Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 17


__ADS_3

Sudah dua hari Tara di rawat di rumah sakit. Kusuma dan istrinya sudah datang dan menjaga Tara. Puspita terpaksa meninggalkan Tara karena hari ini pembagian raport.


Dan hasilnya sangat memuaskan untuk Puspita. Dia berhasil naik kelas plus menjadi peringkat pertama di kelasnya dan menjadi juara umum.


Tepuk tangan dan decak kagum terus di tujukan kepadanya. Puspita masih berhak mendapatkan beasiswa karena nilainya tidak pernah turun sejak dia masuk ke sekolah itu.


"Selamat ya!! sudah jadi juara umum !!" Ucap Kartika ,kakak kelasnya yang selama ini menyandang gelar juara umum.


"Terima kasih kak!!" Jawab Puspita.


Kartika pergi meninggalkannya. Kakak kelasnya itu sangat ikhlas menerima kekalahannya tidak seperti Marsha cs.


Mereka malah tidak rela kalau Puspita mendapatkan semua itu.


"Apa susahnya mengalahkan si gembel itu?? ini malah kak Kartika yang di buatnya mundur dari jabatan!!" geram Marsha.


"Oh ya Marsha!! katanya bokap mu mau membantu kita,kenapa sampai sekarang dia masih berada di sekolah ini ??" tanya Salsa.


"Iya dong Marsha!! aku juga akan minta bantuan nyokap dan bokap deh!!" Sahut Karen.


"Aku akan mendesak papa untuk mengeluarkannya dari sekolah ini!" dendam Marsha.


"Iya dong Marsha!! semua orang mulai mendekatinya dan mereka semakin dekat dengannya!! apalagi Dirly,mereka terlihat semakin akrab!!!" geram Salsa.


"Sabar dong!! kalian tunggu aja hasilnya!!" hiburnya.***


Malam itu Marsha sedang marah marah di rumah nya. Dia memarahi siapapun yang di temuinya.


Dirga juga kena sasaran kemarahan nya.


"Marsha, katakan kamu mau apa sayang !!" bujuk Dirga.


"Papa sudah lupa dengan janji papa!!" Sahut Marsha berang.


"Janji apa??"


"Tuh kan!! papa lupa deh!!" sungut Marsha manja.


"Janji apa sayang !! coba katakan, papa lupa janji yang mana!!" Kata Dirga.


"Janji papa untuk mengeluarkan si gembel itu dari sekolah!!' jawab Marsha.


"Ooo ,papa memang lupa sayang!! ya udah ,nanti setelah kalian kembali sekolah,papa akan menepati janji papa!!" Ucapnya.


"Janji ya pa!!" rajuk Marsha.


"Iya sayang !!! apa yang nggak buat putri papa!!" ujar Dirga sambil menarik Marsha ke pelukannya.


***


Liburan ini Puspita banyak menghabiskan waktu di bengkel. Karena penumpang juga sepi. Lagian Beni sebenarnya bukan seorang supir angkot. Semua itu do lakukannya atas permintaan Aril ,bos nya.


Beni adalah seorang bos angkot. Dia mempunyai puluhan angkot yang di sewakan di mana.mana. Dan semua itu atas bantuan Aril. Aril yang sudah menariknya dari dunia keras yang bergelimpang kejahatan.


Beni dulunya adalah seorang copet. Dia mencopet hanya untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya sehari hari. Dia tidak punya kerjaan lain selain itu.


Namun ketika pada suatu hari,dompet Aril sudah ada di tangannya. Dompet itu berisi uang yang sangat banyak ,bersama dengan Ktp dan kartu Atm lainnya.

__ADS_1


Beni membaca sebuah alamat dan mendatanginya.


"Kenapa dompetku ada padamu??" Tanya Aril.


"Aku seorang copet!! jadi dompet anda berhasil saya copet!!" Jawabnya.


Hari itu Beni mendatangi Aril ke rumahnya di kawasan elit.


"Kenapa kamu kembalikan?? kenapa tidak kamu ambil saja uangnya?? kamu kan copet!!" Sahut Aril tidak paham.


"Uang itu terlalu banyak!! aku hanya perlu untuk makan sehari hari, lagi pula disana banyak dokumen yang pasti anda perlukan!!" Jawab Beni.


Aril menatap pencopet itu.


"Kamu mau kerja lain??" tanyanya.


"Mau dong pak!!" Jawab Beni.


"Tapi kamu kerja apaan ya!! ujar Aril bingung. Karena Beni tidak punya sekolah.


"Kamu bisa bawa mobil??" tanyanya


"Aku pernah jadi supir angkot !" Jawab Beni.


"Ooo,rumah mu di mana??" tanyanya.


Beni menyebutkan sebuah alamat.


"Ya udah !! sekarang kamu pulang saja,aku akan datang ke rumah mu!!" Ucap Aril.


Beberapa hari setelah itu, Aril sudah tiba di rumah Beni membawa sebuah angkot.


"Baik pak!!! aku janji ,tidak akan ada lagi copet yang bernama Beni!!" janjinya.


"Jangan cuma nama Beni dong yang hilang!! kamu harus mengajak teman teman copetmu untuk meninggalkan pekerjaan itu!! kalau perlu kita akan tambah lagi angkotnya!!" Usul Aril.


Dan atas usahanya mengajak semua copet untuk meninggalkan kerjaan bodoh itu, Aril pun menepati janjinya memberikan angkot kepada siapapun yang mau.


Dan sewa angkot tersebut Beni lah yang mengurusnya,yang di gunakan untuk keperluannya dan sebagian untuk dana anak anak jalanan yang putus sekolah.


***


Puspita menghabiskan liburannya di bengkel. Disana dia lebih banyak mengenal anggota geng Merpati yang salah satunya adalah Dirly.


Dia juga ikut menyelenggarakan dana bantuan yang berupa peralatan sekolah untuk anak anak jalanan.


Hubungannya dengan Dirly mulai membaik. Dia mulai kagum dengan sifat sosial dari anak tajir melintir itu.


Seperti malam ini,Puspita pergi bersama dengan Dirly dengan motor besar nya yang super mahal itu.


Mereka mutar mutar berkeliling kota. Dirly mengajak Puspita makan di sebuah restoran mewah,namun Puspita menolak.


"Aku takut perutku sakit!! " dalih nya.


"Kok bisa??" Tanya Dirly.


"Cacingnya kaget dengan makanan mahal!!" Jawab Puspita.

__ADS_1


"He..he..he..!! masa cacingnya tahu itu makanan mahal!!" Jawab Dirly.


"Jadinya kita makan dimana dong?? peerutku udah lapar nih,cacingnya udah mulai demon!!'


"Kita ke warung nasi aja ya!!" Usul Puspita.


"Oke!! disana juga makanannya enak!!" Jawab Dirly.


Tidak berapa lama ,keduanya sudah duduk di sebuah warung nasi Betawi.


Sambil menunggu pesanan keduanya duduk sambil melihat lihat sekeliling yang semuanya sedang asyik dengan santapannya.


Tiba tiba seorang laki laki masuk. Kelihatannya laki laki itu baru datang dari kampung.


Dia mendekati Puspita dan Dirly.


"Dek,kalau di kota, bilang tauco apa ya??" tanyanya.


Dirly dan Puspita bingung dengan pertanyaan nya yang tiba tiba.


"Aah sudahlah!! di tanya begitu saja bingung!!" Ucapnya dengan gaya khas batak.


"Hei,nona,tolong nasi sepiring takusah sepiring!!" pesannya dari meja.


Gadis yang ada di bagian menghidang jadi bingung. Dia pikir ada orang Gila yang masuk ke dalam warung.


Gadis itu masuk dan keluar bersama dengan seorang laki-laki .


"Kamu mau apa??'" Tanya laki laki itu galak.


"Aku pesan,nasi sepiring ,takusah sepiring!!" Jawab Laki laki dengan gaya bataknya.


"Apa?? kamu mempermainkan kami ya??" bentaknya.


"Siapa yang mempermainkan kau!! aku hanya minta nasi !! kamu takut aku nggak bisa bayar!! ini ,nih ,uang ku !!" laki laki itu mengeluarkan segepok uang dari sebuah tas usang.


"Aku nggak butuh uang mu !! keluar sana!!" Teriak laki laki penjaga warung.


"Bah!! kenapa aku di usir !!" laki laki itu jadi bingung.


Dirly datang menghampiri si penjaga warung.


"Bang!! coba abang suruh dia menunjuk yang di inginkannya!! dari pada ribut ribut!!" Usul Dirly.


"Baiklah!! ayo sini!! sebetulnya kamu mau apa ?" Tanya si penjaga warung sambil menarik tangan laki laki itu.


"Aku mau itu!! yang ada cabenya di potong potong bersama sayuran lainnya!! pasti enak itu!!" Ucapnya.


"Ooo,itu namanya tauco!!" ujar laki laki penjaga warung.


"Bah!! namanya juga tauco !! sama dengan di kampung saya!!" Ucapnya.


"Ya udah!! abang tunggu saja di meja!! aku akan buatkan tauco yang banyak!!"


Semua orang tertawa terpingkal pingkal ,termasuk laki laki polos itu.


Puspita juga tertawa sampai perutnya sakit.

__ADS_1


"Itu namanya berbeda beda tetapi satu!!" Ucapnya sambil menatap kembali laki laki itu yang sudah makan dengan lahapnya.


__ADS_2