Baby Inseminasi

Baby Inseminasi
Surat Cerai


__ADS_3

Oliver menutup matanya dengan kedua lengan nya. ia menangis tanpa suara air matanya mengalir begitu saja, ia menyesali semua yang sudah terjadi. benar saja kata orang orang yang namanya penyesalan pasti belakangan kalau di depan nama nya pendaftaran.


kepalanya benar benar pusing, akhirnya dia pun tertidur disamping maha masih dengan posisi kedua lengannya menutup matanya


*******


maha terbangun dari tidurnya, ia merasa kan ada benda berat menindih tubuh nya. ia berusaha menyesuaikan mata nya dari cahaya lampu. ia merasa kan ada hembusan nafas yang halus dan beraturan.


di lihatnya disampingnya oliver tertidur dengan memeluk tubuhnya. maha memiringkan tubuhnya menghadap ke arah oliver, ia mengusap usap pipi suami nya. ia segera menarik kembali tangannya ketika mengingat bayi yang ia kandung sudah meninggal akibat ulah wanita bekas istri suaminya itu.


Dengan perlahan lahan ia menyingkir kan lengan oliver yang berada di pinggang nya, ia pun berjalan keluar kamar. sejak kapan ia sudah berada di rumah? seingat nya dia masih berada di pemakaman bersama Oliver.


ia berjalan ke arah dapur rasa kering di tenggorokan nya membuat nya ingin mencari segelas air untuk membasahi tenggorokan nya.


"nak.. kamu sudah bangun" , "maha membalikkan tubuhnya mencari asal suara yang memanggil nya, suara yang dia rindukan. "mama..." maha menghampiri mama Maharani yang berjalan pelan dengan berpegang an pada benda benda di sekitar nya. Maharani sembuh dari gejala stroke namun ia belum bisa berjalan dengan sempurna.


maha memeluk tubuh sang Mama, ia menuntut Maharani duduk di kursi yang ada di dapur. ia mengambil dua gelas dan menuangkan air putih hangat, kemudian memberikan nya kepada Maharani.


"mama minum air putih nya dulu" ucap Maha ia pun meneguk habis air putih yang ada dihadapan nya.


"maaf sayang mama tidak bisa ikut menjemput mu dari rumah sakit" , "tidak masalah ma... maha bersama oliver" tak terasa air mata Maha menetes dari sudut matanya.


"kamu harus merelakan kepergian nya sayang, kamu masih muda sayang, kalian berdua bisa menghadirkan kembali buah cinta kalian" , maha makin terisak.


"kami akan bercerai ma, sesuai kesepakatan kami, apalagi kini tidak ada bayi diantara kami, jadi kami bisa mempercepat proses perceraian kami.


"tidak bisa kah kalian pertahanan rumah tangga kalian?" tanya Maharani ia benar benar berharap pernikahan putrinya hanya sekali saja se umur hidupnya.

__ADS_1


"tidak ma, tidak ada yang bisa kami pertahankan lagi, kami tidak dalam suatu hubungan yang saling mencintai, Kami menikah hanya karena kecelakaan yang tidak di sengaja" ucap Maha air mata nya kembali menetes disudut mata nya ketika mengingat bayi yang bahkan belum pernah ia sentuh sedetikpun. hatinya benar benar terluka, terlebih lagi wanita yang mencelakai anak nya masih bebas berkeliaran.


*******


Sudah seminggu lebih semenjak maha sadar, ia masih enggan berbicara dengan oliver bahkan mereka selalu saja bersingkuran saat tidur bersama. setiap bertemu mereka hanya bertengkar.


Maha tetap pada pendiriannya ia meminta untuk bercerai dengan oliver, ia tau jika ia bukan siapa siapa lagi bagi keluarga Dalmiro.


sedangkan oliver kukuh untuk bertahan dengan rumah tangga mereka.


walaupun maha marah pada oliver ia tidak pernah melupakan tugas nya sebagai istri ia selalu menyiapkan semua keperluan pribadi Oliver, dari oliver berangkat kerja hingaa ia kembali dan tidur, pertengkaran mereka selalu saja berakhir di ranjang yang panas.


entah lah sihir apa yang digunakan oliver selalu mampu mengalahkan keras kepala nya Maha, dan gengsi wanita itu. Oliver terkadang memaksa meskipun akhirnya maha akan pasrah dengan sendirinya.


Oliver berharap maha bisa hamil lagi, ia akan menanamkan banyak sekali bibit bibit unggul keturunan Dalmiro. dengan begitu bila wanita nya hamil ia tidak lagi ribut minta cerai.


*******


******Rindu aku melihat binar matamu itu


Gugup ku tak tersenyum ku tak percaya


Tak pernah ku melihat sepasang kelembutan


selembut mata itu.. haiyaiyaiya...


Kini aku melihat kilau matamu itu

__ADS_1


Lega aku tersenyum dan ku percaya


Dan masih ku melihat sepasang kehangatan


Sehangat mata itu


Indah, bersinar, berkilauan


Semakin kuat untuk ku


Mata yang paling indah hanya matamu


Sejak bertemu kurasakan tak pernah berubah


Sinar yang paling indah hanya matamu


Sampai kapanpun itulah yang terindah****


tepuk tangan meriah dari para pengunjung kafe setelah maha selesai dengan lagu yang ia bawakan, ia membawakan lagu milik Titi DJ. ia menyanyikan lagu itu yang muncul dikepalanya hanya mata teduh grey milik Oliver. ia menghela nafas panjang, ia harus mampu menjalani hidup nya tanpa laki laki yang kini sudah merasuki otak, pikiran serta hatinya terlalu dalam.


*******


Sore hari maha kembali bersama Maharani sepulang dari kafe mereka belanja kebutuhan dapur. ia begitu bersemangat untuk kembali ke rumah ia berjanji untuk mengatakan bahwa ia tidak ingin berpisah dan bercerai dengan oliver suami nya, ia akan mengatakan kata cinta puluhan kali, atau bahkan ratusan kali rasa cinta nya pada oliver.


ketika didalam taksi ia membuka ponsel milik nya, Maha mendapati satu pesan dari oliver. ia tersenyum ketika membuka pesan tersebut.


*datanglah malam ini di rumah makan favorit kita, aku meninggalkan berkas surat perceraian kita, tanda tangani lah dan bawa lah berkas itu*

__ADS_1


__ADS_2