Barisan Para Mantan

Barisan Para Mantan
H-1


__ADS_3


Malam sudah mulai menyapa. Para wanita, mereka memilih untuk tidak pulang ke rumah neneknya Ima setelah jalan-jalan dan langsung menuju Pasar Gede.


"Wisata malam" Dilla berbinar


"Keren" Dara menimpali


Dilla dan Dara sudah mulai berkeliling melihat-lihat jejeran stand makanan. Akhirnya semua gagal fokus dan ikut berwisata kuliner hingga melupakan tujuan awal mencari perabot rumah tangga untuk kado.


*


"Gimana ini sudah jam sembilan" Mia kembali panik


"Ya sudah ayo kita balik ke rumah neneknya Ima ~~~"


"Belum beli kado....!!!" Mia menjerit


"ahhhh..." koor Ratih, Karin, Dilla dan Dara ikut menjerit


Ima yang malu melihat mereka menjadi tontonan karena berisik.


"Sudah ayo pulang" Ima menarik tangan teman-teman satu-satu


*


"Besok acaranya jam berapa sih?" Mia masih mode panik didalam mobil menuju rumah neneknya Ima


"Jam 10 acaranya,harus tepat waktu tulisannya" Dilla membaca lewat handphone miliknya. Dilla memfoto undangan pernikahan Bimo agar tidak bingung bila undangan nya hilang.


"Trus gimana besok? Belum dandannya" Mia masih mode panik


" Sudah-sudah, besok Ima minta tolong sama mbok Yuni belikan di pasar"


"Hahahaha" semua kompak tertawa kecuali sopir dan Ima

__ADS_1


"Kenapa?" Ima bingung


"ART nenek Lo namanya Yuni, jadi inget Yuni" Dilla menjelaskan


"Hahahaha" Akhirnya Ima ikut mereka tertawa bersama


*


"Perasaan rumah nenek kamu bukan ini deh Ma?" Mia memandang sekeliling saat keluar mobil yang sudah diparkir di halaman rumah


"Kita lewat gerbang belakang" Ima berjalan masuk ke dalam rumah


"Ini rumah berapa luasnya sih, gede banget" Dilla takjub


"Iya besar banget Ma" Mia menimpali


"Rumah depan pas kemarin kita masuk, trus rumah tengah kita nginep sekarang rumah belakang. luasnya" Karin menunjuk dan menghitung


'Mulaikan'


"Gak pernah Ima ukur. Dah ayo masuk istirahat besok pagi dandan yang syantik" Ima mengalihkan topik pembicaraan


"Jangan cetar~ harus cantik dan anggun~ tidak boleh norak~~~"


"Besok saya dandanin Ima biar cantik, anggun dan elegan~~~" Ratih berapi-api


"Betul, harus dandan yang elegan dan anggun" Mia menambah


"Kamu tidak sendiri besok Ma, ada kita semua jadi jangan takut" Dilla menyemangati


"Sedihnya sudahi, mari kita move on" Karin memberikan petuah


"Girls power" Dara bergaya seperti sailor moon


"Hahahaha" mereka tertawa bersama

__ADS_1


"Asyiknya yang habis jalan-jalan sampai lupa sama sopir-sopir nya disini" Bondan menyindir saat para wanita memasuki rumah tempat mereka menginap


"Malam bener baru pulang Ra?" Tara biasa mode modus mendekati Dara


"Biasa namanya juga cewek" Dara cengar-cengir dan melenggang masuk kedalam kamar nya


Tara menggaruk kepalanya saat pintu kamar Dara ditutup. Tara merasa Dara mulai menjauhi dirinya.


'Apa karena Yuni kemarin ya?'


"Sudah makan Dan? Pak Agus mana?" Ima bertanya kepada Bondan


"Pak Agus dah tidur, cape mungkin beliau. Kalau makan mah jangan ditanya lagi..."


"Tinggal disini terjamin sekali makannya ya Ma... hehehe"


"Ya sudah selamat istirahat. saya masuk duluan" Ima pamit kepada semuanya


Setelah Ima pergi, teman-teman yang lain nya mulai menggosipkan Ima. Mereka duduk santai di depan Televisi dengan cemilan di depan meja


"Benar-benar bego si Bimo lepasin Ima" Bondan memulai


"Bimo memang bego dari dulu" Dilla menimpali


Dan teman-teman yang lain menyetujui.




❤️ Minta like jempolnya ya kakak 👍



❤️ Terima kasih banyak ❤️

__ADS_1



Bersambung 😉


__ADS_2