Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 70


__ADS_3

Dirly langsung meluncur ke rumah Puspita. Dia sangat cemas sejak menerima kabar dari Evan.


Namun kecemasannya langsung hilang saat melihat wajah Puspita terlihat tenang tenang saja.


"Kamu tidak apa apa??" tanyanya.


"Emangnya aku kenapa??" balas Puspita.


"Evan bilang papa menemuimu lagi!! apa yang di katakannya??" selidik Dirly.


"Apa urusannya sama kamu?? Mau tau aja urusan orang!!" goda Puspita.


"Pita, kita kan sudah janji tidak akan ada yang di rahasiakan antara kita berdua, apapun itu!! jadi sekarang katakan apa yang kalian bicarakan!!' desak Dirly.


"Biasalah!! papamu ingin agar aku me jauhimu , dan sekarang dia mengancam akan membuat orang orang di sekitarku menderita termasuk ibu!!" jelas Puspita.


"Gawat!! papa sudah mulai nekat !!" geram Dirly.


"Jadi aku harus gimana dong??" Tanya Puspita.


"Apa kita turuti saja permintaan papamu dan berpisah!! "


"Tidak!! aku tidak akan pernah mundur dan mengikuti kemauan nya!! begini saja, kita ikuti saja dulu permainan apa lagi yang sedang di rencanakan papa!!" geram Dirly.


"Maksudnya??"


"Dua hari lagi kamu temui saja papaku , supaya kita bisa tahu apa yang di inginkannya!!" jelas Dirly.


"Baiklah!! aku akan ikut rencanamu!! tapi ingat ,, aku tidak mau kalau sampai nyawa ibuku terancam!!" tegas Puspita.


"Tidak akan Pita!! kamu percaya samaku kan, aku akan selalu menjaga mu!!" hibur Dirly.


****


Dirga sedang menyimak sebuah proposal yang di berikan oleh seorang pengusaha garmen.


Dia melihat persenan yang akan di perolehnya kalau dia bersedia me jadi investor di perusahaan itu.


"Bagaimana kalau aku menggadaikan surat aset nya Aril!! uang itu aku gunakan untuk investasi di perusahaan ini!!" gumamnya.


"Dito, datang ke ruanganku!!" panggilnya.


Seorang laki laki muda dengan penampilan rapi masuk dan duduk di depan Dirga.


"Kamu aku tugaskan untuk menyelidiki perusahaan ini!! cari tahu bagaimana keadaannya!!kamu juga harus selidiki perusahaan ini bersih nggak dari utang!!" Ucapnya.


"Baik bos!! aku akan melakukannya!!" Jawab Dito.


Setelah pamit , Dito keluar meninggalkan Dirga yang masih mencari nama perusahaan garmen tersebut di laman bisnis.


Dan bibir nya tersenyum saat melihat nama perusahaan itu ada di deretan perusahaan sukses.


"Aku harus menjadi salah satu investor di perusahaan ini!! aku nggak akan melepaskan kesempatan dan tidak akan menolak tawaran dari perusahaan bonafid ini!!"

__ADS_1


*****


Nadia dan Aril sedang duduk di ruang kerja .


"Bagaimana dengan pancingan yang sudah kita lemparkan??" Tanya Aril.


"Aku yakin orang seperti Dirga tidak akan melepaskan kesempatan bergabung dengan perusahaan besar milikku!!" Jawab Nadia.


"Aku akan menghancurkannya sampai habis, dan tidak akan ada yang tersisa!!" geram Aril.


"Kamu tenang saja, aku akan membantumu sampai semuanya terselesaikan !! aku akan mendampingi mu sampai akhir!!" hibur Nadia.


"Terima kasih Nadia!! aku tidak akan pernah melupakan bantuan mu!! " lirih Aril.


Nadia menatap Aril.


"Aku juga ingin agar kamu tidak melupakan aku!! " lirih Nadia.


"Kamu bilang apa??" Tanya Aril dengan sorotan mata yang sangat tajam.


"Nggak deh, lupakan saja!!" elak Nadia meninggalkan Aril.


Namun langkahnya terhenti saat Aril menangkap tangannya.


"Aku tahu perasaanmu Nad!! tapi aku minta maaf , kalau saat ini hatiku masih belum bisa untuk siapapun!! tapi percayalah aku akan mempertimbangkannya setelah semua ini selesai dan aku menemukan adikku!!" Janji Aril.


"Aku akan menunggunya!! pasti!!" senyum Nadia.


Aril juga membalas senyum Nadia sebagai tanda terima kasih sudah mau mengerti .


****


Puspita menunggunya di depan angkotnya. Penampilannya hari itu sangat santai. Seperti biasa, kaos oblong dengan celana jeans buntung.


Biasanya Puspita sudah mencoba berbusana sedikit feminim. Seperti mencoba memakai rok dan memakai gaun.


Itu semua demi membuat Dirly tidak malu bila harus jalan bersama. Walaupun sebenarnya Dirly tidak pernah mempunyai rasa seperti itu.


Setelah menunggu agak lama, sebuah mobil mewah menghampirinya.


Abimanyu keluar dari mobil .


"Kamu ikut denganku !!" ajaknya dengan tegas.


Puspita diam saja namun tetap mengikuti ajakan Abimanyu.


Mobil mewah Abimanyu melaju menuju sebuah restoran mewah.


Abimanyu memarkir mobilnya dan membawa Puspita masuk ke dalam. Rupanya Abimanyu sudah memesan meja untuk mereka.


Seorang laki laki seumuran dengan Puspita sedang duduk menunggu mereka disana.


"Duduklah Pita!!" suruh Abimanyu datar.

__ADS_1


"Apa lagi yang anda inginkan??" Tanya Puspita dingin.


"Kamu memilih mengikuti keinginanku??" kata Abimanyu girang.


"Baiklah, aku akan mengikuti kemauanmu!! tapi dengan satu syarat, ibuku jangan sedikitpun anda sentuh!!" putus Puspita.


"Oke!! aku tidak akan menyentuh ibumu apabila kamu mau menikah dengan Andi!!" Jawabnya sambil menunjuk kepada laki laki itu.


"Apa??? menikah?? anda jangan macam macam, aku tidak mungkin menikah dengan orang yang tidak ku kenal sama sekali!!" geram Puspita.


"Itu semua terserah kamu!! kalau kamu masih sayang dengan nyawa ibumu, menikahlah dengan laki laki ini!!" Ucap Abimanyu dingin.


"Tidak!! aku tidak mau!!" kukuh Puspita.


"Baiklah!! sebentar lagi kamu akan melihat ibumu masuk rumah sakit!! dan ini masih peringatan!!" ancam Abimanyu.


Dan benar saja, beberapa menit kemudian Puspita menerima panggilan dari bu Asih tetangganya dan mengatakan kalau ibunya di serempet motor dan sekarang di bawa kerumah sakit.


Puspita menatap Abimanyu yang sedang tersenyum licik.


"Bagaimana?? kamu belum yakin kalau aku serius dengan ucapanku??" gertak Abimanyu.


"Dasar licik!! " geram Puspita.


"Bagaimana, kamu masih menolak persyaratan yang ku ajukan??' Tanya Abimanyu.


"Aku tidak bisa menjawabnya!! aku harus ke rumah sakit!! anak buah anda pasti pelaku dari semua ini!!" geram Puspita meninggalkan keduanya.


"Ingat Andi, setelah kalian menikah , bawa gadis brengsek itu pergi sejauh mungkin!! aku akan berikan semua yang kalian butuhkan!!" tegas Abimanyu.


"Baik tuan!! aku akan melakukan apa yang tuan katakan!!" Jawab Andi.


******


Puspita berjalan dengan tergesa gesa di koridor rumah sakit.


Dia langsung bertanya kepada perawat yang sedang berjaga. Seorang perawat langsung tahu siapa yang di cari Puspita.


Puspita langsung berlari ke kamar yang di tunjukkan si perawat.


Heni sedang berbaring di sebuah bangsal ruangan termurah di rumah sakit umum itu.


Beberapa orang juga sedang tergolek di dalam ruangan itu.


Heni langsung terbangun saat Puspita mendekatinya.


"Pita, kamu sudah datang?? maafkan ibu ya, selalu saja membuatmu susah!!" lirih Heni.


"Nggak dong bu!! jangan ngomong gitu, ibu nggak pernah kok membuat aku susah!!" tolak Puspita.


"Buktinya sekarang , kamu pasti sudah resah memikirkan dari mana uang berobat ibu!!" Ucapnya.


"Ibu tenang saja!! macam nggak kenal Pita aja!! uang segitu mah gampang!! " hibur Puspita.

__ADS_1


"Hhh, gampang dari hongkong!! sewa rumah kita aja belum di bayar, bagaimana mungkin kamu bilang gampang!!" olok Heni.


"Pita gitu loh!! pasti dapat rejeki dari mana mana ,yang penting usaha!!" tegar Puspita.


__ADS_2