
Hari itu Puspita sengaja pergi ke rumah Tara. Dia penasaran dengan sikap dingin yang di tunjukkan sahabatnya itu.
Puspita di sambut hangat oleh bu Eri ,mamanya Tara.
"Pita!! ayo masuk!! Tara di dalam kamar kok!!" sapanya.
Puspita sudah terbiasa di rumah Tara. Diapun langsung masuk ke dalam kamar Tara.
Tara kaget dengan kedatangan Puspita yang tiba tiba .
"Pita!! ayo masuk!!" panggilnya saat melihat Puspita berdiri di depan pintu kamar yang sedang terbuka.
"Boleh???!!" Tanya Puspita.
Tara merengut mendengar pertanyaan Puspita. Dia langsung berdiri dan menarik tangan Puspita dengan kuat dan mendorongnya ke atas ranjang.
"Pita!! maaf ya,sikap ku di sekolah tadi!!" ujarnya perlahan.
"Itu yang ingin aku tanyakan!! kenapa kamu melakukannya??" geram Puspita .
"Pita!! aku pengen banget masuk ke geng Laba laba!! sejak dulu aku memang sudah mengaguminya!! itulah sebabnya aku mengajak kamu masuk ke sekolah itu!!" Jawab Tara.
"Apa? kamu berniat masuk ke geng Laba laba??" Puspita tidak percaya dengan rencana Tara.
"Kamu nggak marah kan?? " Tanya Tara hampir tidak kedengaran.
"Untuk apa pula aku marah!! itu kan hak kamu!! tapi kita bakalan jadi musuh!!" Jawab Puspita.
"Pita!! aku minta tolong ya!! kita tuh musuhan di sekolah saja!! jangan di semua tempat!!" pinta Tara.
"Kita lihat saja nanti!!" Jawab Puspita. Dia langsung berdiri dan melangkah keluar.
Tara mengikutinya dari belakang,wajahnya seolah tidak rela dengan keputusan Puspita.
Seperti halnya dengan Puspita yang juga tidak rela dengan keputusan Tara.
"Selamat ya Tara!! kamu akan bergabung dengan cewek cewek tajir!!" Ucapnya sebelum pergi.
"Pita!!!!" Panggil Tara setengah menangis.
Sebenarnya hati nya masih ragu untuk masuk ke geng laba laba. Namun keinginannya dan impiannya sangat besar untuk bergabung dengan Marsha cs.
Sementara itu Marsha sedang bersama dengan kedua temannya . Ketiganya sedang duduk di kolam renang milik keluarga Dirga,orang tua Marsha.
Ketiganya sedang memeriksa kertas yang sudah menumpuk di depannya.
"Hmm,banyak juga ya yang ngantri ingin masuk ke geng kita!!" Ucap Karen.
"Ya iyalah!! geng tajir gitu loh!! siapa yang nggak mau gabung,kecuali si gembel itu!!" Jawab Salsa.
"Ah ,dia hanya nggak sanggup gabung sama kita!! secara kan ,ekonomi nya kan jauh banget dengan kita!!" Sahut Marsha sambil melihat kertas satu persatu.
Kemudian matanya langsung tertuju kepada sebuah nama,Tara Lestari!
"Aku sudah dapat pilihan!!" Ucapnya.
"Siapa??" Tanya Karen.
"Tara!! kita harus menariknya jadi anggota geng!!" Jawabnya.
__ADS_1
"Tara???apa dia cocok?? anak itu kan agak bloon,walaupun sedikit tajir!!" Sahut Salsa.
"Biar aja bloon!! aku hanya ingin agar si gembel itu nggak punya sahabat !! si Tara itukan sahabat dekatnya!! nah ,kalau kita menarik Tara bersama kita,otomatis Tara akan menjauhi si gembel itu!!" jelas Marsha.
"Fantastis!! jenius!! benar benar cerdik!!" Puji Karen.
"Iya dong ,Marsha!!"
"Ya sudah!! besok kita akan mengumumkannya,oke!!" Kata Marsha.
"Oke!!!" Jawab Karen dan Salsa bareng.
***
Pagi pagi sekali,semua cewek di SMU Bina Kasih yang ikut dalam pencarian oleh geng Laba laba merasa penasaran siapa yang akan di pilih oleh ketiga cewek itu.
Termasuk Tara. Dia juga penasaran .
Namun ketika Marsha memberikan sebuah gelang berhias gambar laba laba dia pun lega karena dia yang sudah terpilih.
"Ingat Tara!! kamu harus mengikuti peraturan yang ada di geng kita dan kita harus selalu bersama!! paham???" Ucap Marsha.
"Oke!! aku ngerti kok!!" Jawab Tara sangat riang.
"Kamu harus menuruti perintah kami selama sebulan dari sekarang!!" Sambung Karen.
"Ingatkan peraturannya??" Tanya Karen.
"Ingat kok!!" Jawab Tara.
Ya ! dia tidak akan pernah lupa,kalau sebelum mengikuti pencarian itu ,mereka sudah memberikan satu persyaratan yaitu memenuhi semua permintaan ketiga anggota geng Laba laba selama sebulan.
"Yok!!"
Ketiganya mengikuti Salsa yang sudah jalan duluan.
Tara merasa bangga sudah resmi menjadi anggota geng Laba laba.
Karena kalau sudah menjadi anggota geng Laba laba,semua siswa akan menjadi temannya. Semua nya akan bersikap ramah. Dan yang pasti,akan selalu kebagian barang barang import yang selalu di pamerkan ketiganya.
Dan hari itu,saat lewat semua cewek dan cowok menegur mereka dengan ramah. Karena di sekolah itu ada sebuah fasilitas yang hanya di miliki oleh ketiga pemilik saham.
Dan hanya anak dari ketiga pemilik saham itu yang boleh memasukinya.
Yakni fasilitas musik dan peralatan olahraga.
Dan Marsha salah satunya.
Di gedung itu tersedia berbagai peralatan musik dan peralatan olahraga lengkap dengan instrukturnya.
"Ayo Tara,bersih kan mulut kita !!" Ucap Karen.
Tara menganggukkan kepalanya. Dia mengambil tisu dan melap bibir ketiga temannya.
"Aduh!! sepatuku juga kena kuah bakso!! lap dong!!" Kata Salsa.
"Baiklah!!"
Tara kembali mengambil tisu ,namun lebih banyak dan jongkok kemudian melap sepatu Salsa.
__ADS_1
Dan pas sedang melakukan itu,Puspita lewat. Dia menatap Tara dengan tajam.
"Hallo,kamu di jadikan anggota geng atau jadi jongos!!" ledeknya.
"Pita!! jangan ikut campur!! pergi sana!!" usir Tara.
Dia takut Puspita jadi penghalangnya masuk ke geng laba laba.
"Hei gembel!! mau makan bakso ya???" Tanya Karen.
"Mana mungkin!! dia kan nggak punya uang bayar bakso!!" Sahut Salsa.
"Hei!! bakso bukan makanan orang pintar!! itu tuh makanan orang bodoh kek kalian !!" Jawab Puspita tidak mau kalah.
"Hhhh!!! kapan ya,aku bisa memberikan pelajaran kepada si gembel itu!!' desis Marsha.
"Sabar !! kita pasti akan bisa memberikan dia perhitungan yang tidak akan pernah di lupakannya seumur hidupnya!!" hibur Salsa.
"Kamu mau kan bantu kita??" Tanya Salsa kepada Tara.
"Ma....ma..u..kok!!" Jawab Tara gugup.
"Bagus dong!! kita satu geng,jadi semua kesulitan harus kita hadapi bersama. Musuh kita juga sama, teman kita juga sama!!"
Tara mengiyakan semua perkataan teman satu gengnya.
Puspita sangat geram melihat perlakuan Marsha cs ke Tara. Dan dia juga yakin kalau geng Laba laba tidak beneran menerima Tara sebagai anggotanya. Mereka pasti ada niat lain di balik nya.
"Aku harus selalu mengawasi Tara,aku tidak mau terjadi sesuatu kepada nya!!" gumamnya geram.
Dia semakin geram saat melihat kejadian sepulang sekolah.
Tara di suruh membawa tas ketiga temannya. Tara berjalan terseok seok sambil membawa tiga tas sekaligus.
"Tara, Tara!! kasihan di kibulin!!"gumam Salsa tertawa dalam hati.
"Enak dong!! punya asisten gratis!!" Marsha juga tertawa dalam hati sambil melihat Tara yang kerepotan membawa tas mereka.
Sedangkan Puspita semakin marah ,dan dia punya rencana untuk Tara.
Puspita berjalan dengan cepat cepat dan sengaja menabrak Tara. Tara terjatuh dan tas yang ada di bahunya jatuh .
Dan dengan sengaja Puspita menendang salah satu tas hingga terpental jauh.
"Heii!!! apa yang lo lakukan!!' Teriak Marsha saat melihat tas importnya di tendang sama Puspita.
Puspita tidak perduli dengan teriakan Marsha, dia kembali menendang tas yang lain.
"Hei!! tas ku!!!" Teriak Salsa. Dia langsung lari mengambil tasnya.
Karen jadinya juga berlari dan mengambil tasnya sebelum di tendang sama Puspita.
"Nah ,gitu dong!! bawa tas masing masing!! " Ucap Puspita sambil berjalan meninggalkan ketiganya dengan santai.
"Iiiihhh!! sebelll!! kapan sih kita kasih dia pelajaran??" Jerit Salsa.
Marsha diam saja . Namun hatinya sangat panas seperti lahar panas yang suatu saat pasti meledak.
Dan Dirly juga sedang melihat semuanya yang membuat nya semakin khawatir dengan gadis itu. Karena dia tahu kalau Marsha tidak akan tinggal diam .
__ADS_1