Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 27


__ADS_3

Melani terperangah mendengar cerita asisten rumah Dirga.


"Jadi dia sudah berhasil mendapatkan harta kakak ku!!" gumamnya sedih.


"Bibi tahu kemana pergi nya tuan Aril??" Tanya Melani.


"Nggak nyonya!! tapi yang ku dengar ,Wijaya Family adalah perusahaan tuan Aril!!" Jawab Bibi.


"Oo,makasih ya bi!!" Melani kemudian pamit dan meninggalkan rumah itu.


Hatinya sedikit teriris melihat lokasi taman di samping rumah yang masih seperti dulu.


Disana dia sering bermain bersama Dirly kecil dan ponakan nya,Puspa maharani wijaya.


Melani kembali ke rumah dan bertekad akan menemui Aril esok .


***


Sementara itu ,bukan cuma Melani yang mencari identitas Puspita ke sekolah. Aril juga melakukannya. Dia berharap gadis yang memiliki mata papanya adalah memang adiknya yang di carinya selama ini.


Namun dia juga kecewa karena di akte kelahiran Puspita, tertulis nama ibu adalah Heni dan ayah nya Wahyudi.


"Kemana lagi aku harus mencari kamu Puspa??" resah Aril bercampur sedih.


Sepercik harapannya terbang entah kemana. Namun tekadnya untuk menemukan adiknya sangat besar.


Aril kembali ke bengkel hati dan berbaur dengan anak jalanan yang menjadi obat kerinduannya kepada keluarganya.


***


Setelah jam pelajaran usai,Puspita langsung keluar. Sedangkan Tara ,Eria dan Gaby mulai sibuk dengan urusan geng .


Seperti yang di sarankan Puspita, mereka sedang ke percetakan untuk membuat nama di belakang jaket.


Puspita sangat senang melihat ketiganya sangat semangat . Apalagi Tara,keceriaan sangat terlihat di wajahnya.


Puspita langsung ke gerbang sekolah. Seperti biasa dia akan menunggu bang Beni datang bersama dengan angkot 08.


Namun dia sangat kaget melihat seorang gadis dengan pakaian setelan warna putih sedang turun dari mobil mewah dan tersenyum kepadanya.


"Kak Fakhira!! kakak serius mau ikut sama ku??" Tanya Puspita teringat ucapan Fakhira yang pengen ikut jadi kernet.


"Serius dong!! masa ngomong kek kumur kumur!! aku nggak gitu ah!!" Jawab Fakhira.


"Tapi masa kernet pakaian rapi gini??" ledek Puspita.


"Trus pakai apaan dong??" Tanya Fakhira.


Puspita pergi ke toilet dan seragam sekolahnya sudah ganti menjadi sebuah seragam kernet,yakni kaos oblong dan celana buntung.


Rambutnya di ikat setengah,hingga sebagian rambut panjang nya lepas dan terurai.


Wajahnya terlihat semakin mengagumkan.


"Pantesan Dirly sangat memuja gadis ini!!" Puji Fakhira dalam hati.

__ADS_1


Sejak melihat tatapan mata adiknya kepada Puspita, Fakhira tahu kalau Dirly sangat mencintai gadis itu.


"Kakak nggak menemui Dirly dulu??" Tanya Puspita.


"Ah ,nggak perlu!! nanti kan ketemu di rumah!!" Jawabnya.


"Ya udah!! ayo ,ini angkotnya sudah datang!!" Ajak Puspita.


Puspita berdiri di samping pintu mobil dan bergelantungan sambil teriak teriak.


"Simpang tiga!!!! titi kuning!!!" Suara teriakan terdengar nyaring.


Fakhira senyum senyum melihatnya.


"Pita!! gantian dong!!" Ucapnya.


"Jangan kak!! nanti kakak jatuh!!" larang Puspita.


"Please dong Pita!! aku mau nyoba!!" bujuknya.


Puspita memandang pakaian yang di kenakan Fakhira.


"Bagaimana mungkin seorang dokter jadi kernet?? nggak bakalan ada yang naik!!" Ucapnya.


"Ooo,baiklah!!" Fakhira mengambil sebuah gunting dari dalam tas dokternya.


"Apa yang mau kakak lakukan??" Tanya Puspita.


"Adalah !!" jawaban yang sangat ringan,namun membuat mata Puspita terbelalak. Karena Fakhira sudah menggunting celana dokternya sebatas lutut seperti celana Puspita.


Kemudian dia membuka jas warna putih yang di kenakannya. Sekarang penampilannya sudah berubah total.


Fakhira kemudian menghapus make up di wajahnya.


"Gimana Pita?? aku sudah boleh jadi kernet??" tanyanya.


"Ya udah!! kalau kakak memaksa ,silahkan!! tapi hati hati ya kak,awas sampai jatuh!! pegangan yang kuat!!' jelas Puspita pasrah.


Fakhira kemudian berdiri di pintu angkot dan bergelantungan sambil berteriak teriak .


"Ayo,naik !!" teriaknya dengan nyaring memanggil setiap orang yang berdiri di tepi jalan.


"Apaan sih kak?? orang nggak bakal naik di gituin!! yang iya,semua orang bakalan takut!!" ledek Puspita.


Puspita kemudian berdiri di samping Fakhira,....


"Simpang tiga!!! titi kuning!!!!"


Suara Puspita seperti biasa nyaring dan lantang.


Dan tiba tiba saja penumpang sudah penuh. Karena banyak di antara mereka yang sengaja menunggu angkot yang kernetnya Puspita .


"Tarik bang, udah penuh!!" Teriak Puspita.


"Beres!!" balas Beni dan langsung tancap gas.

__ADS_1


Para penumpang senyum senyum melihat dua gadis cantik bergelantungan di atas angkot.


Sementara itu sebuah motor sedang mengawasi keduanya dari kejauhan.


Dia begitu terharu melihat Fakhira tertawa lepas dan tidak tertekan seperti biasanya.


Ya!! Dirly sedang mengikuti mereka dari belakang. Sangat jelas di ingatannya kalau Fakhira sudah tidak tertawa lagi lima tahun terakhir.


Dan hari ini, kakaknya bisa tertawa dan berteriak sesukanya. Dirly semakin yakin dengan perasaannya kepada Puspita. Menurutnya gadis ini memang selalu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.


Fakhira akhirnya pamitan setelah di bawa dua kali putaran.


"Bang Beni,makasih ya!! aku senang banget hari ini!! " Ucapnya.


"Sama sama neng!! " Jawab Beni.


"Pita!! kakak pulang ya!! " Ucapnya sambil membuka pintu mobil mewahnya dan melaju meninggalkan Puspita yang melihatnya dengan senyum terharu.


Dia sangat senang kalau bisa membuat orang lain senang.


"Pita,dia siapa??" Tanya Beni.


"Ooo,dia itu kakaknya Dirly!!" Jawab Puspita.


"Aneh ya !! cewek tajir mau jadi kernet!!" Ucap Beni.


"Entahlah Bang!! orang miskin pengen jadi kaya,orang kaya bosan dengan hartanya kali ya !! tapi kenapa nggak berbagi aja dengan orang susah,seperti yang di lakukan bang Aril!!" ujar Puspita.


"Jarang ada orang seperti Aril !! dia memang selalu menolong orang yang sedang kesusahan!!" Sahut Beni.


"Yok bang,kita berangkat lagi!!" Ajak Puspita.


"Kita pulang aja ya!! abang ada keperluan!!" Ucap Beni.


"Terserah abang aja deh!!" Jawab Puspita.


"Abang antar ke depan gang ya!!" Kata Beni.


"Aku nggak pulang ke rumah bang!! aku mau ke tempat kerja ibu saja!! ke warung Enak!!" Jawabnya.


Puspita sudah memutuskan akan pergi ke tempat kerja ibunya ,karena dia sudah trauma dengan kejadian semalam .


"Kok nggak ke rumah ??" Tanya Beni.


Puspita akhirnya menceritakan kejadian buruk yang menimpanya.


"Laporkan aja ke polisi ,manusia seperti itu harus di kasi pelajaran!!" geram Beni.


"Nggak usah bang!! aku kasihan melihat ibuku nanti sedih!! ibuku sangat mencintai laki laki itu!!" Jawabnya.


"Ya udah!! mulai sekarang kamu harus hati hati!! orang licik seperti itu bisa ngelakuin apa pun!!" pesan Beni.


"Makasih ya Bang!! oh iya,aku turun di depan!!" Puspita sudah melihat warung tempat ibunya kerja.


Puspita langsung turun dan masuk melalui pintu samping. Dia melihat Heni sedang bersama dengan setumpuk piring kotor di kamar mandi.

__ADS_1


"Pita,kamu nggak pulang ke rumah??" tanyanya.


"Nggak bu !!" Jawab Puspita.


__ADS_2