Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 6


__ADS_3

Dirly sudah berada di rumahnya yang bagaikan istana itu. Dirly berputar putar. Seperti sedang mencari sesuatu.


"Tuan Muda sedang mencari apa??" Tanya Bi Ati.


"Pak Kosim dimana Bi??" tanyanya.


Pak Kosim adalah seorang tukang kebun yang sudah lama bekerja di rumahnya dan sekaligus temannya sejak kecil.


Pak Kosim yang sudah mengajarkan dia tentang kehidupan yang sebenarnya.


Pak Kosim juga yang selalu ada saat papanya Abimanyu sibuk dengan semua perusahaannya.


"Bibi juga nggak tahu Tuan !! tapi sudah hampir seminggu pak Kosim tidak datang!!" jelas Bi Ati.


"Apa yang terjadi dengan pak Kosim ya!!" gumam Dirly cemas.


Dia lebih mencemaskan pak Kosim daripada kedua orangtuanya yang tidak pulang selama berlari hari.


Dirly mengambil motornya dan kemudian melaju dengan kecepatan tinggi.


"Dirly!! kamu mau kemana lagi??" Melani sempat mendengar suara motor Dirly sebelum masuk ke dalam rumah.


"Dirly tadi sudah pulang kan Bi??" tanyanya kepada bi Ati.


"Sudah nyonya! tapi kemudian pergi lagi!!" Jawab Bi Ati.


"Apa apaan sih anak itu! makin hari kelakuannya semakin tidak bisa diatur!!" sungut Melani.


"Dirly bilang mau kemana??" pertanyaan yang aneh.


Bi Ati kemudian teringat sesuatu.


"Tadi dia bertanya soal pak Kosim nya!! setelah itu dia pergi lagi!!" Ucapnya.


Wajah Melani langsung berubah mendengar nama pak Kosim ,seperti sedang merahasiakan sesuatu.


Diapun pergi meninggalkan Bi Ati.


"Gawat kalau Dirly pergi kerumah pak Kosim. Aku kan sudah memecat pak Kosim. Aku tidak suka kalau Dirly dekat dengan laki laki itu!!" desis Melani.


Dan benar saja. Dirly melaju dengan kecepatan tinggi menuju sebuah daerah di pinggir kota.


Di sana berkumpul orang dari berbagai daerah dan menamakan mereka dengan orang pinggiran.


Dirly sudah sampai di rumah pak Kosim. Dia langsung masuk dan mencari pak Kosim ke dalam rumah.


"Pak!! pak Kosim di rumah kan!!" Panggil Dirly.


"Uhukkk...uhukkkk!!"


Dirly mendengar suara batuk dari sebuah kamar. Dirly langsung lari dan melihat seorang laki laki tua sedang terbaring di atas tempat tidur.


"Pak Kosim!! bapak sakit??" Dirly memegang dahi pak Kosim yang sangat panas.


"Tuan Muda!! kenapa kesini?? nyonya nanti marah !!" dengan terbata bata laki laki itu menyapa Dirly.

__ADS_1


"Nyonya Melani tidak akan marah kok!! lagi pula kan dia tidak tahu kalau aku datang kemari!!" Jawab Dirly.


"Bapak sudah berobat??" Tanya Dirly.


"Sudah!!"


"Mana obatnya??" Tanya Dirly sambil mencari cari dan tidak menemukan obat apapun di sekitar pak Kosim.


"Bapak belum berobat kan!!" Dirly langsung berdiri.


"Ayo !! kita berobat sekarang!!" Ucapnya.


"Nggak perlu Tuan Muda!! aku akan beli obat warung saja!! pasti sembuh kok!!" Jawab pak Kosim


"Berdiri!! kita berobat sekarang!!' Dirly menarik tangan pak Kosim .


Pak kosim tidak bisa menolak lagi. Dia pun pasrah saat Dirly membawanya dengan motornya ke sebuah rumah sakit langganan keluarga Abimanyu.


"Tuan Muda!! aku takut kalau nyonya dan Tuan besar nanti tahu hal ini!!" Kata Pak Kosim.


"Ahh!! nggak usah di perdulikan!! yang penting sekarang pak Kosim sembuh !! " Jawab Dirly.


Dirly langsung berteriak memanggil perawat.


Semua perawat jadi kaget mendengar suara teriakan kencang yang sangat di larang di lingkungan rumah sakit.


"Heii!! pelankan suaramu!! ini rumah sakit ,bukan rumahmu!!" Tegur seorang perawat.


"Kalau kalian mau aku diam,bawa bapak ini dan cepat di periksa !!" Jawab Dirly.


"Aku nggak mau ke administrasi!! cepat panggil dokter keluargaku!!" Ucapnya dengan keras.


"Siapa keluargamu?? emang kalian presiden,sehingga semua orang kenal dengan kalian!!" balas si perawat juga dengan suara keras.


""Satpam!! bawa anak ini keluar!! " Teriak si perawat memanggil Satpam.


"Kamu berani dengan saya?? kamu tahu siapa pemilik rumah sakit inj??"


"Siapa??" Tanya si perawat.


"Aku juga tidak tahu!!" Dirly menjawab dengan senyum dingin.


"Keluar kalian! sebelum aku panggil polisi dan memasukkan kamu ke dalam penjara!!" perawat itu menarik Dirly dan mendorongnya ke pintu keluar.


"Tuan Muda!! sudah lah!! kita pulang saja! bapak nggak perlu berobat disini!!" Kata pak Kosim.


" Tidak pak! bapak harus di rawat sekarang juga!!" Jawab Dirly.


Kemudian Dirly teringat dengan kakaknya ,Fahira. Dirly langsung menelponnya.


"Kak! nama dokter pribadi kita yang ada di rumah sakit Angkasa siapa ya ??" tanyanya.


"Lho,kamu di rumah sakit ?? siapa yang sakit??" Tanya Fahira dari seberang sana.


"Aku sedang membawa pak Kosim kak!! dia sakit dan perlu di rawat!! tapi aku nggak tahu nama dokter keluarga kita!!" jelas Dirly.

__ADS_1


"Ooo,sekarang kamu dimana ??" Tanya Fahira.


"Aku di luar kak!! tadi di usir sama Satpam!!" Jawab Dirly.


"He...he...he..!! kasihan adikku!! ya udah !! kamu tunggu disana,aku akan menyuruh dokter Erick menemuimu!!" Jawab Kakaknya.


"Nggak pakai lama ya!!" desak Dirly.


Fahira tidak menjawab lagi ,karena dia sudah mematikan ponselnya.


"Uhukk...uhukkk!! suara batuk pak Kosim terdengar semakin berat saja.


Dirly semakin tidak sabar melihat Pak Kosim belum juga dapat perawatan.


Dia mau kembali masuk ke dalam. Namun pak Kosim melarangnya.


"Tuan Muda!! sabar !! orang sabar di sayang sama yang kuasa!!" pesan pak Kosim.


"Tapi kalau kita tidak melakukan apa apa,aku takut bapak kenapa napa!!" Jawab Dirly menahan langkahnya.


"Hidup itu menjalani Tuan muda!! apa yang sudah di gariskan,itulah yang akan kita jalani!!"


"Tapi pak..!!" Suara Dirly tertutup saat seorang dokter muda datang menghampirinya.


"Dokter!! " Dirly langsung mengenali dokter itu, tapi dia tidak tahu siapa namanya.


"Dirly kan?? kamu yang mau berobat?? kok nggak sama tuan dan nyonya Abimanyu??" tanyanya.


"Nggak usah di pikirin lah dokter!! yang sakit ini,pak Kosim!!" Jawabnya.


Dokter yang namanya tertulis dengan nama Erick ,menatap pak Kosim. Tatapannya terlihat aneh.


"Kenapa dok??" Tanya Dirly.


"Saya ini dokter keluarga Abimanyu,bukan untuk semua asisten rumah!!" Jawab Dokter Erick.


"Maksud dokter apa?? dokter tidak mau memeriksa pak Kosim!!" Tanya Dirly gusar.


"Tidak!! aku bukan dokter biasa !!pasien ku adalah orang orang dari kalangan atas!! bawa saja bapak ini le puskesmas atau ke bidan desa!!" Jawabnya merendahkan pak Kosim.


"Bukkk!!"


Dirly tidak suka dan tidak tahan lagi dengan ucapan dokter Erick yang sangat menghina pak Kosim.


Darah mudanya langsung mendidih ,dan sebuah tonjokan langsung mendarat di wajah dokter tampan itu.


"Akhh!! Dirly!! kenapa kamu melakukan ini???" Tanya dokter itu kaget bukan main. Dia tidak menyangka anak yang sudah sering di jumpainya sejak kecil itu tiba tiba menonjok nya dengan sangat kuat.


Melihat itu,Satpam langsung lari dan menangkap tangan Dirly.


"Beraninya kamu membuat keributan di rumah sakit ini!! kamu akan saya laporkan ke polisi!!" bentak sang Satpam.


"Tidak perlu pak !! biarkan dia pergi!! ini cuma salah paham kok!!" larang dokter Erick. Dia memang harus melakukannya kalau masih mau panjang menjadi dokter keluarga Abimanyu.


Dirly pergi meninggalkan rumah sakit tersebut dan membawa pak Kosim ke klinik lain.

__ADS_1


__ADS_2