
Tara sedang berjalan menuju mobilnya. Sejak dia bergabung dengan geng Laba laba,Tara bersikeras untuk membawa mobil seperti teman temannya.
Di belakang nya Dirly juga sedang menuju tempat parkir. Tiba tiba seorang anak laki laki tidak sengaja menabrak Tara hingga membuat Tara jatuh.
"Aww!! lihat jalan dong!!" teriaknya.
Dirly datang dengan sigap.Dia mengulurkan tangannya. Tara menatapnya tanpa berkedip. Rasanya seperti bermimpi bisa berhadapan langsung dengan tuan muda yang tampan.
"Bangunlah!! ada yang sakit??" tanyanya dengan penuh perhatian.
"Kakiku!!" Jawab Tara tidak mengalihkan padangannya dari wajah Dirly.
Dirly memeriksa kaki Tara yang sakit.
"Hmm,sebuah luka kecil!! tapi gadis lembut seperti kamu,luka seperti Ini pasti sangat sakit!!"Ucapnya yang membuat wajah Tara bersemu merah.
"Tunggu disini!! aku ambil p3k di mobil!!" Ucapnya meninggalkan Tara.
Tara hanya bisa menganggukkan kepalanya tanpa mengalihkan pandangannya dari tuan muda.
"Kena kau!!" Ucap Dirly dalam hati.Dia masih tersenyum saat mendekati Tara. Tara melihat Dirly sudah kembali lagi dengan sebuah kotak di tangannya.
"Sini!! biar ku oleskan obatnya!!" pinta Dirly dengan kelembutan level tinggi.
Bibirnya juga tersenyum lembut dan matanya terus menatap Tara hingga Tara tertunduk malu.
Dirly mengoleskan sebuah cairan warna merah di botol kecil.
"Aww!! perih!!" Tara menjerit kecil saat Dirly mulai mengoleskannya ke bagian lututnya yang berdarah.
"Uuuhhhpppp!!" Dirly meniupnya dengan lembut,membuat mata Tara semakin terbelalak kagum dengan perlakuan lembut laki laki tampan itu kepadanya.
"Masih sakit??" Tanya Dirly.
Tara menggelengkan kepalanya.
Dirly kemudian membalutnya dengan sebuah kain kasa.
"Nah ,sudah selesai!! coba berdiri!!" suruhnya sambil memegang sebelah tangan Tara.
Tara mengikutinya dan berdiri dengan perlahan.
"Sudah tidak sakit kan??" Kata Dirly dengan senyum yang tidak lepas dari bibirnya.
Tara mengelengkan kepalanya dan tersenyum lega.
"Sudah bisa pulang kan??" Tanya Dirly.
"Iya! sudah!!" Jawabnya.
Dengan langkah perlahan Tara menghampiri mobilnya. Sebelum dia naik ke dalam,Tara berbalik dan melihat Dirly masih berdiri disana. Dan tersenyum saat melihatnya. Tara langsung berbalik menahan malu.
Tara langsung melaju meninggalkan sekolahan.Namun di tengah jalan ,dia berhenti di bawah sebuah pohon.
"Haaaa!! aku bagaikan terbang !! Tuan Muda tampan itu menyapa ku,mengobati ku!! ingin rasanya jatuh terus tiap hari!!" jeritnya kegirangan .
Tara menyenderkan kepalanya ke kursi mobil dan mulai memutar kembali peristiwa tadi.
__ADS_1
"Ahh!! aku tidak pernah menyangka kejadian ini!! ternyata tuan muda sangat baik,tidak angkuh seperti biasanya!! apakah dia bersikap seperti itu hanya kepadaku!!"
Tara mulai berkhayal sambil senyum bahagia. Membayangkan angannya akan kesampaian.
***
Puspita melihat semua kejadian itu dengan geram.Dia sangat benci sikap lembut Dirly yang di anggapnya berpura-pura .
Dia melihatnya dari kejauhan.
Kemudian menghampiri Dirly setelah kepergian Tara.
"Apa yang kau lakukan kepadanya??" Tanyanya ketus.
"Apa urusanmu?? kamu tidak suka aku dekat dengan cewek lain!!" balas Dirly dengan kepala di tegakkan .
"Aku tidak perduli kamu dekat dengan cewek manapun!! tapi bukan dengan Tara!! aku tidak suka kamu mempermainkannya!!" bentak Puspita.
"Darimana kamu tahu kalau aku akan memepermainkan dia???" tantang Dirly.
Puspita diam .Dia kemudian menarik leher baju Dirly, namun Dirly yang tidak menyangka akan di perlakukan seperti itu jadi kehilangan keseimbangan. Dirly oleng dan jatuh menarik Puspita jatuh menimpanya.
Wajahnya berada satu inci di bawah wajah Puspita. Dirly memejamkan matanya.Dan Puspita merasa sedang terpana menatap wajah tuan muda angkuh yang terlihat lembut saat matanya terpejam.
Namun tiba tiba dia tersadar dan langsung bangun dan berdiri.
"Dasar laki laki mesum!! kamu sengaja kan?? kamu jangan pernah samakan aku dengan cewek cewek yang biasa kamu tipu!!" bentak Puspita.
Dirly diam saja. Dia masih tergeletak di tanah dan belum berdiri. Sepertinya dia masih menikmati momen yang tidak akan terjadi dua kali.
Dia sangat senang bisa dekat dengan gadis itu,apalagi sekarang ,bersentuhan lagi.
Dirly mengusap wajahnya.
Evan berlari mendekati Dirly. Dia heran melihat tuan mudanya sedang terbaring di tanah. Evan berlari cemas.
"Tuan Muda!! kamu kenapa?? jatuh atau di jauhkan??" tanyanya.
Namun kecemasannya seketika sirna ,saat melihat senyum bahagia di bibir Dirly.
"Kenapa tuan??" tanyanya.
Dirly pun menceritakan kejadian tadi dengan penuh kebahagiaan.
"Aaah!! momen jatuh gitu aja sudah seperti dapat berlian!!" ledek Evan.
"Itu karena kamu belum merasakan jatuh cinta!!" Jawab Dirly.
"Kamu jatuh cinta kepada gadis itu??"
"Iya ! kenapa??" Dirly heran melihat Evan yang kaget setengah mati.
"Dirly!! jangan cari masalah lah!! kalau jatuh cinta,cari yang setara dengan kamu!! kalau bersama dia ,sepertinya akan dapat banyak sekali masalah!!" saran Evan.
"Diam!! aku tidak minta pendapatmu!!" Ucap Dirly keras.
"Aku mau pulang!! " Dirly meninggalkan Evan begitu saja karena dia merasa kalau Evan tidak mendukungnya.
__ADS_1
Dirly melaju dengan kecepatan tinggi. Namun dari kejauhan dia kembali melihat Puspita jalan kaki di bawah terik matahari.
"Kenapa pula dia masih jalan kaki ??"
Dirly kembali mencari cara untuk menolong gadis idamannya .
Dirly mengambil ponselnya dan menelpon seseorang untuk melakukan sesuatu.
"Maafkan aku Puspita!!" gumamnya.
" Aku harus melakukan ini!!"
Tiba tiba sebuah motor dengan pengendara yang bertubuh tegap dan wajah yang sangar berhenti di depan Puspita.
Laki laki menarik Puspita dengan paksa,yang membuat Puspita berteriak sambil melakukan perlawanan.
Puspita bukan gadis lemah. Sekuat tenaga dia berusaha untuk melawan laki laki itu. Dengan hanya menggunakan tas usangnya ,Puspita memukul punggung laki laki itu.
"Wah,Gawat!! Puspita memang bukan gadis biasa!!' gumam Dirly sambil melaju dan menghampiri .
"Heii!!! apa yang kamu lakukan!!!!" teriaknya dengan keras.
Laki laki itu menoleh ke arah Dirly.
"Jangan ikut campur!!" laki laki masih bersikeras untuk membawa Puspita.
"Lepaskan dia!!!" Teriak Dirly.
Namun laki laki itu tidak memperdulikan teriakan Dirly.
Ya iyalah!! dia kan suruhan Dirly.
Buuugggh!!
Dirly kemudian melayangkan sebuah Tinju ke rahang laki laki itu.
"Akhhh!!"
Laki laki itu terjatuh ke tanah yang membuat Puspita lepas dari cengkraman nya.
"Ayo Puspita!!"
Dirly langsung menarik tangan Puspita dan menyuruhnya naik ke boncengannya.
Dirly pun buru buru menghidupkan motornya dan melaju dengan kecepatan tinggi.
"Berhasil!!" soraknya dalam hati.
Tapi hatinya kembali sendu.
"Sekarang aku berhasil,besok bagaimana lagi?? aku sangat tidak tega kalau harus melihatnya jalan kaki sendirian!!" desahnya dalam hati.
"Kita kemana??" tanyanya memecah kesunyian.
Puspita menunjukkan sebuah jalan.
Dan Puspita minta turun di depan gang. Karena akan jadi masalah kalau dia pulang diantar oleh seorang laki laki .Dengan motor besar pula itu. Dan bapak tirinya paling tahu dengan gaya gaya orang tajir. Karena bapak tirinya sangat terobsesi dengan orang kaya.
__ADS_1