Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 62


__ADS_3

Atikah memegang kedua kaki Aril sambil bersimpuh.


"Tolong ampunilah aku!! aku tidak mau mati!!" wajahnya memelas dan pucat membiru setengah mati.


"Kamu bisa bebas setelah mengatakan apa dan siapa yang ada di balik semua ini!!" Kata katanya sangat tegas dan sangat dingin.


"Tapi apakah aku akan selamat??" tanyanya dengan bibir gemetaran.


"Itu bukan urusan ku!! kalau kamu menjawab pertanyaanku, kamu akan selamat dari hukuman ku, tapi kalau dari orang lain , aku tidak perduli!!" acuh Aril.


"Baiklah, karena kamu sudah pernah jadi adikku , aku akan memaafkanmu , dan melindungimu , tapi kamu harus tinggal di rumah ku sebagai anak buahku!!" Ucap Aril membuat Nadia kaget.


Namun kerlingan mata Aril membuatnya lega. Dia mulai paham kalau Aril sedang menjalankan strategi baru.


"Baiklah tuan!! aku akan menjadi anak buah mu!!" lega Atikah.


Dia tersenyum licik dan merasa sudah berhasil membodohi Aril.


"Kamu kembali ke atas!! tinggalkan kamar itu dan bergabung dengan kamar pembantu!!" tegas Aril.


Atikah menurutinya.


"Lumayanlah!! dari pada hukuman di dalam ruang bawah tanah, dengan begini aku masih bisa menjadi anak buah tuan Dirga!!" Ucapnya dalam hati.


"Apa yang sedang kamu rencanakan??" bisik Nadia.


"Kita lihat saja nanti!! anak itu sangat jahat, dia pasti akan kembali berusaha mendapatkan apa yang selama ini di carinya dan menyerahkannya kepada tuannya!!" Jawab Aril dengan penuh kejengkelan.


"Jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya??" Tanya Nadia.


"Aku sudah menyuruh seseorang untuk membuat tiga buah perusahaan semu dan semuanya atas namaku!! dan kita akan membiarkan Atikah memberikannya kepada bosnya!! barulah kita mulai permainannya!!" jelas Aril.


"Oke!! kamu memang jenius!! permainan kali ini harus berhasil , supaya siapapun yang ingin bermain main dengan kamu harus berpikir dua kali!!" geram Nadia.


Aril menatapnya sangat lama, dia sangat senang mendengar kalau Nadia juga sangat antusias dengan masalah yang sedang di hadapinya.


****


Hari ini , Dokter Alpha akan membawa Pandi wijaya terbang ke luar negeri seperti kesepakatan mereka.


Dan atas permintaan Aril, Aditya juga ikut. Karena nyawa Aditya masih terancam sebelum Fakhira menikah .


Namun sebelum keberangkatannya, Dirly membawa Fakhira bertemu dengan Aditya.


Pertemuan yang sangat mengharukan. Semua yang ada disana tidak bisa menahan airmatanya melihat pertemuan kedua sejoli itu.


Fakhira langsung lari menghambur ke dalam pelukan Aditya.

__ADS_1


"Aditya!! ini benaran kamu kan?? aku sungguh tidak percaya, aku sudah putus asa !!" isak Fakhira sambil memeluk Aditya dengan sangat erat.


"Fakhira!! aku juga tidak pernah menyangka kalau kita akan kembali bertemu!!" balas Aditya.


"Maafkan aku ya!! aku yang sudah membuat kamu tersiksa begitu lama!!" Tangis Fakhira kembali pecah.


"Ssstt!! kamu nggak boleh bicara seperti itu!! kita pasti akan bersatu dimanapun kapanpun!!" tegas Aditya dengan rahang yang kokoh.


"Dit, besok aku akan menikah, tapi aku janji aku tidak akan pernah bisa di sentuh oleh laki laki itu dan dalam jangka sebulan aku pasti akan menyusulmu ke sana!! kamu percaya samaku kan??" jelas Fakhira.


"Aku sangat percaya !! aku percaya dengan cintamu Fakhira!! jangankan sebulan, seumur hidup aku pasti akan menunggumu!!" tegas Aditya.


Fakhira kembali memeliknya dengan sangat erat seolah olah tidak akan melepaskannya lagi.


Isaknya terus terdengar.


"Heiii!! jangan nangis lagi dong!! senyum dikit lah!! aku sangat ingin melihat senyumanmu!! kamu tahu nggak, selama aku terkurung disana, senyumanmu yang membuat aku selalu kuat dan selalu bertahan!!" bisiknya dengan lembut.


"Aditya!! sekali lagi aku minta maaf ya!!" Fakhira kembali menyesali apa yang sudah menimpa kekasihnya.


"Kamu tahu kabar ibu dan adikku??" Tanya Aditya.


Fakhira mengangguk.


"Aku selalu kesana dan kamu nggak usah cemas, aku sudah menggantikan tanggung jawabmu!" Ucapnya .


Keduanya kembali berpelukan.


"Mmm, waktunya sudah tiba, kita harus ke bandara!!" Ucap Dokter Alpha.


"Baik Dokter!! Fakhira, aku pergi dulu ya!! jaga dirimu dan jaga cintaku!!" Ucap Aditya dengan mata berkaca kaca.


Fakhira kembali menangis sedih. Pertemuan setengah jam dari perpisahan bertahun tahun .


Dan sekarang mereka akan kembali berpisah, membuatnya sangat sedih.


"Kamu jangan sedih lagi, aku akan menjaganya!!" hibur Aril.


"Iya kak!! kakak jangan sedih lagi ya!! masih ada satu lagi tugas yang harus kakak selesaikan !! jadi jangan sedih, semangat! satu langkah lagi , jalan untuk kalian akan terbuka lebar!!" bujuk Dirly.


"Kamu benar Dirly! aku akan membuat tuan Abimanyu menyesal sudah memaksa aku menikah dengan Erick!!" desis Fakhira.


Aril terperanjat mendengar nama Abimanyu.


"Jadi kalian ini , anaknya tante Melani??" tanya Aril.


"Iya!!" Keduanya menjawab secara bersamaan.

__ADS_1


"Ada hubungan apa dia dengan Dirga??" tanyanya dengan kesal.


"Maksud bang Aril apa ya??" Tanya Dirly tidak paham.


Secara terperinci Aril menjelaskan semua kejadian dan kejahatan yang sudah di lakukan oleh Dirga terhadap seluruh keluarganya.


"Jadi ini om Pandi yang selalu di ceritakan mama??" Tanya Dirly.


"Apa benar tante Melani pernah ingat dengan papa??" Tanya Aril.


"Mama selalu ribut dengan papa, apalagi sejak papa menjalin kerja sama dengan Dirga, mama tidak pernah menyetujuinya!!" jelas Dirly.


"Apa papamu tahu kalau Dirga yang sudah mengurung papaku selama bertahun tahun??" geram Aril.


"Sepertinya tidak kak!! soalnya Papa hanya kebetulan saja menyuruh dan membayar anak buah Dirga untuk menyingkirkan Aditya!!" elak Dirly.


"Dan sekarang kita harus menjaga rahasia tentang bebasnya papa dan Adtya kepada siapapun termasuk tante Melani!!" tegas Aril.


"Iya bang!! kami janji akan merahasiakannya!!" Sahut Dirly.


Menjelang sore Dikter Alpha meluncur ke bandara tanpa Aril dan Dirly.


Dia sudah mengatur semua keberangkatan atas profesinya sebagai dokter.


Aril lega setelah Dokter Alpha menghubunginya di bandara luar negri tujuh jam kemudian.


****


Puspita melangkah kan kakinya di koridor kampus. Langkahnya pasti menuju ruangannya.


"Si miskin masuk!!" celetuk seorang gadis.


"Dia nggak miskin kok, hanya supir angkot!!" Sahut gadis di sebelahnya.


"Oh ya Mita, kalau sudah jadi supir angkot, ngapain kuliah, ngambil jurusan manajemen lagi?? apa susahnya mengurus urusan angkot??" ledek nya lagi.


"Dina, mungkin dia mau membangun perusahaan angkot kali!!" Sahut Mita.


"Tapi kan kita yang di buat ngga nyaman!! masa belajar dengan supir angkot!! nggak level kali!!' kesal Dina.


"Kalian apa apaan sih?? menghina orang segitunya!! harusnya kalian bersyukur, bukan kalian yang jadi orang miskin!!" Bela Fajar .


"Hei!! kamu siapa?? mahasiswa beasiswa ya!! pantesan kamu bela belain dia!! sama sama miskin kali!!" ejek Mita.


"Kalian keterlaluan ya!! dibilangin bagus bagus nggak terima, kalian mau apa??" geram Fajar.


"Sudahlan Fajar!! orang kaya memang gitu!! aku sudah biasa kok!!" Ucap Puspita sambil menarik Fajar menjauhi kedua gadis itu.

__ADS_1


__ADS_2