
Puspa juga menangis dan balas memeluk Aril.
"Kakak!! aku benar punya seorang kakak??" isak Atikah.
"Iya sayang!! mulai sekarang kamu tidak akan kakak biarkan pergi dari sisi kakak!!" isak Aril sambil merapikan rambut yang berserakan di dahi Atikah.
"Kakak!! aku senang sudah bisa menemukan kakak!! aku luntang lantung, sejak ayah meninggalkan aku!!" Ucap Atikah dengan penuh kesedihan.
"Mulai sekarang,kakak akan mengurus mu dan memenuhi segala permintaan kamu!!" Janji Aril.
Aril kemudian kembali memeluk nisan dan menangis dengan sedih. Harapan dan pencariannya ternyata membawa hasil yang memilukan. Walaupun dia bahagia sudah menemukan adiknya yang sangat di rindukannya.
Aril memegang tangan Atikah dan membawanya keluar dari makam. Dia kemudian membawa Atikah langsung pulang kerumahnya di perumahan elit di kota itu.
Aril sudah lama tidak pulang ke rumah. Karena dia merasa tersiksa dan kesepian.
Aril seorang Ceo di perusahaan yang didirikannya sendiri. Aril tidak mau bersangkutan lagi dengan Dirga. Makanya dia tidak membuat perusahaan yang sama dengan ayah tirinya itu.
Aril membangun sebuah perusahaan di bidang makanan dan perusahaannya juga banyak mengeluarkan produk yang sangat terkenal di pasaran.
Wijaya Food,sudah menjadi sebuah perusahaan yang terkenal dan sedang berkembang.
Aril membangun perusahaan dengan kejujuran dan jauh dari kata penipuan.
Dia mengolah produk dengan bersih dan higienis sehingga masyarakat mengakui semua produknya.
Aril mbawa Atikah masuk kedalam rumah yang besar megah. Laki laki berusia dua puluh delapan tahun itu sangat senang telah menemukan adiknya.
"Bi,siapakah makanan!!" teriaknya dari pintu masuk.
"Kak,ini rumah kakak??" kagum Atikah.
"Ini rumah kita,aku juga kamu!!" Jawab Aril.
"Hmmm,aku bisa hidup enak disini!! urusan surat surat di tunda dulu!! kapan lagi bisa ngerasain tinggal di rumah mewah seperti ini!!" Kata hati Atikah.
Seorang wanita setengah baya datang .
"Tuan Aril,makanannya sudah siap!!" katanya.
"Makasih bi Minah!! Puspa,kita makan yok!!" Ajak Aril. Dia menarik tangan Atikah ke dalam sebuah ruangan yang sangat indah. Disana sebuah meja panjang berdiri dengan kokoh.
Di atas meja sudah tersedia berbagai makanan dan bermacam buah buahan.
"Ayo,kita makan sepuasnya!!" Ucap Aril.
Atikah langsung duduk dan mengambil piring. Dia mengisi piringnya dengan penuh. Dia juga mengambil lauk yang sangat banyak sampai sampai piringnya mau muntah di buatnya.
__ADS_1
"Pelan pelan Puspa,makanan ini semuanya untukmu kok!! nggak ada yang mengambilnya lagi!!" Ucap Aril.
Atikah makan dengan lahap dan sangat rakus. Dia seperti tidak pernah makan selama sebulan.
Aril menelan ludah melihat kelakuan gadis yang di perkirakan nya adalah adiknya.
Namun siapa sebenarnya Atikah,dia belum tahu. Gadis itu adalah suruhan Dirga ,dia juga tidak tahu.
***
Siang itu Puspita sedang menunggu Aril di bengkel karena Beni sudah mengatakan pesan dari Aril tadi.
Namun sampai malam tiba ,Aril tidak juga datang untuk menemuinya. Puspita sudah tidak sabar dan berniat ingin pulang.
Namun tiba tiba hujan turun dan membuat dia tidak bisa meninggalkan bengkel.
"Aku harus bagaimana??" pikirnya.
Hari sudah semakin larut,Puspita masih terperangkap dalam derasnya hujan.
Puspita melihat ponselnya. Disana hanya ada nomor Dirly dan juga Fakhira.
"Aku harus menelpon seseorang!!" Ucapnya sambil membuka ponselnya.
Puspita mencoba menghubungi Dirly, namun tidak aktif. Dia juga mencoba menghubungi Fakhira,dan gadis itu langsung menjawabnya.
"Kak,aku terjebak dan nggak bisa pulang!! kakak bisa tolong aku nggak!!" Teriak Puspita dengan kuat.
"Dirly dimana??" Tanya Fakhira.
"Nggak nyambung kak!!" teriaknya.
"Kakak akan mencoba menghubunginya, sabar sebentar ya!!" Jawab Fakhira kemudian mematikan ponselnya.
"Siapa yang akan menolong aku!!" Ucapnya dalam hati.
Tiba tiba dia melihat sebuah motor datang mendekat dalam keadaan basah kuyup.
"Dirly, ini benaran kamu!!" Ucapnya dengan girang.
"Ya iyalah,aku akan menemui kamu dimanapun dan kapanpun ,Pita!!" Jawab Dirly
"Walaupun hujan hujan begini??" Tanya Puspita.
"Apapun keadaannya Pita, kamu harus yakin dengan perasaan yang kupunya untukmu!!" tegas Dirly dengan penuh keyakinan.
Puspita menatap Dirly dan berusaha untuk melihat kebohongan di matanya. Namun dia tidak menemukan itu,malah yang di lihatnya hanya cinta dan harapan di sana.
__ADS_1
Puspita mengeluh dalam hati,karena dia sudah bisa menduga kalau semua itu tidak akan jadi kenyataan.
Namun matanya masih sempat berkaca kaca melihat betapa besar kasih sayang yang di tunjukkan Dirly kepadanya.
Rasa yang tidak pernah di dapatkan nya dari siapapun.
"Kamu kenapa ??" Tanya Dirly melihatvsirat kesedihan terpancar di wajah Pita.
"Aku takut kalau semua ini hanyalah sebatas mimpi yang suatu saat pasti akan berakhir!" Jawab Puspita begitu getir.
Dirly meraih jemari Puspita.
"Kamu harus yakin Pita,kalau cinta kita inj pasti akan menang!! apapun dan bagaimanapun liku likunya nanti!!" Ucap Dirly.
Puspita mengangguk namun masih di liputi sejuta keraguan. Dia sudah mendengar masalah Salsa dan Marsha yang semuanya hanya karena keduanya menginginkan Dirly.
Dia sudah tahu apa dan siapa kedua gadis itu. Anak tajir yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan keinginannya.
Puspita menatap Dirly dengan sangat lama.
"Kenapa menatap ku seperti itu??" tanya Dirly.
"Kamu nggak pernah nanya ,aku cinta nggak sama kamu??" Jawab Puspita.
"Aku nggak akan menanyakannya. Aku hanya akan berusaha untuk membuat kamu mencintaiku,dan aku akan berusaha untuk membuat kamu percaya dengan rasa yang ku miliki!!" jelas Dirly.
"Trus ,hubungan kita apa??" Tanya Puspita.
"Hubungan kita lebih dari sebuah hubungan apapun yang sudah ada di dunia ini!!" Jawab Dirly.
Puspita terdiam dan masih di selimut perasan yang tidak menentu. Ada perasaan bahagia ,ada juga perasaan haru bercampur dengan kesedihan.
Setelah hujan mulai reda keduanya meninggalkan bengkel . Dirly mengantar kan Puspita sampai di depan gang.
***
Pagi ini hari pertama sekolah sudah kembali di mulai. Puspita bersama dengan geng Asyik semakin populer di sekolah. Sedangkan geng Laba laba sudah mati untuk selamanya.
Permusuhan di antara Marsha dan Salsa sangat terlihat di wajah keduanya. Sedangkan Karen sudah tidak tahu di mana keberadaan nya.
Kabar terakhir dari Karen adalah ketika sebuah berita yang sangat menggemparkan .
Personel kepolisian telah mengamankan sekelompok remaja yang di antaranya sedang menenggak minuman keras.
Polisi juga mengamankan beberapa senjata tajam dan sepuluh unit motor. Dan mereka adalah komunitas dari geng motor yang sedang merencanakan tawuran. Dan diantara mereka terlihat keberadan Karen yang sedang mabuk habis menenggak miras.
Karen jadi labil akibat pertikaian Salsa dan Marsha. Dia tidak tahu harus membela yang mana,karena dua duanya adalah sahabat baiknya.
__ADS_1