Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 24.


__ADS_3

Melani menatap Puspita dengan tajam. Dia sedang meneliti wajah Puspita. Dia ingin memastikan kalau ucapan gadis itu benar adanya.


Namun wajah Puspita tenang tenang saja. Dia bisa menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya.


"Kamu ada perlu apa sama Dirly??" Tanya Fakhira.


Dengan terpaksa Dirly menceritakan kejadian yang menimpa Puspita. Dia tidak punya alasan lain untuk membawa Puspita ke rumahnya.


"Kurang ajar ya!! berani sekali dia melakukan itu!!" geram Fakhira. Sesama seorang wanita dia sangat tersinggung mendengar wanita lain di lecehkan.


"Jadi sekarang bagaimana dong??" Tanya Fakhira.


"Malam ini Pita tidur di sini dulu ya kak!! boleh kan ma??" Tanya Dirly.


"Boleh aja!! dia bisa tidur sama kakak kamu!!" Jawab Melani.


Fakhira mengangguk senang. Dia memang malas tidur sendirian. Karena dia sudah terbiasa di asrama ,sekolah kedokteran.


Fakhira mengajak Puspita ke kamar nya. Dia begitu senang mendapat teman ,walaupun untuk satu malam.


Puspita menurut saja dan meninggalkan Dirly yang sedang menatapnya .


"Hei! matanya jangan gitu kali dong !! nggak takut ya nongol keluar!!" bisik Fakhira karena melihat mata Dirly yang tidak berkedip menatap Puspita.


"Kakak!!" gertak Dirly.


"Kalau masih mau ngobrol,datang aja ke kamar kakak!! dari pada kamu nggak bisa tidur!!" Fakhira kembali berbisik.


"Kalian ini sedang apa sih??" Melani jadi gusar melihat kelakuan kedua anaknya.


"Rahasia dong ma!!" Jawab Fakhira sambil menarik tangan Puspita dan membawanya naik ke atas.


Puspita di bawanya ke dalam kamar yang sangat luas dan mewah. Ranjang yang empuk dan besar. Perabot dan alat rias tersedia disana.


Mata Puspita terpana melihat kemewahan yang seumur hidupnya belum pernah di lihatnya secara langsung.


"Kamu udah ngantuk??" Tanya Fakhira.


"Belum kak!! aku mau sholat isya dulu!! boleh kan ku pinjam mukenah??"Tanya Puspita.


"Ooo,boleh!! tunggu ya,sebentar ku cariin!!" Jawab Fakhira.


Agak lama juga Fakhira mengaduk aduk isi lemarinya yang besar,namun tidak bisa menemukan nya.


"Maaf ya Pita, aku tidak bisa menemukannya!!" sesal Fakhira.


"Nggak apa apa kak!! " Jawab Puspita agak kecewa.


Puspita kemudian merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

__ADS_1


Fakhira juga melakukan hal yang sama di samping Puspita.


"Pita,kamu tidak khawatir dengan ibumu??" Tanya Fakhira.


"Ibuku itu pulangnya nanti agak larut kak!! biasanya aku sudah di dalam kamar dan tidak pernah menemui ibuku setiap pulang kerja!!" Jawab Puspita.


"Ibumu kerja apa??" Fakhira semakin penasaran.


"Di warung nasi kak!! " Jawab Puspita.


"Hmm, dia juga ibu tiri mu??" Tanya Fakhira.


"Iya kak!!' jawab Puspita perlahan. Dia merasa tidak perlu mengatakan kesedihannya kepada siapapun.


Fakhira menoleh kepada Puspita. Baru kali ini dia mendengar ada orang yang hidup bersama dengan ibu dan bapak tiri.


Fakhira mulai menyadari betapa bahagianya hidupnya,tinggal bersama dengan kedua orang tuanya dan hidup berkecukupan.


"Kamu suka dengan Dirly??" pertanyaan itu membuat Puspita terlonjak dan langsung duduk.


"Nggak boleh kak!! aku nggak boleh suka kepada tuan muda!!" Jawab Puspita.


"Jadi benar ,kamu menyukainya!!" tegas Fakhira.


"Tidak kak!! aku tidak mungkin menyukai nya!! lagi pula tuan muda kan sudah punya calon !!" elak Puspita.


"Hhh!! itu sih maunya mama sama papa!! mereka tidak bertanya apa maunya Dirly!!" tukas Fakhira.


"Entahlah Pita!! kadang aku ingin seperti kalian!! walaupun hidup dalam kekurangan tapi bisa menentukan pilihan dan keinginan!!" desah Fakhira.


"Jangan kak!! kakak jangan mau seperti aku!! kakak mau jadi kernet angkot??" celetuk Puspita yang membuat Fakhira terbelalak.


"Apa?? kamu jadi kernet angkot?? Teriak teriak gitu!!" Fakhira masih belum percaya.


"Iya kak!! Simpang tiga!!! titi kuning!!! tariiiikk!!" Puspita berteriak teriak seperti di dalam angkot.


"Ha...ha...ha..!!! jadi benar,kamu itu kernet angkot!! wuih,mau dong sekali kali ikut!!" Ucap Fakhira.


"Boleh kak!! kakak datang aja ke sekolahan ,pas keluar sekolah,nanti ku ajak deh kakak keliling kota!!" Jawab Puspita.


"Janji ya!!" tegas Fakhira.


"Iya kak!!" Jawab Puspita memberikan kepastian.


Fakhira tersenyum membayangkan hidup bebas di atas sebuah angkot.


Hidupnya yang selalu di keliling oleh orang orang yang bergaya kelas atas membuatnya jenuh.


Gaya kelas atas yang semua nya harus teratur dan berkelas.

__ADS_1


Jalan juga harus ada aturannya. Tertawa nggak boleh kuat kuat.


Makan nggak boleh buka mulut dengan lebar.


Aaahhh!! Fakhira mulai jenuh dengan semua aturan itu. Dia ingin bebas melakukan keinginannya.


Puspita sudah tertidur dengan lelap. Wajahnya terlihat tenang. Hal yang tidak pernah di rasakan oleh Fakhira.


Fakhira tidak pernah tidur lelap. Apalagi setelah kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.


Ya!! dia kehilangan seorang Aditya!!Laki laki sederhana yang sangat di cintainya,menghilang entah kemana.


Walaupun dia tidak mengatakannya,tapi dia tahu kalau Aditya sengaja di singkirkan oleh papanya,Abimanyu.


Aditya, tidak mungkin menghilang begitu saja ,meninggalkan adiknya dan ibunya yang masih dalam tanggung jawabnya.


Fakhira memang salah. Karena cintanya kepada Aditya, dia tidak sabar memberi tahukannya kepada kedua orang tuanya.


Namun hal itu sebuah bencana untuk Aditya. Tiba tiba Aditya menghilang, bagaikan di telan bumi.


Fakhira sudah mencarinya kemana mana,bahkan sudah menyuruh orang untuk mencarinya,namun sudah lima tahun Aditya menghilang.


Dan untuk menebus kesalahannya dan karena rasa cintanya kepada Aditya, Fakhira membiayai hidup adik dan ibu Aditya.


Dan untuk melupakan semuanya ,Fakhira mengambil sekolah kedokteran khusus untuk kecelakaan.


Dia selalu menangani orang orang yang menjadi korban kecelakaan.


Semua itu membuatnya melupakan Aditya. Namun tidak ada yang tahu kalau jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, dia masih menyisakan tempat untuk Aditya.


Fakhira tersenyum menatap Puspita yang kini mungkin sudah di buai mimpi indah.


Fakhira sudah lama tidak merasakan tidur nyenyak. Matanya tidak bisa terpejam,karena setiap menutup matanya,wajah Aditya pasti melintas dan dia pasti akan menangis karenanya.


***


Sementara itu Melani juga tidak bisa tidur. Wajah Puspita terus melintas di matanya.


"Mungkinkah dia itu Puspa?? " tanyanya gelisah dan itu membuatnya tidak bisa tidur. Melani bolak balik membuat Abimanyu terbangun.


"Kamu kenapa ma??" tanyanya.


"Maaf ya pa!! aku teringat kembali kepada kak Pandi!!' Jawabnya.


"Kok tumben?? sudah lama lho kita tidak pernah membicarakan dia!! ada apa ??" Abimanyu mulai heran mendengar ucapan Melani.


"Itu pa!! gara gara si Puspita!! aku melihat wajah Puspa di sana!!" Mata Melani mulai merah menahan tangis.


"Mungkin saja dia putrinya Pandi!! " Ucap Abimanyu.

__ADS_1


"Nggak tahu deh pa!! besok aku akan menyelidikinya!! aku akan Tanya aktenya ke sekolah!!" Ucap Melani.


"Ya,itu ide bagus!!" Jawab Abimanyu.


__ADS_2