
Agus harus pusing sendirian mencari tempat parkir untuk mobil elf miliknya yang cukup besar. Sisa tempat parkir hanya cukup untuk mobil-mobil berukuran kecil, dan tidak muat untuk mobil miliknya.
Teman-teman yang lain sudah diturunkan di lobby gedung acara pernikahan Bimo beserta kado-kadonya. Sedangkan Ia harus berpusing ria mencari lahan parkir yang muat untuk mobilnya yang berukuran besar
"Mas, parkir di pinggir jalan saja mau?" Tukang parkir mendekati Agus
"Boleh mas, tapi gak di tabrak kereta yang lewat kan?" Agus agak ngeri setelah melihat ada rel Kereta api di antara jalan Kota Solo
"Parkirnya Ndak nutupin jalan kereta kok mas. Ayo disana"
Agus pun mengikuti instruksi dari tukang parkir, memarkirkan mobilnya.
*
Sementara itu, para wanita saling merapihkan penampilan mereka. Karin bahkan merapihkan penampilan Bondan dan Tara. Karin benar-benar menjadi seksi penampilan.
"Semua yang bareng saya harus sempurna penampilan nya~~~"
Karin melebihkan perhatiannya kepada penampilan Ima. Ia pernah merasakan perasaan seperti Ima, ditinggal menikah dengan mantan pacar setelah belum lama putus. Dulu Ia di bully keluarga mantan pacarnya saat datang ke acara pernikahan mantan nya hanya karena penampilannya yang biasa saja. Ia tahu rasanya di banding-bandingkan dengan istri si mantan pacarnya.
'Dulu boleh aku dihina, teman aku gak boleh dihina, apalagi di depan mataku'
Ima hanya tersenyum menenangkan melihat bara semangat di mata Ratih saat merapihkan penampilan nya.
"Makasih banyak ya Tih"
"Senyum cerah harus ada di wajah kamu ya Ma~~~"
Ima hanya menggangguk
Mia, Karin, Dilla dan Dara juga Ratih memeluk Ima melingkar
"Hehehe... kayak letetabis... berpelukan" Ima terkekeh
Bondan mencoba mengelus kepala Ima, tapi ditahan Ratih
__ADS_1
"Jangan rusak rambutnya!!!" Ratih memberi peringatan dengan nada tegas, hilang nada centil yang biasa selalu keluar setiap ia berbicara. Bola matanya bahkan melebar
Bondan mengangkat tangan nya seperti orang menyerah
'Betina keluar tanduknya'
Tara hanya bisa menelan ludahnya dengan susah
*
"Wow... ladies... asyiknya" Agus berjalan cepat menghampiri dengan merentangkan kedua tangannya.
"No!!!" kompak Ratih, Dilla, Mia dan Karin berteriak
Agus hanya bisa memeluk dirinya sendiri setelah mendapat tatapan tajam dari para wanita
'Jadi pengen cepet pulang peluk bini sendiri'
"Sudah yuk kita masuk" Ima terkekeh melihat tingkah teman-teman
*
Tamu-tamu duduk di setiap bangkunya masing-masing sesuai denah yang sudah di siapkan WO. Membuat tamu-tamu nyaman karena susunan acara yang lumayan panjang memakan waktu.
Untunglah Ima masih duduk di meja yang sama dengan teman-teman nya. Dan ditambah dengan beberapa tamu.
"Wah, salah perhitungan ini ya Tih" Bondan membisikkan ke telinga Ratih
"Apanya yang salah~~"
"Hadiahnya"
"Nanti gak bisa joget-joget kayak yang di tok-tok dong"
"Tenang masih bisa kok~~~"
"Gimana bisa, lihat aja semua tamu formal semua. Bisa diusir dari gedung"
__ADS_1
"Aku sudah konfirmasi sama WOnya, dan bisa nanti setelah acara-acara resmi selesai~~"
"Asyik...buat konten ini..." Bondan menyeting handphone miliknya
"Apaan sih?" Mia yang duduk disamping Ratih kepo
"Bikin konten tok-tok dong nanti, joget-joget bawa kado yang tadi dibawa" Bondan menaik-turunkan alisnya
"Asyik aku juga mau video nanti aku upload di akun aku juga"
"Kapan aksinya?"
"Nanti pas acara foto-foto~~~"
Mia dan Bondan sudah senyum-senyum senang sendiri.
Ratih membahas rencana mereka nanti di percakapan grup setelah melihat Karin dan Dilla yang bertanya tanpa suara di seberang meja.
[Nanti siap-siap saat acara foto-foto kita beraksi] Ratih
[ masing-masing jangan lupa bawa kado-kado yang sudah kita sepakati, ok] Ratih
[Trus yang ngerekam siapa?] Bondan
[Aku sudah koordinasi sama WO dan mereka mau ikut membantu merekam, tenang semua dapat salinan videonya] Ratih
Mereka tersenyum senang setelah membaca percakapan grup
❤️ Minta like jempolnya ya kakak 👍
❤️ Terima kasih banyak ❤️
__ADS_1
Bersambung 😉