Begal Terpaksa Menikah

Begal Terpaksa Menikah
Part 61


__ADS_3

“Aria.” Izana menegur lembut tapi entah kenapa bulu kuduk Aria merinding, suara itu seolah menahan amarah yang dalam dan kejam. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Kenapa mata itu begitu mengerikan?


Air mata Aria hampir jatuh, dia berdiri dari duduknya hendak pergi masuk kamar namun langkahnya terhenti karena cekalan tangan Izana.


“Duduklah,” perintahnya.


“A-aku mau ke kamar.”


Izana menarik Aria kencang hingga wanita itu jatuh terduduk di pangkuan Izana, tangan berurat itu menyingkirkan rambut yang menutupi mata Aria seolah dia berkata maaf namun dalam bentuk tindakan.


FLASHBACK


Sampai Part 67 menceritakan masa lalu Izana, dan asal mula bagaimana Izana menjadi begal.


Sebaiknya jangan di skip karena ke depannya akan saling bersangkutan.


Ini adalah kisah tentang Izana di masa lalu, dia adalah tuan muda dari keluarga berada namun tertutup oleh publik. Dia memiliki seorang adik perempuan yang beda dua tahun darinya.


Umurnya saat ini delapan tahun, kalau biasanya di umur itu seorang anak sibuk minta ini minta itu berbeda dengan Izana dan Zara adiknya yang setiap hari menyaksikan pertengkaran ke dua orang tua.


“Minah dengan siapa lagi kau tidur!” bentak Adam karena istrinya pulang dengan leher yang penuh bercak merah.

__ADS_1


“Adam dengan siapa pun aku tidur bukan urusanmu.”


PLAK!


Adam menampar Minah namun bukan Minah namanya kalau tidak melawan.


PLAK!


Minah membalas balik tamparan itu, perlu kalian tahu Minah sangat jago dibidang bela diri Adam tidak akan mampu menandinginya, maka dari itu Adam sangat tersiksa dengan Minah.


“Mau melawanku hah! Kau ingin tulangmu kupatahkan?”


“Patahkan! Aku sudah lelah denganmu.”


Adam menghempas Vas di atas meja lalu mengambil pecahannya. “Kalau kau berani mendekat aku akan menusukmu,” ancamnya. Inilah definisi suami takut istri yang sesungguhnya.


Bagi Minah berhadapan dengan senjata tajam bukanlah masalah, dia tersenyum remeh sembari mendekati Adam yang ketakutan.


“Kenapa kau yang ketakutan? Tadi kau marah-marah.”


“Minah berhenti di situ.” Adam memundurkan langkah demi langkah hingga dia tersudut di dinding. Sangat jarang bukan? Biasanya suami yang KDRT tapi dalam keluarga Izana berbeda.

__ADS_1


Izana tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut dia mendekati mamanya yang ingin menyakiti Adam. Terbiasa dengan hal ini membuat Izana tidak takut sama sekali, Minah menyayangi anak-anak tapi dia gagal menjadi seorang ibu yang mendidik pelajaran yang baik untuk anak.


“Mama jangan sakit ayah lagi, kenapa mama selalu melakukan hal ini?” ujar Izana menarik baju Izana.


Minah berhenti mendekati Adam, dia berlutut menyamakan tinggi dengan Izana. Dipeluknya Izana sembari mengelus kepala putranya.


“Papamu yang duluan sayang, kenapa kamu membelanya?”


“Tapi mama mengkhianati papa sudah berkali kali.”


“Izana, apa di mata Izana mama ini jahat?”


“Mama menjadi ibu yang baik untuk aku, tapi tidak menjadi istri yang baik untuk papa. Teman-teman di sekolahku papa mamanya saling menyayangi tapi kenapa papa mamaku tidak?”


Helaan nafas berat Minah hembuskan, mau dipaksakan pun dia tidak bisa mencintai Adam begitu pula dengan Adam yang terpaksa menikah dengan Minah atas dasar perjodohan.


“Izana bawa masuk adikmu ke kamar, ini urusan orang dewasa anak kecil tidak perlu tahu.”


“Jangan sakiti papa lagi ya, Mah.”


“Iya sayang, pergilah masuk ke kamar ajak dia main boneka.”

__ADS_1


Kerna Minah sudah berkata seperti itu Izana menurut untuk membawa adiknya ke kamar meninggalkan mereka menyelesaikan masalah dengan cara damai.


Tbc.


__ADS_2