
Melani berlari karena penasaran mendengar teriakan histeris dari bibik.
Dan matanya langsung terbelalak dan mulutnya menjerit tertahan melihat kondisi Fakhira.
"Ma, aku tidak tahan lagi!! " Teriak Fakhira dengan keras.
Abimanyu juga akhirnya turun mendengar suara gaduh di lantai bawah.
Dia juga tidak bisa menahan ke terkejutannya melihat wajah Fakhira yang babak belur.
"Apa yang terjadi padamu?? siapa yang melakukan ini??" geram Abimanyu.
"Siapa lagi kalau bukan menantu pilihan papa!! gara gara ke serakahan papa aku jadi tersiksa dan di sakiti!!" ratap Fakhira.
"Fakhira sayang!!! maafkan mama ya, mama memang tidak berguna, tidak bisa membuat kalian bangga!!" sesal Melani.
"Biadab kau Erick!! aku akan memberikan pelajaran yang setimpal dengan ini!!" Teriak Abimanyu sambil menghubungi Erick lewat ponselnya.
"Tidak perlu pa!! aku tidak mau berurusan lagi dengan laki laki kejam itu!! tolong pa, jangan paksa aku kembali kepadanya!!" lirih Fakhira.
Abimanyu tidak menjawab. Dia masih mempertimbangkan menghilangnya saham yang akan di perolehnya kalau Fakhira dan Erick berpisah.
Namun bukan Abimanyu namanya kalau tidak punya seribu cara.
"Tidak Fakhira!! Erick harus menerima hukuman atas semua perlakuan nya kepadamu!! aku akan melaporkannya ke pihak berwajib!!" geram Abimanyu.
Abimanyu kemudian mengambil foto wajah Fakhira yang babak belur. Dia melakukannya sebagai bukti.
Melani membawa Fakhira ke dalam kamarnya. Fakhira mengambil baskom dan menuangkan sebotol cairan warna putih dan mulai mengompres luka memarnya.
"Sabar ya , papa akan menuntut Erick dan akan melaporkannya ke polisi!!" hibur Melani.
"Nggak perlu ma!! aku cuma ingin bebas dari laki laki itu!!" Ucap Fakhira.
"Itu sudah pasti!! mama juga akan menentang papamu kalau dia masih memaksa kamu kembali dengan Erick!!" bujuk Melani.
Melani meninggalkan Fakhira setelah melihat anak gadisnya itu mulai tertidur.
***
Sementara itu Abimanyu sedang mencoba menghubungi Erick.
"Erick!!! apa yang kamu lakukan kepada putriku?? aku tidak pernah menyangka kalau kamu sekasar itu kepada perempuan!!" bentak Abimanyu setelah Erick menjawabnya.
"Maksud papa apa?? justru Fakhira yang sudah berbuat sesuka hatinya!! dia tidak pernah menganggapku sebagai suaminya!!" dalih Erick.
"Jadi karena itu kamu menghajarnya hingga babak belur??" geram Abimanyu.
"Nggak pa!! aku tidak menghajarnya, aku cuma menamparnya!!" elak Erick.
Abimanyu semakin geram mendengar pengakuan Erick.
__ADS_1
Abimanyu kemudian mengirimkan foto wajah fakhira yang sudah babak belur.
"Apa kamu bisa bebas dengan bukti ini?? aku akan melaporkan kamu ke polisi!!" ancam Abimanyu.
"Kamu tidak akan melakukan kebodohan itu, kalau masih menginginkan saham satu persen dari rumah sakit ku!!" bujuk Erick.
"Baiklah, bukti ini tidak akan pernah sampai ke polisi, setelah kamu menyelesaikan urusan saham itu!!" Lanjut Abimanyu.
"Oke!! kita sepakat!! " Erick kemudian memutuskan hubungan.
Abimanyu tertawa puas. Dia yang sudah khawatir akan kehilangan sahamnya kini kembali lega.
***
Pagi pagi sekali Dirly langsung masuk ke dalam kamar Fakhira.
Dia langsung emosi melihat wajah kakaknya yang babak belur.
"Kak, apa Erick yang melakukan semua ini?? tunggu disini, aku akan menghajarnya!!" geram Dirly.
"Sstt, ini lah rencana kakak!! dengan luka memar ini, kakak tidak akan kembali lagi kesana!! " bisik Fakhira.
"Ooo, tapi kak, pasti sangat sakit dong !!" iba Dirly.
"Ahh, ini nggak seberapa , setelah ini aku akan terbang ke tempat Aditya dan kita akan menikah di sana!!" Fakhira mengatakannya dengan mata berbinar binar.
"Berarti kakak akan pergi jauh dong!!" lirih Dirly sedih.
"Ya udah lah kak!! kalau untuk kebahagiaan kakak, aku tidak perduli apapun!! kakak harus mengejar kebahagiaan kakak!!" tegas Dirly mantap.
"Besok kakak akan berangkat!! kakak sudah lama mempersiapkan semua keperluan ke sana!! kamu mau kan mengantar kakak kebandara??" Tanya Fakhira.
"Jangankan ke bandara, ke ujung langitpun kakak pasti ku antar!!" canda Dirly.
Satu harian Fakhira istirahat sambil mengemas pakaian seperlunya. Abimanyu tidak lagi membantah permintaan Fakhira untuk berangkat keluar negeri.
Fakhira akan bekerja di sana sebagai dokter di sebuah rumah sakit ternama.
****
Pagi ini Fakhira sudah semangat dengan keberangkatannya. Dokter Alpha sudah memberikan alamat mereka di sana.
"Jangan lupa kasih kabar ya!! kamu harus terus kabari kami!!" Ucap Melani sambil memeluk putrinya.
"Pasti ma!!" balas Fakhira sambil memeluk mamanya.
"Hati hati disana ya kak!!" Ucap Dirly dengan mata berkaca kaca.
"Iya !! kamu harus jaga Puspita!! kalian harus bersatu!!" tegas Fakhira.
"Pasti kak!! aku akan menjadikan Puspita milikku selamanya!!" tegas Dirly.
__ADS_1
Dirly dan juga Melani memandang ke sebuah pesawat yang sedang lepas landas di mana Fakhira berada di sana menjemput impiannya yang sudah tertunda selama bertahun tahun.
*****
Sedangkan Abimanyu sekarang sedang menunggu Puspita keluar dari kampus.
Dia sudah ketakutan akan kehilangan investor seperti Dirga.
"Aku akan menyingkirkan gadis itu dari sisi Dirly!! dia akan jadi penghalang untuk mencapai tujuanku!!" desisnya.
Puspita kaget saat melihat Abimanyu sudah berdiri di samping angkotnya.
"Saya mau bicara dengan kamu!!" tegas Abimanyu tanpa bersahabat.
"Katakan saja apa keinginan anda!!" Jawab Puspita dingin.
"Kenapa kamu tidak memperdulikan permintaanku??? apa kamu pikir aku sedang bermain main??" geram Abimanyu.
"Aku tidak perlu menuruti perintah anda!! aku juga punya keinginan !!" Jawab Puspita.
Abimanyu kemudian mengambil sebuah foto.
"Kamu tahu ini siapa??" tanyanya.
"Ibu!! " Panggil Puspita.
"Apa yang sedang kamu rencanakan?? dasar licik!!" maki Puspita.
"Kalau kamu tidak mengikuti permintaanku, wanita ini akan ku buat merasakan kesakitan yang luar biasa!!' ancam Abimanyu.
"Apa??? dasar manusia tidak punya perasaan!!! aku tahu kamu bisa melakukan apasaja , kamu tidak akan perduli dengan perasaan siapapun, termasuk anak anakmu!!" geram Puspita.
"Jangan campuri urusan keluargaku!! "bentak Abimanyu.
"Begitu juga dengan anda!! jangan campuri urusan pribadi ku!!" balas Puspita.
"Aku berikan waktu dua hari untuk mempertimbangkannya!! kalau kamu lebih mementingkan cinta dari pada nyawa , terserah, aku akan mengikutinya!!" tegas Abimanyu sambil melangkah meninggalkan Puspita.
Puspita menatap kepergian laki laki yang akan jadi calon mertuanya itu.
Namun hatinya menjadi sendu karena menyadari kalau Abimanyu sangat tidak menyukainya, bahkan berniat sekali untuk memisahkan mereka berdua.
Puspita kembali melaju dengan angkotnya. Dia tidak menyadari kalau seseorang selalu mengawasinya dari kejauhan.
Ya, Evan sudah di tugaskan oleh Dirly untuk terus mengawasi Puspita. Karena Dirly tahu kalau papanya sedang berambisi untuk memisahkan Mereka. Dan dia tidak akanberhenti begitu saja, sebelum keinginannya terpenuhi.
Evan langsung menghubungi Dirly.
"Tuan Muda, aku melihat tuan besar menemui Puspita lagi!! dan aku juga melihat keduanya sangat tegang dan hampir terbawa emosi!!" jelas Evan.
Dirly langsung panik dan cemas. Dia penasaran apa sebenarnya yang sudah di katakan papanya kepada Puspita.
__ADS_1