
Heni menatap wajah Puspita. Dia sangat kasihan melihat nasib dan kehidupan gadis malang itu.
Dia tahu kenapa gadis itu tidak mau pulang ke rumah. Kejadian malam itu sudah membuat Puspita sangat ketakutan.
Heni sudah mengingatkan Danu untuk tidak pernah mengulangi perbuatannya. Tapi sebenarnya setengah hatinya tidak pernah mempercayai janji suaminya .
Puspita membantu Heni menyelesaikan pekerjaannya.
"Pita!! kamu duduk aja!! nggak usah ikut ngerjain ini, nanti kamu kecapean lho!!" larang Heni.
"Nggak apa apa dong bu!! masa aku duduk duduk, ibu malah cape sendirian !!" tolak Puspita.
Heni menatap kembali Puspita.
"Kemana perginya kamu Pandi?? putrimu sudah besar,dan aku tidak bisa menjaganya!!" Jerit hati Heni.
Kata kata itu selalu di ucapkannya dalam hati,setiap kali melihat wajah Puspita yang sangat mirip dengan ayahnya.
Puspita tidak jauh beda dengan ayahnya,Pandi Wijaya. Seorang pekerja keras dan cerdas.
Heni selalu di buat bangga oleh prestasi Puspita. Dia selalu dapat pujian setiap kali ada pertemuan orang tua di sekolahan .
Semua orang dan para guru selalu memujinya karena sudah berhasil mendidik putrinya hingga berhasil dan berprestasi.
Padahal Heni tidak pernah melakukan apa pun. Dia tidak pernah mengajarkan menulis ataupun berhitung.
Puspita belajar sendiri dan mandiri. Kecerdasannya di warisinya dari ayahnya.
****
Fakhira sudah kembali ke rumah dan di dalam kamarnya Dirly sudah menunggunya dari tadi.
"Hei,keluar sana!! ngapain kamu di kamar ku!!" Teriak Fakhira.
Namun Dirly bukannya keluar malah senyum senyum kepada Fakhira,kakaknya.
"Kenapa kamu??" Tanya Fakhira.
"Enak ya ,jadi kernet!!' ledek Dirly.
Fakhira langsung kaget ,karena dia tidak menyangka kalau Dirly akan mengetahuinya.
"Kok tahu?? pasti si Pita yang membocorkannya!! aah dasar ember,nggak bisa jaga rahasia!!" geram Fakhira.
"Nggak lah !! aku liat sendiri kok!!" Jawab Dirly.
"Sssttt!! ini rahasia ya!! jangan bilang ke mama sama papa!!" bisik Fakhira.
"Beres deh kak!!" Jawab Dirly.
"Dirly,pantesan kamu suka sama Pita,dia memang istimewa!!" Kata Fakhira.
__ADS_1
Dirly tersenyum mendengar pujian Kakaknya .
"Iya kak!! dia memang istimewa!!" balasnya sambil menatap langit langit kamar ,seolah olah wajah gadis itu ada di sana.
"Tapi kakak ingatkan, jangan pernah mengatakan apa apa kepada mama sama papa!! atau nasibmu akan sama seperti aku!!" pesan Fakhira kembali sedih.
Dirly terpana melihat perubahan drastis kakaknya. Hal yang selama ini ingin di ketahuinya.
"Apa yang sudah di lakukan mama sama papa??" tanya Dirly.
Fakhira kemudian menceritakan semua kejadian yang menimpanya. Dia juga menceritakan tentang sosok Aditya yang menghilang sampai sekarang.
Dia akhir ceritanya, airmatanya sudah tidak terbendung lagi. Namun dia sangat puas karena sudah bisa mencurahkan isi hatinya dan membagi kesedihannya kepada adik semata wayangnya.
Dan tidak ada yang tahu kalau sebenarnya Melani sedang mendengarkan pembicaraan kedua buah hatinya.
Dia sangat kaget mendengar cerita Fakhira tentang Aditya. Memang dia tidak suka dengan pemuda miskin yang sedang mencintai putrinya.
Namun dia tidak menyangka kalau suaminya begitu jauh melangkah sampai tega menyingkirkan laki laki itu.
Melani kembali ke kamarnya. Dia mulai sadar kalau ternyata kedua buah hatinya tidak bahagia.
Dia mulai menyesal terlalu sibuk dengan semua kegiatan dan lupa kalau kedua anaknya butuh perhatian dan kasih sayang.
Melani mulai menangis dan ingin kembali ke masa ĺalu. Tapi itu tidak mungkin.
"Aku harus mengembalikan senyum putriku bagaimanapun caranya!!" tegasnya dalam hati.
"Bagaimana dengan Salsa??" tanyanya.
"Ahh,dia itu gadis manja!! semua orang harus tunduk padanya!! dasar songong!!" maki Dirly. Dia akan emosi kalau mengingat gadis itu.
"Sabar dong!! kakak akan membantumu untuk membuka mata mama sama papa !! mereka harus tahu siapa gadis yang cocok jadi pendamping anaknya!!" hibur Fakhira.
"Aku pesimis kak!! soalnya Papa kan mata duitan, asal punya duit pasti di turuti!! papa sangat berambisi mengejar kejayaan yang di impikannya selama ini!!" Sahut Dirly.
"Hei,jangan pesimis dong!! kamu harus semangat!! kalau perlu kamu bawa aja si Puspita kabur!!" ujar Fakhira.
"Kakak!! kok ngomong gitu sih!!" geram Dirly.
"Ya iyalah!! asal tahu aja ,kalau tahu begini, mending dulu kakak kabur sama Aditya!! dasar payah!!" Ucapnya sambil melempar sebuah bantal guling ke kepala Dirly.
"Huuu,ajaran sesat!!" Dirly membalas kakaknya sambil melempar dengan bantal yang satunya.
Keduanya akhirnya saling lempar bantal dan tertawa kegirangan.
***
Pagi itu Tara ,Eria dan Gaby resmi mengumumkan geng nya . Ketiganya juga terlihat kompak dengan jaket hitam bertuliskan Asyik di belakangnya.
Dan Puspita sangat senang melihat ketiganya yang terlihat sangat percaya diri.
__ADS_1
Eria yang biasanya tidur melulu di atas meja,sekarang menjadi ceria dan banyak tawa.
"Cowok boleh ikut nggak ??" Tanya Aris.
"Aku tanya Pita ya!!" Jawab Tara.
Tara langsung berlari menghadiri Puspita yang sedang asyik dengan bukunya.
"Pita,cowok boleh masuk geng kita nggak ??" Tanya Tara.
"Boleh aja!!tapi harus sopan dan tidak boleh mengacu!!" tegas Puspita.
"Aku nggak mengacau kok!! " Jawab Aris .
"Ya udah,ikut ajaa!!" Jawab Puspita.
"Aku juga ya Pit!!" Seorang cowok juga mendatangi Puspita dan mengharap di izinkan masuk ke geng mereka.
"Arsya!! kamu mau gabung di sini??" Tanya Puspita tidak percaya dengan kedatangan Arsya.
Anak seorang model yang terkenal itu.
"Maulah!! aku juga senang gabung dengan banyak orang !!" Jawabnya. Arsya memang susah dapat teman,karena kebanyakan orang takut untuk dekat dengannya.
"Oke!! jadi geng Asyik sudah punya lima anggota!! kalian harus kompak,supaya kalian di hargai !!! " tegas Puspita.
"Trus ,geng kita ini ngapain aja??" Tanya Gaby.
"Kita seru seruan aja!! yang penting kita happy dan yang kita lakuin harus yang positif!!" jelas Tara. Dia masih trauma dengan geng Laba laba yang sudah terjerumus ke hal hal yang negatif.
"Gitu dong!! aku senang mendengarnya!! kalau mau sih,kita bentuk aja acara belajar bersama dan Puspita yang mengajari kita!!" Usul Eria.
"Boleh !! asal nggak mengganggu waktu kerja aku ya!!" Sahut Puspita.
"Besok kita pakai jaket sama ya!! " ujar Gaby.
"Beres!!" semua kompak menjawab.
Dan saat istirahat terlihatgeng Asyik sedang ngumpul sambil tertawa riang karena sebenarnya Aris sangat lucu.
Sementara geng Laba laba hanya diam dan sesekali melirik geng Asyik dengan mata tajam .
"Dasar geng kampungan!! " geram Marsha.
"Jelas dong!! tahu nggak siapa ketuanya, si gembel!!" ejek Salsa.
"Salsa!! aku kan sudah bilang jangan pernah memanggil Puspita dengan nama itu!!" bentak Dirly.
"Kenapa ?? mau marah??? mau protes?? nggak takut aku aduin ke papa??" tantang Salsa.
"Cewek Gila!!" maki Dirly sambil berdiri meninggalkan meja dan duduk di meja lain.
__ADS_1