Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 18


__ADS_3

Dirly mengantar Puspita di depan gang seperti permintaannya.


Gang Selamat,disana dia melihat Puspita berjalan menuju rumahnya ke dalam kawasan yang sering terkena banjir .


Dirly meninggalkan gang itu dengan perasaan tidak rela. Kalau dia ikut kata hati,ingin rasanya jangan mengantar gadis itu . Ingin rasanya terus bersama dengan gadis yang selalu membuat hatinya nyaman.


Puspita yang polos,tidak banyak tingkah. Puspita yang selalu menolak pemberiannya. Bahkan yang paling lucu,setiap hari Puspita menyetorkan uang sebanyak sepuluh ribu rupiah untuk cicilan ponselnya.


Gadis lugu itu tidak tahu kalau harga ponsel tersebut jutaan rupiah, karena masih baru. Bukan bekas seperti yang di katakan Evan.


Dirly tidak menyadari kalau dari tadi sepasang mata sedang memperhatikannya dengan tajam . Bahkan hampir menangis.


"Awas ya !! aku akan memberi perhitungan kepada gembel itu!!" isaknya.


Ya!! dia adalah Salsa. Dia sedang bersama dengan Marsha dan Karen. Mereka bertiga sedang di bonceng oleh tiga orang cowok dengan motor besar.


"Salsa!! kamu mau cowok itu kita kasih peringatan??" Tanya cowok di depannya.


"Maksudmu apa Aldo??" tanyanya.


"Kita bermain main sebentar!!" Jawab Aldo.


"Dion,Rendi,kalian mau berkeringat sebentar??" tanyanya kepada dua cowok yang masing masing membonceng Marsha dan Karen.


"Siapa nolak??"Jawab keduanya.


Brummm!! Brummmm!!!


Suara motor besar menggelegar di jalanan. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Tidak perduli dengan umpatan dan makian orang orang yang merasa terganggu dengan sikap ugal ugalan mereka.


"Itu dia!! kita salip di tempat sepi!!" Ucap Aldo.


Kedua cowok itu menganggukkan kepalanya.


Mereka kembali melaju dengan kecepatan tinggi.


Dan saat tiba di jalanan yang agak sepi,motor Aldo langsung melaju kencang mendahului Dirly yang sedang melaju dengan perlahan.


Dirly masih menikmati kebersamaan dengan Puspita.


CIIIIIIITTTTT!!!!


Tiba tiba dia harus menginjak rem dengan kuat,karena sebuah motor sudah berhenti tepat di hadapannya.


Motor Dirly hampir terjungkal karena berhenti secara tiba tiba.


Dirly membuka helmnya. Dia langsung kaget melihat Salsa yang ada di atas motor bersama dengan seorang cowok .


Rasa kagetnya berubah menjadi kemarahan.


"Apa apaan kamu Sal??? " tanyanya.


Tapi belum sempat Salsa menjawabnya, dua motor sudah berada tepat di belakangnya. Dan matanya kembali terbelalak melihat Marsha dan Karen juga sudah tiba disana.


Dan yang paling membuatnya geram adalah melihat simbol di jaket cowok yang bersama Marsha cs.

__ADS_1


Simbol Kalajengking!!!


Ya!! itu adalah simbol dari geng motor Kalajengking. Geng yang jadi musuh bebuyutan geng Merpati.


Geng ini selalu menyebut geng Merpati adalah geng banci. Karena tidak pernah turun ke jalan, seperti yang sering di lakukan geng motor pada umumnya.


Geng Merpati juga tidak pernah andil dalam balapan ataupun yang semacamnya. Mereka hanya menjadikan geng Merpati sebagai wadah untuk bersosialisasi ,tidak lebih.


Dan karena anggotanya kebanyakan anak anak muda yang memang sukanya naik motor dan lagi pula mereka memang mampu untuk memilikinya.


Dirly belum melakukan apa apa. Dia masih diam ,menunggu apa yang di inginkan orang orang yang ada di depannya.


Beberapa saat kemudian ketiga cowok itu sudah turun dari motornya masing masing. Mereka menghampiri Dirly yang masih duduk santai di atas motornya.


"Hei!!!!kita bertemu dengan geng Merpati!!! hmmm,geng apa ya??" Ucap Aldo.


"Kamu jangan gitu dong Aldo!! semua orang kan memang sudah tahu kalau itu geng banci!!" ledek Dion.


"Sebenarnya kalian mau apa??" tantang Dirly.


"Waw!! ada darah juga dia!!" Ucap Rendi.


"Bilang saja ,kalian mau apa??" bentak Dirly.


Dia sudah berdiri di samping motornya.


"Kalau kami suruh kamu minta maaf kepada Salsa ,gimana??" Jawab Aldo.


"Maaf ?? untuk apa?? aku nggak ngelakuin apa apa padanya!!" tolak Dirly.


"Kamu sudah membuat teman kami menangis!! mata di bayar mata!! airmatanya harus di bayar dengan airmatamu!!" ancam Aldo.


"Kamu tidak bisa dong memaksa siapapun untuk bersama dengan kamu!! termasuk aku!!" Ucap Dirly.


"Apa kurang nya aku di banding dengan si gembel itu?? aku kurang apa Dirly??" Teriak Salsa.


Dirly diam saja.


"Jawab Dirly!! aku kurang apa dari si gembel itu!!" Teriak Salsa.


"Diam!!! jangan pernah memanggilnya gembel!! kalian yang lebih pantas di sebut gembel!!" balas Dirly.


"Apa?? berani kamu berteriak ke Salsa??" Teriak Aldo. Dia menarik leher baju Dirly.


"Tidak ada yang boleh membuat ratu kami menangis!!" Ucapnya.


Ya!! Salsa adalah anggota geng Kalajengking. Dia di anggap sebagai ratu karena dia sering mengeluarkan uang banyak untuk geng itu.


Salsa adalah anak pengusaha kaya. Ayahnya seorang pengusaha sukses yang sudah mempunyai perusahaan sampai ke luar negri.


Di banding Marsha dan Karen, Salsa lebih tajir. Makanya Marsha dan Karen selalu menuruti kemauannya.


Begitu juga ketiga cowok yang bersama mereka. Ketiganya tidak lebih dari seorang bodyguard.


Makanya mereka tidak rela melihat Salsa sampai menangis karena Dirly.

__ADS_1


BUUUKKK!!!!


Tiba tiba sebuah bogem mentah mendarat di pipi Dirly.


"Akhhh!!!"


Dirly tidak menyangka dengan serangan yang datangnya secara tiba tiba.


"Kalian serius ya??!!" Ucap Dirly sambil memasang kuda kuda dan mengangkat kedua tangannya dan mengepalkan tinjunya.


"Kamu pikir kami main main!!" Jawab Dion.


Dia mencoba melayangkan tinjunya ke tubuh Dirly. Namun Dirly dengan lincah mengelak.


PAAAKKKK!!!!


Dirly melayangkan sebuah tamparan keras ke pipi kiri Dion.


"Aww,sakit banget!!" desis Dion.


"Dasar banci!!" geram Aldo.


Dia berlari menghantam Dirly.


Namun Dirly sudah lebih dulu mengangkat kakinya. Dan....


"Buuukkk!!! kaki Dirly bersarang di perut Aldo.


Rendi melihat kedua temannya meringis kesakitan jadi berang.


Dia kembali kemotornya dan mengambil sesuatu.


Sebuah besi panjang sudah ada di tangannya .


"Taaaakkkk!!!!"


Dia menghantamkan nya ke punggung Dirly.


"Aaaaaaaaaaa!!" Terdengar teriakan kesakitan dan begitu kencang.


Seorang pengamen yang hendak pulang melihat kejadian itu dan langsung mendekatinya.


"Mas Dirly!!! heii!! hentikan!!" teriaknya sambil menghantamkan alat musiknya kepada Aldo dan Rendi.


"Woi!!! tolong!!!" Teriak laki laki itu mungkin memanggil teman teman sekantornya alias sesama pengamen.


Dan seketika dari arah yang berlawanan sekelompok orang berbeda jenis sudah datang menuju ke arah teriakan laki laki itu.


"Ada apa kak Wawan??" Tanya salah seorang di antaranya.


"Kita kabur saja!!" bisik Aldo yang disetujui semua .


Dengan kecepatan tinggi ketiganya langsung meninggalkan tempat itu ,meninggalkan Dirly yang meringis kesakitan.


"Mas Dirly!! mas nggak kenapa kenapa??" Tanya Wawan.

__ADS_1


Mereka adalah para pengamen yang sering menerima bantuan dari geng Merpati yang di dalamnya termasuk Dirly.


__ADS_2