Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 68


__ADS_3

Erick mendorong tubuh Fakhira ke atas ranjang. Dengan kasar Erick menarik rambut panjang gadis itu.


" Aww, kurang ajar !! bukkkk!!"


Tanpa di sangka sangka Fakhira melayangkan sebuah pukulan keras ke wajah Erick.


Entah sejak kapan gadis itu menguasai pukulan yang biasa di gunakan seorang ahli beladiri.


"Oooww, jadi kamu sudah berani melawanku?? kamu sudah punya keahlian seperti ini??" geram Erick.


"Pakkk!!! paakkk!!!"


Dua kali tamparan di layangkannya di kedua pipi Fakhira.


Erick kemudian menarik baju atas Fakhira hingga semua kancingnya terlepas.


"Kamu tidak bisa lagi menghindar Fakhira!! hari ini juga aku akan memilikimu seutuhnya!!" geram Erick.


Fakhira terdiam . Dia tidak memberontak ataupun melawan. Fakhira diam saja saat laki laki itu membuka bajunya .


Dan saat melihat Erick sedang lengah..


"Duuggghh!!"


Fakhira menghantamkan lututnya ke sela sela kedua paha Erick. Jeritan kesakitan terdengar dari mulut Erick saat lutut Fakhira menghantam dengan kuat ke sebuah tumpukan daging di antara kedua pahanya.


Fakhira kemudian mendorong tubuh Erick dan meninggalkannya sendirian . Dia tidak menghiraukan lolongan kesakitan yang menggema di kamar itu.


Fakhira mengambil tasnya dan mengganti bajunya . Dia turun dan memanggil sopir suaminya.


"Pak Sapri, tolong kamu lihat keadaan suami saya!! aku harus pergi!!" Ucapnya terburu buru.


Pak sapri langsung naik ke atas melihat Erick yang masih menjerit kesakitan.


Sedangkan Fakhira mengambil mobilnya dan meninggalkan rumah mewah itu.


Fakhira tidak pulang ke rumahnya. Namun dia pergi ke sebuah tempat latihan beladiri.


"Arga!! kamu harus menolong aku!!" Ucapnya kepada seorang laki laki tegap dan kekar.


"Aku harus melakukan apa!! siapa yang harus ku hajar??" Tanya Arga.


"Aku bukan menyuruhmu menghajar siapa siapa!! tapi aku ingin kamu membuat aku babak belur!!"jelas Fakhira.


"Maksud kamu bagaimana?? kamu sudah gila ya!! mana mungkin aku menghajarmu sampai babak belur!!" tolak Erick.


"Tolong Arga!! kita kan sudah sahabatan sangat lama!! masa kamu belum paham juga dengan aku!! aku itu tidak pernah main main!!jadi kamu harus melakukannya, please!!"


Arga menatap Fakhira sambil menggaruk garuk kepalanya.


"Kamu boleh minta apa saja, tapi jangan yang ini, aku tidak sanggup!!" lirih Arga.

__ADS_1


"Baikalh, kalau kamu tidak mau, aku bisa pergi ke tempat lain!! banyak yang mau melakukannya, apalagi ku bayar dengan mahal!!" geram Fakhira meninggalkan Arga.


Arga jadi bingung melihat kepergian Fakhira.


"Anak ini memang sudah tidak waras!! dia pasti nekat membayar siapapun untuk mendapatkan keinginannya!!" desisnya sambil mengejar Fakhira.


"Bahaya kalau orang lain yang melakukannya!! apalagi kalau orang tersebut punya niat lain, Fakhira pasti celaka!!" gumamnya cemas.


"Fakhira!! berhenti!! jangan pergi" Teriak Arga.


Fakhira menoleh , namun dia kembali berjalan meninggalkan tempat itu.


"Fakhira!! aku mau melakukannya!!" Teriak Arga.


"Kamu serius!! " Fakhira menatapnya tidak percaya.


"Ya, aku akan melakukannya!!" tegas Arga.


Fakhira tersenyum.


"Lakukan sekarang juga!! aku ingin kamu melakukannya dengan sempurna!!" Ucapnya.


"Oke!! sekarang tolong tutup mataku dengan Pita ini!! aku tidak akan tega melakukannya kalau mataku terbuka!!"


Fakhira mengikutinya dan mengikatkan sebuah Pita hitam di kepala Arga.


"Lima kali pukulan sudah cukup membuatku babak belur??" Tanya Fakhira.


"Baiklah tiga kali!!"


"Ingat Fakhira, kalau kamu tidak tahan kamu katakan saja!!" pesan Arga.


"Pukulan pertama di pipi!!" Ucap Fakhira.


"Bukkk!!" Arga melepaskan pukulan pertama tepat di pipi kiri Fakhira.


"Aww, sakit!!" Jerit Fakhira.


"Maaf ya Fakhira!! kita hentikan saja permaian inj Fakhira!! aku takut kamu celaka !!' Teriak Arga.


"Tidaaaaakkkk!! jangan di hentikan!! ini satu satunya cara untuk lepas dari Erick!!" geram Fakhira.


"Baiklah , pukulan kedua dimana??" desak Arga. Dia ingin cepat cepat mengakhiri permaianan konyol itu.


"Pukulan kedua di kening!! " Jawab Fakhira.


"Tidak Fakhira, itu sangat berbahaya, kamu bisa pendarahan otak nanti!!' tolak Arga.


"Jadi dimana dong??" kesal Fakhira.


"Pipi satunya lagi aja!! nggak terlalu berbahaya!!" putus Arga.

__ADS_1


"Ya udahlah!! aku sih pinginnya di kening, supaya lebih tragis!!" Ucap Fakhira.


"Tragis matamu itu!! nyawamu jadi taruhannya!!" bentak Arga.


"Terserah deh!! kamu lakukan saja yang menurut kamu tidak berbahaya!! langsung saja dua kali !!" desak Fakhira.


"BUUUUKKKK, BUUUUKKKK!!"


"Awww!! sakit sekali!! mampus kamu Erick!! ini semua gara gara kamu!!" Teriak Fakhira dengan sangat keras sambil menahan sakit yang amat.


Arga melepas kan Pita yang menutup matanya dan melihat Fakhira sedang duduk lemas sambil meringis kesakitan.


"Fakhira, apa ku bilang!! kamu pasti tidak akan tahan!! ngeyel sih!!" omel Arga.


"Aku harus melakukan ini Arga!! aku ingin memulai hidup baru, jadi kesakitan ini, luka ini bahkan pengorbanan ini tidak seberapa dengan kebahagiaan yang akan aku dapatkan!!" Ucapnya sendu.


"Maksudnya apa?? kamu sudah menemukan Aditya??"Tanya Arga yang paling tahu dengan perjalanan cinta sahabatnya .


Fakhira meneteskan airmata sambil tersenyum. Kepalanya di anggukkan.


"Untuk dia aku melakukan ini!! ini tidak seberapa di banding dengan penderitaan yang di alaminya selama bertahun tahun!! setelah ini selesai, aku akan menyusulnya dan akan bersamanya !!" jelas Fakhira.


"Selamat ya !! aku sangat bahagia untukmu!! melihat kamu punya harapan baru, aku sangat senang!!" Arga memeluk Fakhira dan mengacak acak rambutnya.


Fakhira berdiri di depan kaca. Dia melihat kedua pipinya susah biru dan lebam. Dia juga melihat pelipisnya dan sudut matanya juga sudah membiru.


"Sempurna!! sekarang aku sudah bisa pastikan kalau aku tidak akan pernah lagi kembali ke rumah itu!!" gumamnya sambil tersenyum puas.


"Aku pulang ya!! terima kasih untuk semuanya!! doakan ya aku berhasil!!" sendunya sambil menahan sakit saat membuka mulutnya.


"Tentu saja Fakhira!! aku akan selalu berharap kamu bahagia!!" Jawab Arga sambil menatap kepergian Fakhira, gadis yang pernah di cintainya. Namun dia akhirnya mundur karena tahu kalau pintu hati gadis itu sudah terkunci dan hanya akan terbuka untuk seorang Aditya.


*****


Fakhira kembali melaju dengan kecepatan tinggi. Dia sudah tidak sabar melihat reaksi papanya saat melihat kondisinya yang seperti sekarang.


Fakhira tidak yakin dengan papanya, tapi kalau mamanya pasti akan shock melihat kondisinya yang begini mengenaskan.


Fakhira sudah berada di depan rumahnya yang megah . Dia mengambil sebotol cairan dan di teteskan di kedua matanya.


"Aku ingin sandiwara ini harus sempurna dan airmata adalah yang paling utama!! " gumamnya.


Setelah gerbang yang menjukang tinggi itu di buka oleh satpam, Fakhira masuk bersama mobil nya.


Fakhira kemudian turun dan berjalan dengan terseok seok, menambah sempurna sebuah sandiwara.


Fakhira menekan bel, dan beberapa saat pintu langsung di buka oleh bibik .


"Non Fakhira!!" teriaknya histeris melihat kondisi Fakhira yang terlihat mengenaskan.


"Kok Teriak teriak!! ada apa ??" Tanya Melani.

__ADS_1


"Ini nyonya!! non Fakhira!! " Jawab Bibik.


__ADS_2