Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 26


__ADS_3

"Tuan Muda memang aneh!! setelah menghajar habis habisan, eh malah di kasih uang berobat!!" gumam Evan.


"Kamu kenapa ??" Tanya Dirly yang sepintas mendengar Evan menggumam.


"Nggak ada tuan muda!! kita pulang yok!! besok sekolah!!" ajak Evan.


Dirly mengangguk dan mengambil motornya dan kembali melaju setelah Evan melaju duluan dan mereka berpisah di sebuah Simpang.


Dirly juga langsung pulang ke rumahnya. Hatinya sedikit lega setelah memberikan sedikit pelajaran kepada bapak tirinya Puspita.


****


pagi pagi sekali Dirly langsung mengantar Puspita pulang ke rumahnya. Heni sangat kaget melihat Puspita pulang pagi.


Pikiran buruk langsung menguasainya dan itu sangat membuatnya marah.


"Puspita, apa yang kamu lakukan ini?? kelayapan sampai pulang pagi!!" geram Heni.


"Aku nggak kelayapan kok bu,aku terpaksa menginap di rumah Dirly !!" Jawab Puspita.


"Terpaksa!!! kenapa bisa??" Tanya Heni masih tidak percaya.


"Tanya aja sama suami tercinta mu itu!!" ketus Puspita.


"Apa lagi yang sudah di lakukannya sih??" Tanya Heni langsung masuk ke dalam kamar dan menarik Danu keluar.


"Apa yang sudah kamu lakukan kepada Pita??" bentak Heni.


Danu melirik Dirly yang masih berada di sana dan menatapnya dengan tangan terlipat di dada.


Danu langsung berlutut dan terisak .


"Aku minta maaf!! aku memang sedang di kuasai pengaruh minuman,jadi aku tidak sadar sudah melakukannya!!" Ucapnya.


"Hmm!! laki laki ini sangat licik!! jelas jelas tadi dia tidak minum!! aku harus memperingatkan Puspita supaya berhati hati!!" Ucap Dirly dalam hati.


"Baiklah Danu!! untuk kali ini aku maafin kamu!! tapi kalau kamu melakukannya lagi,aku tidak akan segan segan melaporkan kamu kepolisian!!" ancam Heni.


"Iya Heni!! aku janji tidak akan melakukannya !!" Sahut Danu.


Puspita langsung bersiap dan berangkat ke sekolah. Dirly menolak berangkat bareng.


Hal itu membuat Puspita jadi jengkel.


Dia merasa kalau Dirly sengaja karena malu bersama dengannya karena perbedaan ekonomi diantara mereka.


Puspita tidak tahu apa alasan di balik semuanya.


"Hhhh!! Dirly malu ya jalan sama ku!!"gumamnya.

__ADS_1


Dan Puspita merasa tidak perlu lagi mengharapkan perasaan dari Dirly. Dan dia memutuskan untuk menjaga jarak atau lebih baik dia menjauhinya.


Puspita masuk ke dalam kelas dengan langkah gontai.


"Pita!! kamu udah datang!! aku sudah punya tiga anggota yang mau gabung di geng kita!!" Sapa Tara yang wajahnya terlihat sangat riang.


"Bagus dong!! " Jawab Puspita.


"Sekarang kalian pergi ke tempat sablon dan mencetak nama geng di belakang jaket!!"


"Waw!! itu sangat bagus!! " sorak Tara. Eria dan Gaby sudah datang dan langsung ikut bergabung.


"Pita!! kamu ikut dong!! aku akan beliin kamu jaket hitamnya deh!!" Ajak Eria.


"Nggak usah!! tapi kalian tidak perlu takut,aku akan terus memantau geng ini!!" tolak Puspita.


Puspita memang sudah merencanakan apa saja yang akan di lakukan geng Asyik.


Makanya dia merasa tidak akan bisa mengikutinya karena akan terbentur oleh biayanya nanti.


Ketiga temannya terlihat kecewa dengan keputusan Puspita.


"Aahh ,nggak seru dong kalau kamu nggak ikut!!" resah Tara.


"Kita tetap berteman kok!! aku juga akan ikut bergabung dengan kalian dan akan membuat geng ini jadi maju dan akan menjadi kebanggaan di sekolah!!" tegas Puspita dengan semangat.


***


Sementara itu Melani pergi ke sekolah dan meminta surat identitas Puspita. Dan dia langsung kecewa karena melihat nama ayah di surat itu bukanlah Pandi Wijaya melainkan Wahyudi.


Dia merasa sangat kecewa. Karena dia sangat berharap kalau Puspita adalah keponakannya yang sudah lama di carinya.


Akhirnya karena kecewa ,Melani pergi ke makam Denia.


"Denia,aku tidak tahu dimana keberadaan kakak ku!! aku ingin mencarinya tapi aku tidak tahu dimana!!" Ucapnya sambil mencabut beberapa rumput kecil yang ada di makam Denia.


Belakangan Melani memang sudah bisa menduga kalau semua yang terjadi dalam rumah tangga kakaknya adalah akibat kelicikan Dirga.


Dirga ingin menjadi orang kaya. Dirga adalah teman sekolah Denia yang bertemu secara tiba tiba.


Dan Dirga berhasil memporak porandakan rumah tangga Denia. Dan dengan kelicikannya dia bisa menikahi Denia.


Bahkan semua juga masih menduga kalau kematian Denia adalah ulah Dirga. Karena pernikahannya hanya bertahan dua bulan saja.


Sekarang bertahun tahun sudah berlalu,Melani kembali mengingat kakaknya.


Melani masih duduk di sisi makam Denia dan sesekali mengusap nisannya.


Akhirnya setelah puas mengeluarkan kesedihannya,Melani menaburkan bunga yang sudah di bawanya.

__ADS_1


Kemudian Melani pergi meninggalkan pemakaman itu.


Namun Melani tidak menyadari kalau Aril mengawasinya dari kejauhan.


Aril ingin mendekat,namun pertengkaran tante Mella ,begitu dia memanggilnya dengan mamanya,terlintas kembali di matanya.


"Tante Mella!!" gumamnya. Namun dia tidak berani menghampirinya karena masih terbayang saat Tante Mella mendorongnya dan menolak kedatangannya.


Masih jelas di ingatannya saat mamanya baru saja di makamkan,Aril pergi menemui tantenya.


Namun Aril belum mengatakan apapun,tante Mella sudah mendorongnya keluar dan mengusirnya dari sana.


"Pergi kamu!! aku akan menerima kamu kalau kamu bisa membawa papamu ke rumah ini!!" Teriak Melani saat itu.


Aril kecil hanya menangis dan kembali pulang ke rumahnya. Dia harus pasrah menjalani hidup bersama dengan papa tirinya,Dirga.


Karena semua harta atas nama Aril,Dirga tidak bisa menyingkirkannya dan harus merawatnya seperti seharusnya.


Aril memang masih beruntung,karena sebelum meninggal Denia berhasil mengatas namakan seluruh harta dengan nama Aril.


Sejak itu hidup Aril memang tidak bahagia,namun Dirga tidak berani menyingkirkannya ataupun menyakitinya karena pengacara keluarganya adalah orang yang baik dan jujur.


Aril menepiskan semua bayangan dari masa lalunya dan melangkah menuju makam mamanya.


Sementara itu Melani juga kembali mengingat kejadian hari itu. Dimana dia dengan kejamnya mengusir Aril dari rumahnya tanpa tahu apa yang sudah menimpa keponakannya .


"Aku harus mencari Aril!! " Ucapnya.


"Pak! kita ke perumahan Rahayu!!" Ucapnya kepada supir pribadi nya,Soleh.


"Baik nyonya!!" Jawab Soleh.


Soleh memutar mobil dan pergi menuju tempat yang di maksud oleh majikannya.


Mobil sudah memasuki perumahan Rahayu. Melani menyuruh Soleh belok kiri dan berhenti di depan sebuah rumah yang sangat besar.


Melani menekan bel berkali kali.


Seorang perempuan setengah baya keluar.


"Cari siap bu?? nyonya dan Tuan tidak ada di rumah!!" Jawab perempuan itu yang ternyata adalah seorang asisten rumah tangganya.


"Oh ya bi,kamu sudah lama kerja dengan pak Dirga??" Tanya Melani.


"Sudah bu!! saya kerja disini sudah lebih sepuluh tahun!!' jawab nya.


"Kamu kenal dong anak tiri pak Dirga yang bernama Aril??" selidik Melani.


"Oo,tuan Aril!! kenal dong bu!! tapi sejak pembagian harta ,tuan Aril tidak boleh lagi datang ke rumah ini, karena rumah ini hak pak Dirga!!" jelas sang Bibi.

__ADS_1


__ADS_2