah Dede bayi gak punya jambang"


"bukankah ada jambang nya kakak" , (astaga maha menepuk jidatnya sendiri, bagaimana bisa anak anak kecil bicara seperti ini, apakah efek gadget atau TV, kalau gadget seperti nya tidak ada.


" kenapa kalian berfikir pangeran dengan ciri ciri seperti itu" tanya Maha


"karena pangeran nya ada di belakang kakak, bunga mawar tadi dari pangeran tampan yang ada di belakang kakak"


seketika Maha berdiri ia menengok ke arah belakang nya dimana oliver sedang tersenyum menatap ke arah nya.


____________________________________________


maaf ya up nya telat dan sedikit sekali, beberapa hari yang lalu turun peranakan alias prolaps uteri. kalau bahasa kerennya kandungan melorot, dan sakit nya sungguh luar biasa. jadi benar benar gak bisa konsentrasi buat nulis, tiduran aja sakit banget apalagi untuk duduk dan berdiri.

__ADS_1


harap di maklumi yah 🥰🥰🥰


__ADS_2