Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 45


__ADS_3

Perpisahan sekolah di meriahkan oleh nyanyian dan tarian oleh semua siswa yang akan meninggalkan sekolah untuk selamanya.


Ucapan perpisahan dari kepala sekolah membuat semua terharu dan banyak yang sampai meneteskan airmata.


Puspita dapat kesempatan menyanyikan sebuah lagu perpisahan. Walau tidak seindah penyanyi terkenal ,namun dia berhasil menyanyikannya sampai akhir.


Sedangkan Marsha mendapat kesempatan untuk menyanyi kan lagu pilihan.


Marsha menyanyikan lagu korea dan berlagak seperti boyband. Semua orang bertepuk tangan karena sangat terhibur.


Namun karena banyaknya pujian membuatnya sombong dan tidak melihat tangga panggung hingga membuat kakinya terperosok dan jatuh.


Semua orang tertawa melihatnya. Marsha jadi malu dan marah dan akhirnya meninggalkan acara sebelum selesai.


Sepeninggal Marsha, Dirly langsung duduk di samping Puspita. Karena acara resmi sudah selesai. saatnya acara untuk berpesta.


Musik gemuruh langsung di hidupkan. Semua murid langsung berkumpul dan bergoyang ria sesuka hatinya.


Dirly tidak mau jauh dari Puspita. Hal itu jadi perhatian Melani. Dia melihat sinar cinta di mata kedua remaja itu.


Melani tidak mau mengganggu ,jadi dia memutuskan untuk pulang duluan bersama suaminya,Abimanyu.


"Aku tahu kamu mau mengatakan sesuatu kan??" Tanya Abimanyu.


"Ya pa!! aku tidak ingin mencampuri urusan anak kita lagi!! aku tidak ingin kejadian kepada Fakhira terulang lagi!! papa mau kan tidak ikut campur dengan urusan Dirly??" Tanya Melani.


"Hhh!! aku tidak perlu mencampuri urusan Dirly ma!! dia tahu kok apa yang sekarang menjadi tanggung jawabnya !!"


"Maksud papa apa??" Tanya Melani.


Mau tidak mau Abimanyu harus menceritakan tentang kerja samanya dengan Dirga.


"Papa cari mati aja ya!! sudah tahu kalau dia itu licik dan jahat,dia yang sudah menghancurkan keluarga kakakku!! aku tidak mau kita berhubungan dengannya!!" geram Melani.


"Tapi ma,kalau aku tidak menerima tawaran dia,aku akan bangkrut dan usahaku akan hancur total,karena Adrian sudah menarik semua dana nya!!" jelas Abimanyu.


"Tapi kasihan Adrian!! dia sudah di tipu mentah mentah oleh orang yang mengajaknya kerja sama dan akhirnya dia meninggal dalam kesengsaraan!!" desis Abimanyu.


"Iya Pa,papa harus hati hati dengan Dirga!! jangan sampai dia menghancurkan kita!!" tegas Melani.


"Aku tahu kok ma!! aku sudah tahu siapa Dirga!! tapi mudah mudahan dia tidak punya niat buruk ke pada kita!! toh sekarang kan kita yang menggunakan uangnya, jadi kita hanya harus bersikap baik padanya!!" Sahut Abimanyu.


"Syukurlah kalau papa sadar!! tapi aku masih punya satu permintaan??"


"Apa??" Abimanyu kaget.


"Kembalikan senyum Fakhira!! aku ingin kamu mencari kembali Aditya!!" tegas Melani.


"Lupakan laki laki itu!! kita akan menikahkan Fakhira dengan dokter Erick!!" tegas Abimanyu.


"Tidak Pa!! jangan kembali menyakiti Fakhira!! apa kamu belum puas melihat dia seperti sekarang ini??" bentak Melani.

__ADS_1


"Aahh!! sudah lah!! jangan selalu menentang ku kenapa sih!! " balas Abimanyu.


"Selama ini aku sudah menuruti semua yang papa katakan,apa hasilnya?? putriku jadi kehilangan kebahagiaannya dan kehilangan semangat hidupnya!!" sesal Melani.


Abimanyu terdiam mendengar ucapan Melani.


***


Malam itu adalah malam terindah untuk Puspita dan Dirly. Setelah perpisahan di sekolah bubar keduanya masih sempat keliling dengan motor Dirly.


Dirly membawanya ke lapangan tempat favorit mereka.


Puspita kembali memuji keindahan pohon yang di hiasi dengan lampu warna warni.


Dirly kemudian mengukir namanya dan nama Puspita yang di sambung dengan kata love.


"Pita! ini adalah nama kita,konon katanya semua nama yang terukir di pohon ini, akan bersatu dan tidak akan berpisah untuk selamanya!!" Ucap Dirly.


"Oh ya!! bagus dong!! emang kamu mau selamanya dekat dengan cewek kampung kayak aku!!" goda Puspita.


"Pita!! kamu jangan bilang seperti itu dong!! kamu itu sangat istimewa untukku!! banyak gadis cantik dan kaya yang rela memberikan kehormatannya untukku,tapi aku memilihmu untuk jadi belahan jiwaku!!" tegas Dirly.


Puspita tidak bisa mengatakan apa apa lagi,karena dia sangat bahagia dengan ucapan Dirly.


Ucapan Dirly juga sudah sering di buktikannya. Saat Puspita sedang kesusahan,Dirly selalu ada .


"Iya,aku percaya kok!! " Sahut Puspita.


"Yang menyuruh bang Beni tadi datang siapa??" Tanya Puspita yang sangat heran melihat kedatangan bang Beni menjemput ibunya.


"Aku yang suruh!! aku masih mau bersamamu!! jadi aku suruh pulang deh calon mertua!!" Jawab Dirly.


"Iiihhhhh!!! genit!! masih kecil udah ngomongin mertua!!" cubit Puspita di pinggang Dirly.


"Aww!! sakit Pita!! kamu ya!!"


Dirly berniat membalas Puspita, tapi gadis itu sudah berlari duluan. Dirly bangkit dan mengejar Puspita. Keduanya akhirnya kejar kejaran mengelilingi lapangan bola yang luas.


Puspita akhirnya kelelahan dan merebahkan tubuhnya di atas rumput lapangan.


Dirly juga melakukan hal yang sama. Dia merebahkan tubuhnya di sisi Puspita.


"Capek??" tanyanya.


"Hmmm!!"


"Kita pulang??"


"Hmmm!!"


Dirly menarik tangan Puspita, keduanya pun melangkah ke motor besar Dirly.

__ADS_1


"Ayo naik!!" Suruh Dirly.


Puspita masih berdiri dan menatap Dirly.


"Makasih ya untuk malam ini dan semua yang sudah kamu lakukan selama ini!!" Ucapnya.


"Aku tidak melakukan apa apa kok!!" elak Dirly.


"Evan sudah cerita semuanya!! jadi aku hanya bisa bilang terima kasih!!" Ucap Puspita.


"Mmm,ya udah!! tapi apa nggak ada yang lain selain ucapan terima kasih??" Tanya Dirly.


"Apa misalnya ??" Tanya Puspita.


"Entahlah!! apa aja boleh kok!!" Jawab Dirly.


"Baiklah,pejamkan matamu ya!!" Ucap Puspita.


Dirly kemudian melakukan perkataan Puspita.


Tiba tiba sebuah ciuman lembut mendarat di pipinya. Dirly langsung membuka matanya kagum dengan apa yang di dapatkan nya malam ini.


Sedangkan Puspita hanya tertunduk malu setelah melakukan hal itu.


"Makasih ya!!" bisik Dirly membuat Puspita semakin tertunduk menahan malu.


"Ayo ,kuantar pulang!!" Ajak Dirly.


Puspita naik ke boncengan Dirly. Keduanya terdiam selama di jalanan.


"Pita,kok diam aja??" Tanya Dirly.


"Nggak ada!!" Sahut Puspita.


"Kamu nggak perlu malu !!" Ucap Dirly.


"Hmmm!!"


Puspita kemudian turun di depan gang dan berjalan meninggalkan Dirly yang masih menatapnya dari kejauhan.


Puspita masuk ke dalam rumah dan langsung masuk ke dalam kamarnya.


Namun sayup sayup ,Puspita mendengar suara isak tangis dari dalam kamar ibunya.


Dan dia mendengar suara ibunya sedang beradu mulut dengan Dànu. Awalnya Puspita tidak ambil pusing,toh yang seperti itu sering terjadi di dalam rumahnya.


Dia sudah biasa mendengar pertengkaran ibu dan bapak tirinya.


Namun dia menjadi berang mendengar alasan pertengkaran kedua orang tua tirinya.


Karena pertengkaran itu menyangkut dirinya. Dan pertengkaran itu sangat membuatnya marah. Apalagi mendengar ucapan Danu yang membuat emosinya naik tinggi.

__ADS_1


__ADS_2