Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 30


__ADS_3

Dirly tertegun mendengar semua perkataan yang di dengarnya. Awalnya dia tidak percaya dengan ucapan kakaknya kalau papanya yang sudah menyingkirkan orang yang di cintainya.


Namun malam ini dia sudah yakin kalau papanya adalah otak dari semuanya.


Dirly sangat kecewa mengetahui itu semua. Kedua orang tuanya bukan hanya menelantarkan dia dan kakaknya,namun mereka juga tega mengambil orang orang yang mereka cintai.


Dirly pun bertekad akan menyelidiki kemana dan dimana papanya menyingkirkan Aditya.


***


Pagi pagi sekali Marsha sudah rapi dan segera berangkat ke sekolah.


Dirga dan Vena sedang tidak ada dirumah. Kedua orang tua Marsha sedang ke luar negeri.


Hati Marsha sedang berbunga bunga. Dia sudah menyatakan perasaannya kepada Dirly. Dan dia merasa kalau Dirly punya perasan kepadanya.


Kata kata Dirly yang lembut dan senyumannya yang manis membuatnya tidak bisa tidur.


Dia ingin selalu dekat dengan Dirly walaupun tidak bisa memilikinya. Melihat nya saja hatinya sudah puas.


Dirly sudah yakin kalau umpannya sudah kena makan. Dia sangat ingin mencerai beraikan geng Laba laba yang sudah memanggil orang yang di kasihinya dengan sebutan gembel.


"Mereka akan merasakan pembalasanku!!" desisnya dengan kemarahan yang sangat memuncak.


Kemarahan Dirly memang beralasan. Saat dia mati matian membela dan membantu Puspita, eh geng Laba laba seenaknya menghina sesuka hatinya.


Pagi itu Dirly sedangbersama dengan Geng Laba laba. Karena dia harus mengikuti kemanapun Salsa pergi ,seperti kemauan gadis manja itu.


Marsha dan Dirly sering kali curi curi pandang dan melempar senyum . Dirly juga sering berpura-pura menatap Marsha dengan tatapan yang lembut.


Marsha semakin tenggelam dalam jeratan cinta Dirly. Dia semakin terbuai oleh angan angan yang di buatnya sendiri.


"Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua ini!! aku rela walaupun harus jadi pacar rahasia Dirly!!" Ucapnya dalam hati.


Sedangkan Dirly tertawa dalam hati,karena dia yakin jeratnya dapat mangsa.


****


Sementara itu geng Asyik semakin seru aja. Pagi ini kelima anggota geng memakai sepatu hitam kets putih .


Mereka juga memakai jaket hitam dengan tulisan Asyik di belakangnya.


Semua orang menatap mereka dengan kagum. Karena mereka ramah dan suka tersenyum kepada siapapun.


Apalagi Arsya ,yang selama ini orang menduganya adalah anak sombong, ternyata dia sangat ramah dan periang.


Puspita tidak ikut memakai perlengkapan seperti kelima temannya karena dia tidak akan sanggup membelinya.


Itulah sebabnya dia memutuskan untuk tidak bergabung dengan Geng binaannya itu.

__ADS_1


Namun Puspita selalu memberi saran yang positif untuk kemajuan geng tersebut.


****


Malam ini ,Marsha sedang ingin sendiri. Sejak dia mengutarakan perasaannya dia sering berkhayal tentang Dirly.


Dia juga jarang gabung dengan geng Kalajengking. Ada saja alasannya untuk menghindarinya.


Seperti malam minggu ini, Marsha tidak ikut dengan salsa juga Karen. Marsha membuat alasan sakit.


"Ayolah Sha!! ini kan malam minggu,masa kamu mau di rumah aja!!" Ajak Salsa lewat ponselnya.


"Aku tidak bisa Salsa!!!aku tidak enak badan!!" dalihnya.


"Hhh!! nggak seru dong kalau nggak ada kamu!!" kesal Salsa sambil menutup ponselnya.


"Aku lagi lebih nggak seru kalau ada kamu!! kalau kamu nggak ada ,pasti Dirly bisa ku dekati!!" gumam Marsha.


"Aku akan coba mengajak Dirly!! dia mau nggak ya jalan sama ku!!" tanyanya .


Marsha kemudian mencoba menghubungi Dirly lewat ponselnya.


Dan dia sangat girang karena panggilannya di jawab.


"Ya Sha! ada apa??" Tanya Dirly pura pura ogah.


"Kamu lagi apa Dirly?? mau nggak jalan sama ku??" Tanya Marsha.


"Oo,itu sih gampang!! kita akan pergi ke tempat yang tidak Salsa ketahui!!" ujar Marsha.


"Emang ada tempat yang nggak akan di datangi Salsa??" Tanya Dirly.


"Ada dong!!" Jawab Marsha.


"Dimana ??tempat apa ??" Tanya Dirly kaget. Dia beneran kaget ,karena sepertinya Marsha punya tempat rahasia.


"Nanti juga tau sendiri!! mau kan??" harap harap cemas Marsha kembali mengajak Dirly.


"Oke deh!! tapi kalau sampai ketahuan,aku nggak bisa membela kamu ya!!" Jawab Dirly.


"Siiipp!! tenang aja ,aku nggak akan minta kamu membela ku kok!! kamu setuju aja jalan samaku,aku sudah senang banget!!" sorak Marsha.


"Aku akan jemput kamu!!" Ucap Dirly.


"Benaran!! baiklah, aku akan siapan!!" Jawab Marsha.


"Yang cantik ya!! " Ucap Dirly.


"Emang selama ini aku nggak cantik!??? " rajuk Marsha.

__ADS_1


"Cantik dong!! aku akui kamu lebih cantik dari pada Salsa!!" rayu Dirly.


"Ah ,yang bener!! tapi udahlah!! aku mau siapan dulu!! jangan sampai nggak datang ya!! " ancam Marsha.


"Ini aku sudah di jalan!!" ujar Dirly.


"Ya udah!! aku matiin ya handphone nya!!" Ucapnya kemudian mematikan ponselnya.


"Hmm,baiklah Marsha, aku akan ikuti kemauanmu,sebelum kamu dapat hukuman dari Salsa!!" senyum Dirly terlihat merekah membayangkan apa yang akan terjadi.


Setengah jam kemudian, Marsha sudah ada di boncengan Dirly. Tangannya memeluk dada bidang Dirly dan kepalanya di sendirian ke punggung kokoh Dirly.


Dirly tidak mengatakan apapun dan dia sedang membuat Marsha melayang tinggi,karena sebentar lagi dia pasti akan terhempas lagi ke bumi,kalau semua yang mereka lakukan sampai ketahuan ke telinga Salsa.


Marsha membawanya ke sebuah danau kecil yang tidak jauh dari pinggiran kota.


Di tengah danau itu Dirly melihat sebuah rumah kayu yang tidak terlalu besar.


"Ini milik keluargaku!! tidak ada yang pernah kemari kecuali orang orang yang istimewa!! dan kamu salah satunya!!" Ucap Marsha.


"Jadi kamu menganggap aku istimewa??" Tanya Dirly sambil menatap tajam ke Marsha.


"Tentu saja Dirly!! kamu itu bahkan lebih dari istimewa bagiku!!" Ucapnya dengan pasti dan sangat berani.


Marsha memang anak jaman sekarang yang tidak malu mengungkapkan perasaannya kepada seorang laki laki.


"Berarti mulai sekarang kita teman istimewa??" bisik Dirly.


"Iya!! kamu nggak menolaknya kan??" Tanya Marsha cemas.


Dirly tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Marsha sangat senang dan langsung menghambur ke pelukan Dirly.


Dia memeluk Dirly dengan erat dan tidak malu malu.


Sebenarnya Dirly sangat risih karena dia belum pernah berpelukan dengan siapapun.


Dirly belum pernah menjalin hubungan dengan cewek manapun.


Kalau jatuh cinta sih iya!! Dirly sudah jatuh cinta kepada Puspita sejak dia melihatnya di lampu merah,dua tahun silam.


Dan sampai sekarang cintanya hanyalah angan angan . Karena Dirly belum siap untuk mengatakannya.


Di tambah lagi dengan perjanjiannya dengan ayahnya Salsa.


Marsha sepertinya sudah terbiasa dekat dengan laki laki.


Buktinya dia tidak malu kalau harus duduk di pangkuan Dirly. Dia juga sering mengusap dan membelai wajah Dirly.

__ADS_1


Dirly masih membiarkannya walaupun hatinya memberontak dan berteriak.


__ADS_2