
Puspita kaget mendengar teriakan Marsha yang tidak pernah menyangka akan mendapat perlakuan kasar seperti itu.
"Apa maksudmu??" balas Puspita.
"Kamu sudah mempermainkan perasaan Dirly!! kamu terus membuat hidupnya kacau!!" geram Marsha.
"Aku tidak melakukannya!!" Ucap Puspita membela diri.
"Buktinya sekarang , kenapa kamu harus bilang kalau kamu mau nikah!! apa nggak bisa diam diam saja , atau kamu sengaja ya melakukannya!!" tuduh Marsha.
"Kamu jangan asal ngomong!! aku nggak mungkin berniat seperti yang kamu katakan !!" geram Puspita.
"Aaahh, kamu nggak mungkin ngaku, padahal kamu sengaja kan membuat Dirly patah hati dan hancur!!" kembali tuduhan Marsha membuat geram Puspita.
Namun gadis cerdas itu langsung menyadari kalau sekarang mereka sedang berada di rumah sakit.
Puspita kemudian pergi meninggalkan Marsha dan tidak memperdulikan gadis itu lagi meskipun Marsha masih terus memanggilnya dengan kasar.
Puspita kembali narik angkot dan menunggu waktu yang tepat untuk menjenguk Dirly.
Seperti siang itu , Puspita menyempatkan diri pergi ke rumah sakit dan melihat Marsha dan juga Abimanyu sudah tidak ada lagi di sana.
Dia hanya melihat Melani sedang duduk di kursi tunggu di depan ruang ICU.
Puspita melanjutkan langkahnya dan mendekati Melani.
"Tante,ada perkembangan apa dengan Dirly??" tanyanya hati hati.
Melani menoleh dan wajah sedihnya tambah sedih melihat kedatangan Puspita.
"Kamu Pita!! Dirly belum ada perkembangan apapun nak!! tante sangat khawatir dengan keadaan Dirly!!" Ucap nya dengan pilu.
"Sabar ya tante!! mudah mudahan Dirly cepat sembuh dan kembali seperti sedia kala!!" hibur Puspita.
" Iya Pita, tante juga berharap seperti itu!!" balas Melani.
Melani kembali menatap Puspita dengan sangat lama. Wajah gadis itu selalu menarik perhatiannya sejak pertama kali melihatnya.
"Kenapa wajah gadis ini selalu membuatku teringat dengan kak Pandi!! aku jadi sangat kangen dengannya!!" keluh Melani dalam hati.
Bersama dengan Puspita, Melani merasa sangat nyaman . Lain dengan Marsha, kebencian selalu memenuhi hatinya karena tahu kalau gadis itu adalah putri Dirga.
"Tante kenapa ?? jangan sedih dong tante!! aku jadi ikutan sedih!!" sendu Puspita.
"Nggak kok , tante nggak sedih!! apalagi kamu ada disini, tante jadi terhibur!!" Ucapnya.
"Tante, aku boleh masuk nggak??" Tanya Puspita.
"Masuk aja sana!! mudah mudahan kehadiranmu di dekat nya membuat kesadaran Dirly kembali!!' harap Melani.
__ADS_1
Puspita mengangguk kemudian masuk bersama seorang perawat yang sedang melihat kondisi Dirly.
Namun Puspita sangat kaget melihat Dirly sedang duduk dan sedang bermain dengan ponselnya.
"Dirly, kamu....!!"
"Ssstt, kamu diam , dan jangan kaget!! " potong Dirly.
"Kamu sedang apa disini??" Tanya Puspita.
"Semua orang sedang cemas tau!!"
"Siapa bilang cemas!! nggak bakalan ada yang peduli!! pasti cuma kamu yang khawatir dengan kondisiku!!" goda Dirly.
"Tante Melani sangat mencemaskanmu Dirly!! Dia sudah satu harian di luar , nungguin kamu sadar!!" hardik Puspita.
"Masa, aku nggak yakin tuh!! mama nggak biasanya segitu perhatian samaku!! " acuh Dirly.
"Jangan gitu dong Dirly!! tante Melani itu mama kamu!! hargai dong, aku nggak suka dengan orang yang tidak menghormati ibunya sendiri!! bagaimana mungkin kamu sayang samaku, sama mamamu aja kamu cuek!! kamu belum ngerasain nggak punya siapa siapa kek aku!!" geram Dirly.
"Oke , aku tahu kok maksud kamu!! tapi apa kah aku bisa sayang dengan perempuan yang tidak pernah memberikan kasih sayangnya?? kamu tidak tahu Pita, saat kecil aku selalu merindukan mama yang selalu pergi entah kemana!!' kenang Dirly.
"Kalau soal itu , aku nggak tahu!! tapi tolong , bagaimanapun dia itu adalah wanita yang sudah melahirkanmu!!" pesan Puspita.
"Iya Pita, aku sayang kok sama mama!! aku sangat menghormati dan menghargai perempuan!! "Jawab Dirly.
"Mau bagaimana lagi Pita!! aku sengaja merencanakan kecelakaan itu, untuk mengalihkan perhatian papa dengan rencana yang sedang kubuat!!" jelas Dirly.
"Tapi kan Dirly, itu sangat membahayakan, nyawa lo taruhannya!!" geram Puspita .
"Itu nggak seberapa Pita!! apapun kulakukan asal kita tidak terpisah!!" tegas Dirly.
Dirly memang sudah merencanakan kecelakaan itu untuk meyakinkan papanya kalau dia benar benar sedang kacau karena pernikahan Puspita.
Dirly juga sudah mengajak semua perawat di bagian emergency yang semuanya adalah sahabat kakaknya.
Dan semua sandiwara itu juga di dukung penuh oleh kakaknya Fakhira.
"Sekarang kamu duduk di sampingku,waktu nya untuk bezuk!! semuanya termasuk Marsha pasti akan masuk!! aku akan pura pura koma dan akan sadar saat kamu memegang tanganku!!" Ucap Dirly sambil mengerlingkan matanya.
"Iiihhhhh, kamu nakal ya!! orang tua di kerjain!!" kesal Puspita.
"Harus Pita!! orang tuaku nggak seperti yang lainnya!! mereka lebih mementingkan bisnis dari pada anak!!" berang Dirly.
"Oke, oke!! sekarang diam!! aku mendengar langkah kaki!!" bisik Puspita.
Dirly kemudian berbaring dan memejamkan matanya.
Sedangkan Puspita duduk di samping Dirly.
__ADS_1
Marsha langsung berang melihat Puspita sudah berada di dalam dan duduk di samping Dirly.
"Kamu memang nggak tahu malu ya!! sudah di usir berkali kali eh masih nekat datang kesini!!" bentak Marsha.
"Jangan ribut!! ini sedang di ruang ICU!! kalau tidak bisa diam, lebih baik kalian keluar!!" Ucap seorang perawat dengan sangat tegas.
"Udah, biarkan saja!! " bujuk Abimanyu sambil menarik tangan Marsha ke sampingnya.
Abimanyu dan Melani berdiri di dekat kaki Dirly sedangkan Marsha tetap tidak mau kalah dengan Puspita. Dia tetap berada di samping Dirly.
Puspita kemudian meraih tangan Dirly.
"Dirly, bangun dong!! aku ingin melihatmu untuk yang terakhir sebelum nanti aku menikah!! maafkan aku Dirly!!" isak Puspita.
"Ngapain sih pegang pegang!!" kesal Marsha. Namun dia tidak tahu harus melakukan apa.
"Dirly, buka matamu, aku disini!! kamu harus sembuh!! supaya aku tenang meninggalkan kamu!!" lirih Puspita sambil terus memegang tangan Dirly.
Tiba tiba salah satu jari tangan Dirly bergerak gerak.
"Tangan nya bergerak pa!! panggil dokter!!" sorak Melani.
Tapi belum lagi Abimanyu pergi, Dirly kemudian memanggil manggil nama seseorang.
"Pita...!!! Pita....!!!" Panggil Dirly sambil membuka matanya sedikit demi sedikit.
Puspita hampir tertawa menahan geli.
"Maafkan kami ya tuhan!! kami sudah mempermainkan hati orang tua!!" desahnya dalam hati.
"Dirly, kamu sudah sadar sayang!!" Panggil Melani.
"Mama,mana Pita??" lirih Dirly.
"Pita ada di sini sayang!! dia ada di samoingmu!!" Jawab Melani sambil menunjuk ke arah Puspita.
Dirly memiringkan kepalanya dengan sangat pelan ke arah yang di tunjukkan sang mama.
Dan saat matanya melihat sosok Puspita, Dirly tersenyum.
"Pita, kamu disini?? kamu masih mau melihatku?" Tanya nya dengan sangat lemah.
"Mantap benar akting anak ini!!" maki Puspita dalam hati.
Dirly kemudian meraih tangan Puspita dan membawanya ke dadanya.
"Aku sangat bahagia Pita!! kamu datang juga melihat ku!!" Ucapnya sambil mengelus elus tangan Puspita.
"Apa apaan sih?? anak ini kok jadi banyak tingkah!!" umpat Puspita dalam hati.
__ADS_1