Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 50


__ADS_3

Malam itu Fakhira sudah sampai di rumahnya atas paksaan Abimanyu.


Malam itu keluarga Erick akan datang untuk menentukan tanggal pernikahan mereka.


Fakhira langsung menolak perjodohan itu.


"Tidak!!! aku tidak akan menikah dengan siapapun!! aku hanya mau Aditya!!" Teriak Fakhira sambil melempar semua yang ada di dalam kamarnya.


"Fakhira, jangan bikin malu kami dong!! ini sudah yang terbaik untuk kamu!!" Tegur Abimanyu.


"Apa ,papa bilang yang terbaik?? Papa tidak tahu apa yang terbaik buat aku! papa hanya tahu yang terbaik buat papa saja, iya kan!!" tantang Fakhira.


"Begini saja Fakhira, kamu turun saja dulu!! setelah ini papa akan membatalkan perjodohan ini secara perlahan lahan!!" bujuk Abimanyu.


"Aku tidak mau!! aku tidak sudi bertemu dengan laki laki manapun yang akan kalian jodohku!!" lawan Fakhira.


"Fakhira, turun dulu ya sayang!! mama janji tidak akan memaksa apapun kalau memang kamu tidak menginginkannya!!" bujuk Melani yang baru saja ada di sana.


Melani memegang lengan Fakhira dan membawanya turun walaupun dengan busana seadanya.


"Maaf ya, pak Tohir dan bu Retno, sudah menunggu lama!!" Sapa Melani untuk membesarkan hati tamu tamunya.


"Nggak apa apa kok bu Melani, kita semua sabar kok menunggu calon mantu secantik ini!!' jawab Bu Retno sambil mencubit pipi Fakhira yang memasang wajah datar.


"Jadi gimana bu, apa kalian sudah yakin akan mempercepat pernikahan mereka tanpa ada acara pertunangan lebih dahulu??" Tanya bu Retno.


Wajah Fakhira berubah jadi tegang, namun Melani langsung memegang tangan Fakhira yang bersiap siap hendak berdiri.


"Aku sih terserah kesepakatan kita saja, yang penting adalah kebaikan untuk semuanya apalagi untuk kedua anak kita!!' jawab Melani.


"Ya udahlah, kita tentukan saja tanggalnya , supaya kita bisa mempersiapkannya!!" Ucap Abimanyu.


"Jangan terburu buru juga !! lebih baik kita tanyakan dulu kepada mereka berdua!!" sela Melani.


"Aku setuju kok tante, kalau pernikahannya di percepatan! lebih cepat kan lebih bagus!!" seru Erick.


"Baguslah kalau begitu!! soal Fakhira, saya yakin kalau dia juga pasti setuju!!" Ucap Abimanyu.


Setelah Abimanyu mengatakan hal itu , kedua keluarga itu kemudian membuat keputusan untuk melangsungkan pernikahan keduanya dalam jangka seminggu.

__ADS_1


Fakhira tidak mengatakan apa apa , karena dia yakin tidak ada gunanya. Lebih baik melakukan cara lain , pikirnya.


Pertemuan itu berakhir dengan jamuan malam yang sudah di sediakan oleh keluarga Hadiningrat.


Setelah keluarga Erick pulang, Fakhira langsung melemparkan semua piring yang masih berserakan di atas meja.


"PRAAAANNGGG!!!"


"Fakhira! apa yang kamu lakukan??" bentak Abimanyu.


"Papa lihat piring yang hancur dan pecah berkeping keping ??? hatiku juga seperti itu, malah lebih hancur dari pada semua piring yang pecah ini!!" Teriak Fakhira.


"Justru karena itu papa menjodohkan kamu dengan Erick! papa ingin kamu membangun keluarga yang baru dan kehidupan yang baru juga!!" bujuk Abimanyu.


"Tidak!! aku tidak akan pernah menikah dengan siapapun kecuali dengan Aditya!! tidak akan pernah!!" tantang Fakhira.


"Omong kosong apa ini Fakhira?? Aditya sudah pergi, dia sudah melupakan kamu, buktinya dia tidak pernah menghubungi kamu selama bertahun tahun!! cinta apa itu namanya??" balas Abimanyu.


"Papa pikir aku tidak tahu , siapa di balik menghilangnya Aditya!! aku tahu papa yang sudah menyingkirkan dia dari hidupku!! aku tahu semuanya pa, tapi aku masih diam selama papa tidak mengusik hidupku lagi!!" Tangis Fakhira akhirnya pecah. Selama bertahun tahun dia sudah memendam semuanya dan menyimpan semua kesedihan dan kepedihannya sendiri.


Melani akhirnya memeluk Fakhira. Selama bertahun tahun Fakhira diam. Tidak menangis dan juga tidak tertawa. Bahkan tersenyumpun tidak.


Fakhira malah menyibukkan dirinya dengan menjadi dokter spesial emergency di sebuah rumah sakit besar.


Fakhira bekerja siang dan malam bukan karena butuh uang, tapi dia melakukannya untuk melupakan laki laki yang di cintainya yang menghilang entah kemana.


Melani berhasil juga membujuk Fakhira dan membawanya ke atas. Fakhira langsung berbaring di atas ranjang empuk nya.


"Fakhira!! mama minta maaf ya sayang!! mama juga sudah melakukan kesalahan !! jadi untuk menebus kesalahan mama, kamu bisa menolak perjodohan ini dan mama akan mendukungmu!!" Ucap Melani perlahan lahan.


Fakhira menatap mamanya.


"Seharusnya kalian tidak melakukan itukepada Aditya!! kalau memang kalian tidak menyukainya, ya udah , kan nggak mesti di singkirkan seperti itu?? entah apa yang terjadi dengan dia!! atau apa dia masih hidup atau sudah....!!" Mata Fakhira langsung terbelalak membayangkan apa yang sedang di pikirannya.


"Tidaaaaakkkk!!! Aditya tidak boleh mati!! Aditya harus hidup!!" Tangis Fakhira menjadi histeris saat mengingat lagi tentang Aditya.


Dirly tiba tiba masuk karena kaget mendengar tangisan Fakhira.


"Kak! kakak kenapa ma??" Tanya Dirly sambil memegang tangan Fakhira.

__ADS_1


Dirly kemudian membuat isyarat dengan tangannya, agar mamanya meninggalkan kamar.


"Aditya tidak boleh mati!! dia tidak akan pernah meninggalkan aku!! tidak akan pernah!!" teriak Fakhira dengan tangis yang menjadi menyedihkan.


"Kak! kak Fakhira!! lihat aku kak!!" Teriak Dirly sambil memutar wajah Fakhira menghadap kepadanya.


"Kakak percaya sama ku kan?? kakak masih mengingat janji Merpati ku kan kak?? aku akan menepati janji ku untuk membawa Aditya kepada kakak!! "


Fakhira menatap Dirly dengan tatapan kosong. Sepertinya harapannya sudah hilang. Dia tidak ingin berharap kepada siapapun.


"Hhhh!! Dirly, kamu jangan membuat harapan palsu, itu akan lebih menyakitkan!!" Jawab Fakhira dengan senyum hambar.


"Kakak tidak percaya sama ku?? kakak menganggap kalau aku akan membuat harapan kosong??" tegas Dirly.


Fakhira diam saja .


Tiba tiba Dirly mengambil sebuah jarum kecil dan menusukkannya ke sebuah jari tangannya. Sesaat kemudian darah menetes dan Dirly menampung tetesan darah di sebuah kertas kecil.


"Kakak masih belum percaya kalau aku janji dengan ikatan darah?? kakak tidak percaya kalau aku akan merelakan darahku untuk membela kakak??" Tanya Dirly getir.


"Dirly, kamu sungguh sungguh akan menolong kakak??" Tanya Fakhira.


"Kakak belum percaya walaupun aku sudah menunjukkan tetesan darah kita yang sama??" Dirly menunjukkan darah ke depan Fakhira.


Fakhira langsung memeluk Dirly.


"Kak, aku kan sudah janji, akan membawa Aditya ke hadapan kakak!! kakak harus percaya ya!!" bujuk Dirly.


"Ya , kakak percaya, kamu pasti akan melakukannya! tapi kamu akan mencarinya dari mana dan dimana??" Tanya Fakhira ragu .


"Aku sudah mendapat titik terang tentang keberadaan Aditya!! jadi kakak tenang dan jangan membuat kekacauan!!" bisik Dirly.


Mata Fakhira kembali bersinar dan mulai mendapat harapan.


"Kamu nggak bohong kan??" bisik Fakhira.


"Ssst, jangan kuat kuat!! ini harus di rahasiakan! jangan sampai ada yang tahu!!"


"Makasih ya Dirly!! kamu memang adik yang paling baik sedunia!!" peluk Fakhira.

__ADS_1


"Ya udahlah! sekarang kakak tidur dan istirahat!! jangan nangis lagi ya!! aku tidak suka melihat airmata seorang gadis!!" Ucap Dirly sambil meninggalkan kamar Fakhira yang di iringi dengan senyuman Fakhira.


__ADS_2