
Puspita sedang melaju di jalanan dengan angkot kuningnya menuju kampus saat sebuah mobil mewah menyalipnya di sebuah jalanan yang agak sunyi.
Seorang laki laki setengah umur keluar dari dalam mobil. Penampilannya yang rapi membuat ketakutan di hati Puspita hilang.
Laki laki itu kemudian menghampirinya.
"Boleh kita bicara empat mata??" Tanya laki laki itu dengan lembut.
"Om siapa??" Tanya Puspita tanpa keluar dari depan setirnya.
"Aku Abimanyu, papanya Dirly!!" Jawab laki laki itu.
Puspita langsung tersenyum.
"Boleh om!! dimana ??" tanyanya.
"Kamu ikuti saja mobil om!!" Jawab Abimanyu dengan wajah lembut.
Puspita mengangguk dan mengikuti mobil abimanyu yang sudah mulai bergerak.
"Apa yang mau di bicarakannya??" gumamnya heran.
Mobil Abimanyu akhirnya berhenti di depan sebuah restoran besar. Puspita juga berhenti dan memberikan kuncinya kepada tukang parkir seperti yang di lakukan Abimanyu.
Puspita juga menghampiri Abimanyu yang sudah duduk di meja paling sudut.
"Duduk nak!! oh ya, namamu siapa ??" tanyanya.
"Aku Pita om!!" Jawab Puspita.
"Apa yang ingin om katakan??" Tanya Puspita.
"Begini Pita!! om to the point aja!! om tahu kalau kamu sama Dirly itu saling mencintai!! om nggak ada masalah kok!! om tidak pernah memandang orang dari sudut materi!! om juga suka melihat kamu walaupun kita masih pertama kali bertemu!!" jelas Abimanyu sambil menarik nafas sejenak.
"Tapi Pita, masalah nya adalah sedikit saja Dirly membuat kesalahan maka semuanya akan hancur dan kami semua akan melarat bahkan o bisa masuk bui!!' lanjutnya.
"Kok bisa om??" desak Pita kaget.
"Itu dia Pita!! perusahaan om memakai dana seseorang dan orang itu memaksa Dirly untuk menjadi suami putrinya!! "
Ucapan Abimanyu membuat wajah Puspita pucat.
"Om mau saya melakukan apa??" lirih Puspita.
"Om tidak mau memaksamu Pita!! om hanya minta kamu mempertimbangkan semua perkataan om!! kalau kamu memang masih ingin melihat keluarga kami utuh, tolong jauhi Dirly!! hanya itu jalan keluar yang bisa om lakukan!!" Ucapnya.
Puspita menatap Abimanyu dengan mata berkaca kaca. Sebenarnya dia ingin menangis tapi tidak di depan laki laki itu.
"Baik om!! aku akan melakukannya!!" getir sekali suaranya. Namun Abimanyu tersenyum lega mendengarnya.
"Terima kasih Pita!! kamu sangat bijak!! dan om tidak ingin lagi melihat kamu ada bersama Dirly!!" tegas Abimanyu.
Puspita mengangguk kemudian pergi meninggalkan Abimanyu.
Setelah kepergian Puspita, Abjmanyu tersenyum sambil mengisap rokok nya dalam dalam.
"Pita, Pita!! kamu memang gadis baik!! tapi aku tidak perduli!! aku hanya ingin sukses dan aku tidak ingin kamu menggagalkan rencanaku!!" desisnya.
"Aku memang sudah merencanakan semua ini!! melawan gadis seperti mu tidak perlu dengan kekerasan!! " Lanjutnya.
__ADS_1
Sedangkan Puspita sedang melaju sambil sesekali mengusap airmatanya yang terus berjatuhan.
"Aku memang bodoh!! berani sekali jatuh cinta kepada orang seperti Dirly!! aku tahu kalau itu cuma alasan Abimanyu untuk menyingkirkan aku!!" lirihnya pilu.
Namun pertemuan Abimanyu dan Puspita ternyata juga di saksikan Evan.
Dirly sengaja menyuruh Evan untuk terus memata mata i papanya .
Evan langsung menghubungi Dirly dan menyuruhnya datang ke bengkel hati.
"Ada kabar apa??" Tanya Dirly.
"Tuan Muda harus secepatnya menemui Pita!! aku melihatnya bertemu dengan tuan Abimanyu!!" Jawab Evan.
"Kamu tahu apa yang sedang di bicarakan mereka??" risau Dirly.
"Nggak lah tuan muda!! soalnya aku terlalu jauh dari mereka!!" jelas Evan.
Dirly bergegas dengan motor besar nya dan langsung menuju rumah Puspita.
"Baiklah !! aku akan mencari Pita!!"
Namun dia sangat kecewa karena ternyata Puspita tidak ada di rumahnya.
"Dia belum pulang dari tadi pagi!!" jelas Heni.
Dirly mencoba menghubunginya tapi ponsenya tidak aktif.
Dirly kemudian mencarinya ke pangkalan angkot, namun dia kembali kecewa karena disana juga tidak menemukan Puspita.
"Sejak pergi tadi pagi, Pita belum sekalipun kembali ke pangkalan !!" Ucap Beni.
Ucapan Beni membuat Dirly panik dan cemas.Apalagi haru sudah mulai gelap.
"Mungkin saja Puspita ksana!!
Dirly kemudian memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Namun Bengkel hati sedang kosong tidak ada siapa pun disana.
Dirly semakin panik. Dia sudah berkali kali menghubungi gadis itu namun tetap tidak bisa.
"PITA!! KAMU DIMANA!!!"sudah puluhan kali kalimat itu di kirimkannya ke ponsel Puspita. Namun tidak ada jawaban.
Dirly melihat arloji di tangannya , wajahnya semakin panik melihat jarumnya sudah berada di nomor sepuluh.
"Pita, kamu dimana??"
Dirly kemudian teringat sebuah tempat.
"Apa mungkin Pita pergi kesana??" tanyanya.
Dirly kembali memacu motornya dengan kecepatan tinggi.
Sementara itu Puspita sedang duduk di bawah pohon rimbun yang selalu membuatnya kagum .
Puspita memandang nama yang di ukir Dirly di batang pohon yang besar itu.
"Dirly, apakah Pita bisa selalu bersama mu???" lirihnya sedih.
Puspita sudah satu harian berada disana . Setelah pertemuannya dengan Abimanyu hatinya sangat kacau. Puspita hampir saja menyerempet seorang anak kecil.
__ADS_1
Dan itu yang membuatnya pergi ke tempat itu. Puspita tiba tiba kaget saat melihat sekelilingnya sudah gelap.
Puspita membuka ponselnya dan melihat pulihan panggilan dari Dirly.
Dia juga melihat puluhan chat yang di kirim Dirly.
PITA, KAMU DIMANA??
Puspita tercenung melihatnya. Dia tidak bisa mengendalikan perasaannya. Rasa sedih memenuhi hatinya. Tanpa sadar Puspita menangis terisak isak.
Namun dia sangat kaget ketika seseorang memeluknya dari belakang.
"Jangan tinggalkan aku Pita!! aku mohon!!"
Puspita berbalik dan melihat Dirly.
"Dirly, kamu disini??"
"Ya Pita!! apa yang terjadi!!" Tanya Dirly lembut.
"Nggak ada kok!! aku cuma kangen datang kesini!!" Jawab Puspita sambil mengusap matanya yang basah.
"Apa yang di katakan papa?? katakan saja Pita!! aku tidak ingin kamu merahasiakannya!!" desak Dirly.
"Tidak ada !! aku tidak bertemu dengan papamu!! aku kan tidak kenal!!" elak Puspita.
"Kamu nggak perlu menyembunyikan nya!! dan jangan merahasiakan apapun !!" tegas Dirly.
"Nggak!! aku nggak menyembunyikan apapun kok!!!" Ucapnya.
"Aku tahu semua Pita!! tidak perlu berbohong dan merahasiakan nya!!"
Puspita akhirnya diam karena Dirly memang sudah tahu yang sebenarnya.
"Katakan saja Pita!! apa yang di katakan papa!!" desak Dirly.
"Aku akan mengatakannya, tapi kamu harus janji tidak akan membuat masalah!!" tegas Puspita.
"Iya Pita!! aku janji!!" Jawab Dirly.
Puspita kemudian mengatakan semuanya yang membuat Dirly jadi marah .
"Kamu sudah janji kan nggak akan marah!!" Ucap Puspita.
Dirly menarik nafas panjang.
"Begini saja Pita!! kamu ikuti saja semua yang di inginkan papaku!! tapi jangan pernah berpikir untuk meninggalkan ku!!" tegas Dirly.
Puspita jadi bingung.
"Gimana caranya??" tanyanya.
"Ikuti saja permainannnya!! " geram Dirly.
Dirly kemudian meraih tangan Puspita.
"Ingat Pita!! aku tidak akan pernah melepaskanmu!! tidak akan pernah, dan aku minta sama kamu jangan pernah pergi meninggalkan aku!! kamu mau kan??? aku mohon Pita!!" Ucapnya.
Puspita mengangguk.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu!! aku janji!!" Ucapnya.
Dirly kemudian menarik nya ke dalam pelukannya.