
Mang Kosim bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke dalam.
Dia sedang menemui Andi.
"Andi, cepat hubungi tuan muda!! jangan terlambat, aku takut orang suruhan tuan besar akan sampai ke sini dan menggagalkan semuanya!!"
Namun ucapannya tidak di hiraukan Andi, karena laki laki itu sedang berbicara serius dengan seseorang.
"Kamu datang saja kesini dan buktikan kalau aku tidak pernah mengkhianatimu!!" Ucap nya kepada seseorang.
"Apa ayah?? " tanyanya.
"Cepat hubungi tuan muda!! dia harus cepat !!" desak Mang Kosim.
"Iya yah, aku akan menghubunginya!!" Jawab Andi.
Beni melihat ke luar rumah mang Kosim yang sederhana. Hatinya berdetak heran melihat beberapa geng motor sedang lalu lalang di depan rumah. Mereka seolah olah sedang mengawasi dan berjaga jaga.
Dan dia semakin heran melihat motor Evan berhenti di depan rumah bersama dengan Dirly.
"Tuan Muda!! kan lagi koma, kok sudah sampai disini??" gumamnya heran.
Dirly langsung masuk, dan duduk di samping Puspita.
"Cepat pak, nggak usah pakai acara acara yang lain lain, langsung aja!!" desak Dirly.
"Jadi benar ini calon pengantin laki laki??" Tanya si penghulu yang merasa heran karena tidak melihat Dirly berbusana pengantin.
"Benar pak, aku akan menikah dengan dia!!" Jawab Puspita lega.
Seorang laki laki yang merupakan wali nikah Puspita mengucapkan akad dan di Jawab oleh Dirly dengan sempurna.
"SAYA TERIMA NIKAHNYA PUSPITA MAHARANI DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI"
"Sah??"
"Sah!!!"
Semua orang mengangkat tangan satu sang ustad membacakan doa yang di aminkan oleh semua yang hadir disana.
Setelah meminta restu kepada Heni yang di sambut dengan cucuran airmata. Dirly menarik tangan Puspita.
"Kita pergi sekarang!! jangan sampai papa datang bersama dengan anak buahnya, akan ada keributan nanti!!" Ajak Dirly.
"Mang kosim, Andi, Terima kasih banyak, sudah mau membantu kami!!" Ucapnya.
Mang kosim kemudian memberikan dua buah buku nikah.
"Ini harus kalian bawa, bukti kalau kalian sudah menikah!!" Ucapnya .
Dirly juga memberikan sebuah bungkusan amplop ke tangan mang Kosim.
"Nggak usah tuan muda!! kalian lebih membutuhkannya!!" tolak Mang kosim.
__ADS_1
"Tolong di ambil Mang!! aku tidak akan pernah melupakan semua kasih sayang yang sudah kalian berikan kepadaku!! "
"Pita, apa ini?? " Tanya Heni berbarengan dengan Beni.
"Maafkan aku!! aku harus melakukqn ini, aku harus mengikuti permainan papa Dirly dengan setujui nikah!! tapi Dirly tidak mengijinkannya dan memilih jalan ini!!" jelas Puspita.
"Trus kalian akan kemana??" risau Heni.
"Kami akan pergi ke suatu tempat!! tolong jaga ibu ya bang Beni!! suatu hari nanti aku pasti kembali!!" Ucap Puspita sambil memeluk Heni dan langsung berlari dan naik ke atas motor Dirly.
Mereka sudah di beri kode kalau anakbuah Abimanyu sudah menuju ke sana.
Dengan kecepatan tinggi Dirly melaju meninggalkan rumah mang kosim .
Keduanya melaju menembus jalanan alternatif yang sudah di siapkan sebelumnya menuju ke sebuah tempat yang jauh di daerah sebuah dataran tinggi.
****
Abumanyu kaget tidak karuan mengetahui kalau Dirly sudah tidak ada di tempatnya.
Abimanyu langsung berteriak teriak sambil memanggil perawat.
"Suster, cepat kesini!! anakku Dirly kemana, kenapa tidak ada lagi disini??" Teriak Abimanyu dengan sangat marah.
"Ka...kami tidak tahu pak!! anak bapak kan tadi disini saat kita tinggalkan !!" Jawab Gea.
"Aaahhh!! jangan jangan....!!" Abimanyu langsung teringat sesuatu.
Dia kemudian berlari menuju pintu ke luar. Abimanyu langsung menghubungi Andi, namun yang di hubungi malah mericek panggilannya.
Abimanyu sangat gusar. Dia mulai menerka apa yang sudah terjadi.
"Bodoh!! kenapa aku bisa kecolongan??" geram Abimanyu sambil mengusap kepalanya.
Abimanyu sangat marah bercampur bingung.
"Aku harus kesana dan memastikan semuanya!! mudah mudahan dugaan ku ini salah!!" gumamnya sambil berjalan ke parkiran.
Abimanyu langsung melaju dengan mobil mewahnya. Tidak lupa dia memanggil beberapa anak buahnya untuk ikut serta.
"Awas kamu Dirly, kalau sampai kamu melakukan apa yang sedang ku pikirkan, lihat saja, gadis itu akan ku habisi!!" geram Abimanyu.
Abimanyu melaju dengan sangat cepat. Dia sudah tidak sabar melihat dan mengetahui apa yang sudah terjadi.
Dan setelah sampai di depan rumah mang Kosim....
"Kosim!! keluar kau, dimana Andi??" Teriak Abimanyu.
Mang Kosim keluar , dia sudah siap untuk menghadapi Abimanyu.
"Tuan besar, maafkan saya!! saya tidak bisa mengikuti permintaan tuan!!" ucap Mang kosim menundukkan kepalanya.
"Maksudnya apa kosim????" Teriak Abimanyu.
__ADS_1
"Andi tidak jadi menikah dengan Puspita tuan!!" lirih Mang Kosim mulai ketakutan melihat kilatan kemarahan di mata Abimanyu.
"Apa????mana Puspita?? cepat katakan dimana dia!!" Teriak Abimanyu.
"Dia sudah pergi!!" Jawab Mang kosim semakin ketakutan.
"Pergi kemana?? apa kamu sudah tidak waras?? aku sudah menyuruh Andi untuk menikahi Puspita, aku juga sudah mengeluarkan uang untuk itu, kenapa kalian malah membiarkan dia pergi!!" bentak Abimanyu semakin marah.
"Tuan Muda yang membawanya pergi!!" lirih Mang Kosim.
Baaarrrrr!!!!
Abimanyu langsung menumbuk dinding rumah mang kosim yang terbuat dari papan.
"Hah, pergi bersama dengan Dirly?? jadi Dirly kemari?? apa yang sudah mereka lakukan??' " tanyanya semakin marah.
"Keduanya sudah menikah tuan!!" jelas mang Kosim.
"Dasar bodoh!! semuanya bodoh!! bodohh!!" maki Abimanyu.
"Kosim, kamu pasti tahu mereka pergi kemana!!" todong Abimanyu.
"Tidak tuan!! Tuan Muda tidak memberi tahukan kemana mereka akan pergi!!"
"Bohong!!" Abimanyu dengan kemarahan yang sudah memuncak langsung menarik leher Mang Kosim.
"Kamu pasti bohong!! kamu pasti yang sudah mendukung mereka berdua!! sekarang , cepat katakan kemana mereka pergi!!" Teriak Abimanyu.
"Aaaaakkkk, sakit tuan!!" Kosim meringis menahan sakit akibat cengkraman tangan Abimanyu.
"Cepat katakan!! kemana Dirly membawa gadis bodoh itu!!" bentak Abimanyu.
Kosim sudah tidak bisa mengatakan apa apa. Dadanya terasa sesak dan sakit.
"Cepat katakan!! aku tidak akan segan segan untuk membunuhmu!!" ancam Abimanyu.
Di saat yang genting itu, seseorang tiba tiba menarik tangan Abimanyu dari leher Mang Kosim.
Dia juga mendorong Abimanyu dengan sangat kuat, hingga laki laki yang sudah di rasuki setan itu terhempas ke lantai.
"Lepaskan ayahku tuan besar!!" tegas laki laki itu yang tidak lain adalah Andi.
Abimanyu semakin gusar dan emosinya semakin melihat tatkala melihat Andi.
Sementara itu anak buahnya langsung mendekat saat Andi dengan sengaja menjatuhkan bos mereka.
BUUUUKKKK!!!
Sebuah pukulan langsung mendarat ke wajah Andi.
"Berani sekali kamu menjatuhkan bos !! cari masalah ya!!' gertak salah satu anak buah Abimanyu.
"Kalian nggak punya mata?? bukankah dia yang sudah cari masalah?? apa pantas orang tua seperti ini di perlakukan seperti itu!!" tantang Andi.
__ADS_1
"Berani kamu ya !! hajar dia!!" geram Abimanyu mendengar ucapan Andi yang di anggapnya sangat lancang.