
"Bagaimana om?? apa om sudah melakukan apa yang sudah kita rencanakan ??" Tanya Marsha. Dia sengaja datang ke kantor dan masuk ke dalam ruangan Abimanyu.
"Kamu tenaga saja!! om sudah menemui si gembel yang kamu maksud itu!!" Jawab Abimanyu yang membuat Marsha tersenyum puas.
"Gitu dong om!! jadi sekarang Dirly dimana ya??" tanyanya.
Abimanyu diam saja.
Marsha menghubungi Dirly dan mengajaknya pergi. Beberapa saat kemudian Dirly sudah datang sesuai dengan jawaban yang di berikannya.
Dirly sudah memutuskan akan mengikuti permainan papanya.***
Erick sangat geram dengan perbuatan Fakhira.
"Aku akan mencari waktu yang tepat!!Fakhira sudah bermain main dengan ku, aku pasti akan mendapatkan nya!!" desisnya geram.
Dan saat tahu Fakhira sedang di kamar mandi, Erick langsung membukanya . Pintu kamar mandi sudah di aturnya supaya bisa di buka dari luar.
Dan Fakhira sangat kaget melihat Erick sudah berdiri di depannya.
Fakhira sedang mandi dan hanya menggunakan pakaian dalam saja.
"Siapa suruh kamu masuk?? dasar laki laki nggak punya adat!! masuk tanpa permisi!! keluar!!!" Teriak Fakhira.
Namun teriakan Fakhira di balas Erick dengan senyum menggoda.
"Fakhira, aku ini kan suamimu!! aku nggak perlu permisi melihat istriku sendiri dong!!" goda Erick.
"Cih!! istri??? kalau bukan karena ancaman papa dan usaha licikmu, aku tidak akan pernah jadi istrimu!!" umpat Fakhira.
"Begitu!! baiklah, kalau kamu tidak mau melayaniku dengan hatimu, aku akan memaksa mu!!" geram Erick.
"Coba saja kalau bisa!! aku tidak akan pernah sudi di sentuh laki laki licik seperti kamu!!" maki Fakhira.
Makian Fakhira membuat wajah Erick merah padam menahan marah. Apalagi nafsu nya sudah naik ke ubun ubun melihat tubuh mulus Fakhira yang terpampang di depannya.
__ADS_1
Matanya menatap dengan tajam sambil melangkah mendekati Fakhira.
Melihatnya Fakhira mundur menjauh dari Erick yang semakin mendekat.
"Kali ini kamu jangan berharap bisa lolos dariku!! mau atau tidak kamu harus menjalankan tugasmu sebagai istriku!!" geram Erick.
"Hhh, jangan harap!! aku bukan gadis bodoh seperti dalam otak mesummu!! kaku tidak akan pernah ku izinkan menyentuh ku!!!" balas Fakhira.
Tiba tiba Erick menerkamnya dengan sangat cepat. Memeluknya dengan kuat.
Fakhira bertahan sekuat kuatnya sambil meraih sesuatu di atas kepalanya .
Dia meraih sebuah botol. Dan langsung menyemprotkannya ke wajah Erick.
"Aaaaaaaaaaa, panas!!! kamu memang perempuan gila!! dasar !!' jerit Erick sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Fakhira langsung memakai handuk dan berlari meninggalkan Erick yang masih menjerit kesakitan.
Buru buru Fakhira mengenakan pakaiannya dan langsung turun kebawah.
"Bapak kenapa bu??" Tanya mang Sapri.
"Nggak usah banyak Tanya!! bawa aja langsung ke rumah sakit !!" ketus Fakhira.
"I..iya bu!!" Jawab Mang Sapri.
Mang Sapri kemudian membawa Erick kerumah sakit tanpa Fakhira.
Fakhira tersenyum puas melihat Erick begitu sangat tersiksa dan kesakitan.
"Kamu tidak akan pernah bisa mencapai apapun maksud dan tujuanmu!!" gumamnya.
***
Dirga sedang menatap puas dengan map yang di berikan oleh Atikah.
__ADS_1
"Mmm, begini dong!! sekarang kamu bisa bebas dari rumah Aril!! aku akan memberikan uang yang sudah aku janjikan!!' Ucap Dirga.
Atikah tersenyum senang.
"Aku akan pergi sejauh mungkin!! dan tidak akan pernah kembali ke kota ini!!" Ucapnya dalam hati.
Sepeninggal Atikah, Dirga kembali memegang dan memeriksa satu satu isi surat kepemilikan aset milik Aril.
"Anak itu ternyata sudah sehebat ini!! aku tidak menyangka,, tapi sekarang semuanya sudah berada dalam genggamanku!! kapanpun aku akan bisa menguasainya!!" gumamnya puas.
"Dengan semua harta ini, aku akan k menjadi investor paling hebat di kota ini!! ha...ha...ha...!!" gelaknya kesenangan.
****
Hari ini , Dirly bersama Puspita sedang merencanakan sandiwara untuk mengikuti permainan Abimanyu.
Dirly sudah meminta tolong kepada Rangga untuk melengkapi sandiwara mereka.
"Apa harus ya, kita melakukan ini??" Tanya Puspita ragu.
"Harus Pita!! kalau tidak papa akan terus menekan dan terus mengganggu kamu!!" Jawab Dirly.
Puspita mengangkat bahu.
Dirly kemudian pergi meninggalkan Puspita. Tidak berapa lama Rangga tiba dengan motor besarnya dan membawa Puspita ke kampus.
Puspita sengaja masuk pagi karena hanya waktu itu Marsha berada di kampus.
Keduanya langsung menuju Cafe yang berdiri megah di depan kampus.
Mereka sengaja kesana karena memang sudah di rencanakan dan sudah di sepakati kalau Dirly juga akan berada di sana bersama Marsha.
Dan mata Marsha terbelalak riang melihat kedatangan Puspita bersama dengan seorang laki laki, mesra lagi.
Namun berbeda dengan Dirly. Laki laki pura pura marah dan langsung berdiri dengan wajah keras.
__ADS_1
"Pita, ini siapa?? pacar baru kamu?? kamu main di belakangku??" geram Dirly sambil menyiramkan segelas air ke baju Puspita.