
Danu sudah tidak sabar menunggu Puspita pulang ke rumah.
Dia sudah mengotak atik pintu kamar Puspita supaya bisa di bukanya dari luar.
Dia tahu kalau Puspita selalu mengunci diri di dalam kamar setiap hari sebelum Heni pulang dari kerjaannya.
Danu yang pengangguran tidak bisa melihat puspita yang selalu menghindar darinya.
Hari itu dia sudah di rasuki setan sehingga pikirannya sudah bulat untuk mendapatkan Puspita bagaimanapun caranya.
Dan benar saja,malam itu seperti biasa Puspita langsung masuk ke dalam kamarnya,sedangkan Danu pura pura tidur di dalam kamarnya.
Setelah mendengar suara senyap di kamar Puspita, Danu tersenyum .
"Hmm,dia sudah tidur!! ini saatnya aku beraksi!!" Ucapnya dalam hati.
Sekali putar,lubang kunci pintu kamar Puspita langsung terbuka.
Danu langsung masuk setelah mengunci pintu depan terlebih dahulu.
Danu langsung menyergap Puspita yang sudah mulai terbuai mimpi.
Puspita kaget setengah mati,karena mendapati seseorang sedang menindihnya.
"Setan!! berani kamu melakukan ini padaku??" Teriak Puspita mendorong Danu dari atas tubuhnya dengan sekuat tenaga.
"Diam Pita!! aku tidak akan menyakiti kamu!! aku akan mengajak kamu bersenang senang!!" bisil Danu bergetar karena dia sudah di kuasai nafsu binatangnya.
"Pergi kamu !! kalau tidak aku akan Teriak minta tolong!!" ancam Puspita.
"Apa!!??? kamu mau Teriak?? itu kalau kamu masih hidup!!" balas Danu.
PAAAAKKK!!!
Sebuah tamparan di layangkannya ke wajah Puspita.
Puspita menjadi sangat marah.
PAAAKKK!!!
Puspita membalas tamparan Danu dengan sangat kuat. Danu semakin kalap.
Dia kembali menerjang Puspita dan berusaha untuk membaringkannya di atas ranjang.
"Hahh!! " Puspita mendorongnya dengan sekuat tenaga,hingga tubuhnya terhempas ke tembok kamar.
"Aww!!" Danu memegang kepalanya yang sakit terbentur ke tembok .
"Kurang ajar kamu Puspita!! dasar nggak tahu berterima kasih!!" maki Danu.
"Hei!!! aku terima kasih apa sama kamu!!! aku itu nggak pernah makan hasil tetesan keringat kamu!!! dari dulu kamu itu pengangguran!! numpang hidup iya!!" balas Puspita.
Puspita membuka pintu kamar dan melangkah keluar .
Tiba tiba Danu menangkap kakinya.
"Kamu tidak bisa pergi gitu aja!! aku harus mendapatkanmu!!" Ucapnya sambil terus memegang kedua kaki Puspita.
TAAAAKKK!!!
Puspita menghentakkan kakinya dan menendang wajah Danu dan mengenai bibirnya hingga berdarah.
Puspita menarik kakinya dan berlari meninggalkan Danu yang meringis kesakitan
__ADS_1
Puspita berlari dengan perlahan,namun dia melihat Danu sedang menyusulnya dari belakang bersama dengan seorang pria yang bertubuh kekar .
Puspita kembali berlari dengan sangat kencang. sesekali dia melihat ke belakang dan Danu masih terus mengejarnya.
"Kejar dia Barli!! kita akan dapat uang banyak kalau menyerahkannya kepada tuan Ah tong!!" Teriak Danu.
"Iya ,tapi anak tiri mu itu cepat sekali larinya!!" Jawab Barli.
Puspita semakin jauh dan tiba tiba...
"Pita!!! kamu mau kemana??" sebuah motor besar berhenti di depannya.
"Dirly!! tolong bawa aku pergi dari sini!!" Jawab Puspita dengan wajah yang sudah banjir keringat karena lelah berlari.
"Iya!! tapi kemana??" Tanya Dirly.
"Terserah kamu!! tolong !!" Puspita semakin tidak sabar karena melihat Danu dan temannya sudah mulai kelihatan.
Dia tidak mau akan ada masalah antara Dirly dan ayah tirinya. Karena Dirly pasti tidak akan membiarkan Danu membawanya dengan paksa.
Akhirnya Dirly kembali melaju dengan kecepatan tinggi.
Dia merasa kalau Puspita sedang punya masalah.
Setelah hampir setengah jam melaju dengan kecepatan tinggi, Dirly menghentikan motornya.
"Katakan ada apa Pita??" tanyanya lembut.
Puspita menatap wajahnya dengan seksama. Karena dia tidak pernah mendengar suara cowok itu selembut ini.
"Kamu kenapa??" ulang Dirly.
"Aku ...!!" Akhirnya puspita menceritakan semua yang telah terjadi padanya.
Dia kemudian memeriksa tubuh Puspita dengan teliti. Dia juga memutar tubuh Puspita.
"Kamu nggak di sakitinya kan??? tidak ada yang terluka kan??" Tanya Dirly.
Puspita menggelengkan kepalanya.
"Kamu mau ke tempat bang Aril??" Tanya Dirly.
"Mau!!" Jawabnya.
"Tapi inikan sudah malam,disana kamu sama siapa??" Ucapnya sendirian.
"Nggak apa apa kok ,kalau aku sendirian disana!!" Jawab Puspita.
"Ngak bisa gitu dong!! cewek secantik kamu mana boleh di biarkan sendirian di gudang seperti itu!! kejadian tadi pasti akan terulang lagi!!" Kata Dirly.
Dirly menghidupkan kembali motornya dan meminta Puspita untuk naik.
"Kita kemana??" Tanya Puspita.
"Kamu diam saja!! yang pasti kita tidak akan pergi ke neraka,karena kabarnya disana tidak enak!!" Jawab Dirly.
Puspita tersenyum mendengar perkataan konyol Dirly.
Tidak berapa lama mereka sudah sampai di depan sebuah rumah yang besar dan mewah.
Saat suara klakson motor Dirly terdengar,seorang satpam langsung berlari dan membuka pintu pagar yang panjang .
"Tuan Muda!! silahkan masuk!!" Sapa sang Satpam.
__ADS_1
"Ya iyalah!! nggak perlu di suruh juga,aku akan masuk!!" ledek Dirly.
Di sebuah ruangan yang luas ,tepatnya sebuah tempat parkir,Dirly menyimpan Motornya dan mengajak Puspita masuk.
Bi Tia,langsung membuka pintu rumah yang besar dan kokoh.
" Mama ada bi??" Tanya Dirly.
"Ada tuan muda!! non Fakhira juga ada!!" Jawab Bi Tia.
"Tolong di panggil ya bi!!" Ucapnya.
"Baik tuan muda!!" Jawab Bi Tia.
Dirly mengajak Puspita duduk di deretan kursi yang sangat mewah.
Puspita masih ragu ragu untuk duduk disana.
"Ayo duduk!!"bisik Dirly.
"Iya tuan muda!!" ledek Puspita.
"Hush!! jangan panggil aku seperti itu!! awas ya!!" hardik Dirly sambil mencubit hidung bangir Puspita.
Mereka tidak sadar sepasang mata indah sedang memperhatikan mereka dari atas.
Dia juga memperhatikan Dirly yang selalu menatap Puspita dengan penuh rasa.
"Siapa gadis itu?? Dirly tidak pernah seperti itu kepada siapapun!!" gumamnya.
"Fakhira!! kamu kok nggak turun?? kata bi Tia Dirly membawa seorang cewek!! kita liat yok!!" Ajak Melani.
Fakhira mengikuti mamanya menuruni anak tangga satu persatu.
Dan ketika mereka sudah ada di depan Dirly,mata Melani langsung terpaku melihat seorang gadis yang sedang ada di samping Dirly.
Puspita langsung berdiri dan gugup.
"Tante,aku Puspita!!" Ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
Namun mata Melani masih belum berkedip.
Puspita menarik tangannya dengan kecewa.
"Ma!! mama kenapa sih??" Tanya Fakhira.
Dia juga sejak tadi menatap wajah Puspita dan merasa familiar dengan wajah itu.
"Ooo,ehh!! nama kamu tadi siapa??" Tanya Melani menutupi kegugupannya.
"Puspita tante!!" Jawabnya.
"Puspa???" gumamnya.
"Apa ini kamu??" Ucapnya dalam hati.
Namun Melani sudah bisa menguasai dirinya dan kembali ke dirinya seperti sedia kala.
"Kamu bukan pacar Dirly kan??" tanyanya blak blakan.
"Ngak kok tante!! aku cuma teman sekelas yang butuh pertolongan saja!!" Jawab Puspita.
"Baguslah!! biar kamu tau aja!! Dirly sudah punya calon dari orang kaya seperti kami!!" ujar Melani.
__ADS_1