
taukah kamu wanita yang hamil itu adalah kesalahan inseminasi kalian berdua seharusnya ****** Oliver masuk ke dalam rahimmu namu karena kesalahan asisten nya malah menyuntikkan ****** itu ke rahim wanita yang tidak tahu apa apa, jadi suami bodohmu itu tidak pernah selingkuh dengan wanita itu, lihat lah betapa setia nya adikku, sedangkan kau menjadi ****** untuk kakaknya yang dipercaya menjaga mu" Alex menjelaskan pertemuan nya dengan Oliver. ia berbicara di sela sela percintaan mereka di sela kecupan dan sentuhan bibir dan tangan nya.
"terserah padamu Alex aku masih menginginkan mu, puaskan aku semburkan semua ****** ***** mu ke rahim ku buatlah rahimku menjadi hangat, aku akan kembali pada Oliver setelah aku puas dengan mu, jadi sekarang jangan banyak bicara aku tidak mau mendengar nya, karena besok aku ada pemotretan setelah itu aku akan kembali ke apartemen kami.
Flashback
"dengarkan aku oliver, jika sampai dad and mom tau maha hamil karena proses inseminasi ini, aku ingin kau menjelaskan bahwa itu kesalahan dokter yang seharusnya ****** itu dimasukkan kedalam rahim ku, namun karena ada kesalahan maka maha yang yang jadi korban"
"kamu gila ya!! kau pikir mom and dad akan percaya begitu saja, mereka pasti akan mengira jika aku menggunakan jasa dokter yang tidak berpengalaman, mom and dad pasti akan memarahiku"
"ayolah oliver kamu bisa membuat alasan apapun agar dad and mom percaya dan tidak menyalahkan ku"
"katakan padaku apa alasanmu melakukan ini??, kau tidak ingin hamil anakku??" tanya oliver, ia mengguncang kan kedua bahu Alisia.
"Oliver kau berjanji akan memberikan ku waktu, aku belum siap hamil hanya itu, aku merelakan wanita lain hamil asalkan dengan proses inseminasi"
"aku benar benar tidak habis fikir dengan keinginan mu Alisia, bagaimana aku menjelaskan pada dad and mom" oliver menjambaki rambut nya sendiri, ia benar benar frustasi dengan keputusan sepihak oleh istri nya. bahkan dengan lancangnya menyewa rahim wanita lain agar mengandung darah daging oliver.
flashback end
____________________________________________
Oliver hanya menunduk ia begitu bingung dengan keputusan yang diambil secara sepihak oleh kedua orang tua nya, mengingat mereka begitu membenci istri nya Alisia saat. dia tidak rela bila bercerai dengan Alisia karena dia memang mencintai Alisia, sedangkan Maha dia juga tidak bisa lepas dari tanggung jawab mengingat anak yang dikandung maha adalah anaknya apalagi dia benar-benar menginginkan seorang anak.
kedatangan Mr and Mrs Dalmiro yang mendadak membuat oliver kalang kabut, ia bingung harus menjelaskan apa pada kedua orang tua nya, akhirnya ia pun memutuskan untuk berbohong seperti yang dikatakan Alisia, namun sungguh diluar dugaan ternyata kedua orang tua nya malah begitu bahagia dan menginginkan oliver menikah dengan Maha.
"antar kan mom and dad kerumah wanita itu, mom akan melamar langsung pada kedua orang tua nya" ucap Mrs Dalmiro ia begitu bahagia mendengar ia akan memiliki cucu bahkan ia tidak peduli bila cucunya di kandun wanita lain dan bukan Alisia menantunya.
__ADS_1
ia malah merasa harus berterima kasih pada dokter yang sudah melakukan kesalahan inseminasi. hingga bukan menantu nya yang hamil. karena ia berfikir bagaimana kelak cucu nya bila di Didik dan memiliki ibu seperti menantu nya yang memiliki skandal dimana mana.
"mom beri aku waktu untuk dekat dengan nya terlebih dahulu mom, aku akan mengatakan padanya bila aku akan menikah dan bertanggung jawab.. ok" ucap oliver ia mencium kening Mrs Dalmiro.
"baiklah aku beri kau waktu satu Minggu karena daddy mu hanya satu Minggu disini"
"ok.. mom aku berjanji akan membawa mu pada wanita itu"
***********
Maha duduk dipinggir kasur nya diikuti oleh Oliver yang menyeret kursi rias maha dan duduk berhadapan dengan Maha.
"Oliver aku tau kamu bingung karena kamu mencintai istri mu kamu pasti enggan menceraikan istri mu, kita juga tidak saling mencintai tapi demi anak yang aku kandung, aku harap kamu mengambil keputusan yang tepat" ,ucap Maha, mereka berdua berbicara tentang keinginan Mr and Mrs Dalmiro yang menginginkan oliver menikah dengan Maha.
"jangan khawatir Maha aku sudah mengambil keputusan aku akan bercerai dengan Alisia untuk sementara dan kita akan menikah ketika bayi itu lahir kita akan bercerai dan aku akan melanjutkan pernikahan ku lagi dengan alisia. kita akan membuat perjanjian diatas kertas, bagaimana menurut mu? kurasa kamu juga tidak ingin terikat dengan pernikahan bukan apalagi kamu masih ingin mengejar cita cita mu"
"baiklah aku setuju, kita deal" , "deal" kami pun berjabat tangan, setelah surat cerai resmi turun kita akan segera menikah hanya sebatas kertas perjanjian. kami berdua segera kembali ke ruang tamu menemui kedua orang tua oliver yang sudah menunggu keputusan kami.
"Mom... Maha setuju menikah dengan Oliver seperti yang dad and mom inginkan, Oliver akan segera mengirimkan surat cerai kepada Alisia" lanjut oliver.
"baiklah karena semua sudah setuju, segera setelah surat cerai resmi turun kalian akan segera kami nikahkan"
**********
"Honey apa-apaan surat cerai ini, kamu ingin menceraikan ku, kamu tega sayang kamu benar benar tega mengkhianati pernikahan kita, aku tidak rela kamu ceraikan begitu saja sayang, aku masih mencintaimu"
"Alisia dengarkan aku, kita bercerai hanya untuk sementara, aku akan menikah dengan maha, itu hanya untuk memberikan indentitas kepada anak ku yang ada di rahim maha, kami akan bercerai setelah anak itu lahir dan kita bisa menikah lagi sayang, percaya lah padaku"
__ADS_1
"baiklah tapi dengan satu syarat aku akan tetap tinggal dengan kalian berdua, aku akan mengawasi kalian berdua, aku tidak akan biarkan ****** itu mendekati mu"
"Alisia dia perempuan baik baik jaga bicaramu sayang, lagi pula ini semuanya juga karena kau yang mengambil keputusan secara sepihak" , "honey belum apa apa kamu sudah membelanya, ok.. ok.. aku minta maaf harusnya aku tidak membayar wanita lain untuk mengandung anak kita"
"hah... sudah lah" ucap oliver ia menarik nafas panjang, "percaya lah padaku sayang aku hanya mencintai mu.. ok" lanjut oliver kemudian.
"baiklah aku akan menemui Maha untuk membahasnya syarat yang kamu ajukan" , "aku ikut dengan mu Oliver" , "baiklah sebentar lagi waktu nya maha pulang dari kampus kita akan menjemput nya"
"bahkan jadwal maha pulang dari kampus kamu hafal sayang" , "Hanz sudah menyelidiki semua kegiatan maha, lagipula aku menyewa beberapa bodyguard bayangan untuk menjaga Maha" , "honey aku cemburu bahkan kau juga menyuruh bodyguard menjaga nya"
"Alisia jangan lupakan pertengkaran kita dulu kamu marah ketika aku menyuruh beberapa bodyguard bayangan untuk menjaga mu, kamu bilang tidak suka karena melanggar hak privasi mu" , "iya iya aku ingat maaf sayang" Alisia mengecup bibir Oliver ('bodoh mana mungkin aku mau diikuti bodyguard mu bisa bisa mereka mengadu mengetahui bahwa aku tidur dengan laki-laki lain, sedangkan aku hanya ingin kamu menjadi suamiku dan menikmati semua harta mu') batin Alisia.
"honey aku ingin kau memasuki ku aku sungguh merindukanmu, sudah seminggu semenjak pertengkaran kita, apa kau tidak merindukan ku" ,ucap Alisia yang kini sudah beralih duduk dipangkuan Oliver dan memainkan dasi milik Oliver.
"Alisia ini dikantor dan pekerjaan ku belum selesai, bersabar lah nanti malam aku akan memuaskan mu sayang" ucap Oliver ia mengecup sekilas bibir istri nya, dengan gemas melihat mulut Alisia yang mengerucut akibat permintaan nya tidak dikabulkan "sudahlah jangan marah apa kau ingin berbelanja.. hmmm" ,
"tidak aku ingin dirimu" , "sayang bukankah sebentar lagi kita akan menemui Maha" , " kau sungguh menyebalkan Oliver, kutagih janjimu nanti malam, kau harus memuaskan ku semalaman hingga aku kelelahan dan tertidur" ,
"ayolah Alisia mengapa di otakmu hanya ada ************ saja, kamu itu perempuan seharusnya akulah sebagai laki laki yang meminta itu" ,
"Oliver aku mencintaimu sayang" Alisia pun memeluk manja tubuhOliver mengganggu aktivitas Oliver yang fokus dengan pekerjaan nya.
Ke****nalan dengan si cantik Mahabbah Jasmine Arata yukss
____________________________________________
__ADS_1
terima kasih atas dukungan like dan vote nya kepada Mahabbah dan Oliver