Barisan Para Mantan

Barisan Para Mantan
Tapak tilas


__ADS_3


Ima mengendarai motornya dengan kecepatan sedang dan lebih hati-hati. Dara dibelakang dibonceng membawa banyak barang. Dara dan Ima berencana untuk seminggu pulang ke Depok. Mereka berasal dari daerah yang sama. Maka memudahkannya untuk Dara nebeng Ima pulang


'Hidup gratis' Moto Dara


Dara membawa beberapa tas, karena dirumah ayahnya tidak ada pakaian Dara. Bahkan jika pulang ke rumah Dara tidak ada kamar yang bisa dia pakai untuk tidur. Ayahnya menjual rumah lamanya yang besar setelah lumpuh dan membeli rumah yang kecil hanya 2 kamar dan didalam gang kecil. Uang penjualan rumah juga hanya digunakan mereka bertiga, Dara tidak pernah dibagi. Alasan Ibu tirinya karena Dara sudah mandiri dan Ibu tiri juga adik tirinya lah yang menjaga Ayahnya yang lumpuh.


Saat kuliah kesabaran Dara menipis dan Ia memilih keluar dari rumah. Ayahnya lebih membela Ibu tirinya yang jelas-jelas selalu menyiksa Dara. Ayahnya beranggapan bahwa yang dilakukan ibu tirinya untuk membuat Dara mandiri bisa melakukan pekerjaan rumah dan membuat Dara tidak manja.


Dara lebih baik tidak bertemu dengan orang-orang yang membuatnya merasa tidak berdaya.


Saat Ayahnya tiba-tiba jatuh di kamar mandi dan dirawat di Rumah Sakit. Dara tidak datang dan menjenguk hanya lewat handphone mencari kabar dari Ibu tirinya, itupun setengah hati.


"Kamu anaknya tapi tidak berbakti, dasar anak durhaka" Ibu tirinya memakinya lewat sambungan telepon saat menanyakan kabar Ayahnya


"Saat senang kamu hidup dengan nya sekarang dia susah harusnya kamu juga dengannya" Dara menutup teleponnya


Dara saat itu masih diliputi rasa bencinya, akumulasi dari tahun-tahun hidup bersama dengan keluarganya. Dara saat itu merasa dulu ia disisihkan saat mereka senang, lalu saat susah mereka meminta Dara yang mengurus.


'Gw anaknya tapi malah kayak pembantunya'


'Giliran anak tiri jadi kayak anak kandung, yang anak kandung kayak pembantu'


'Saat senang gw ditendang saat susah gw disuruh ikut susah'


Dara bahkan pernah bersyukur melihat Ayahnya lumpuh


'Kena karma kan karena sia-siain anak kandung sendiri'

__ADS_1


Bahkan Dara pura-pura tidak tahu bahwa pihak Bank akan menyita rumah Ayahnya.


Dara tidak mau membantu ekonomi keluarga saat terpuruk


"Anak durhaka"


"Lo bukan emak gw ya, ngurus gw juga gak pernah. nyiksa gw kayak pembantu malahan. Sekarang Lo minta gw bantu Lo"


"Ngaca coba ngaca"


"Hutang atas nama Lo, ya Lo yang bayar. Gak bisa bayar ya tinggal masuk penjara Lo rame-rame ma anak Lo"


"Dara" Ayahnya berteriak


"Apa!!!"


"Kalau Ayah mampu ya jangan susahin Dara"


Setelah Dara akrab dengan Ima dan mengenal dekat dengannya. Dara berani bercerita tentang kehidupannya. Dan Dara mendapatkan teman curhat, Ima bahkan selalu memberikan pengertian dan nasihat tanpa memaksakan


"Ra, mumpung masih punya Ayah"


"Gw kalau bisa gantiin, gw mau kok"


"Ya Lo gak tahu gimana Ayah gw sih. Dari kecil gak pernah peduli gw disiksa ibu tiri gw, bahkan si Nadya di sekolah disekolah keren, apa aja yang dia mau dikasih. sedangkan gw untuk minta uang lima ribu aja musti denger ceramah dia panjang lebar"


Sampai akhirnya Ima menceritakan kisahnya tentang meninggalnya kedua orang tuanya


"Gw saat itu dalam keadaan marah juga sama mereka, gw nyalahin keadaan gw ke mereka"

__ADS_1


"Gw mengatakan penyebab gw terpuruk karena mereka"


"Bahkan saat mereka nangis-nangis minta maaf ke gw, gw gak maafin dan malah ninggalin mereka keluar dari rumah pindah ke kosan"


"Tahu apa yang buat menyesal, seminggu kemudian mereka kecelakaan mobil dan meninggal di tempat"


"Gw tahu rasanya penyesalan Ra"


"Penyesalan karena saat mereka pergi dalam keadaan hubungan kita renggang cuma karena marah sesaat"


"Gw nyesel seumur hidup gw Ra. Gw gak mau Lo merasakan juga"


Akhirnya Dara mengalah dengan Ayahnya membantu meringankan hutang Ibu tirinya tapi tidak kebutuhan sehari-harinya


"Dara akan bantu bayar cicilan hutang di bank sampai lunas, lima tahun ini. Tapi tidak ada lagi hutang-hutang setelah nya"


"Biaya hidup sehari-hari gantian kamu Nadya yang cari, toh kamu anak kesayangan yang semua kamu mau dapat"




❤️ Minta like jempolnya ya kakak 👍



❤️ Terima kasih banyak ❤️


__ADS_1


Bersambung 😉


__ADS_2