Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.

Belahan Jiwa Tuan Muda Angkuh.
Bab 73


__ADS_3

Melani tidak bisa tenang mendengar ucapan putra satu satunya . Dalam hati dia membenarkan perkataan anaknya.


Melani kembali mengingat bagaimana penderitaan putrinya , namun dia tidak melakukan apa apa.


Dan sekarang dia mengetahui tindakan suaminya yang sedang berusaha untuk memisahkan Dirly dengan gadis yang dicintainya. Hanya karena takut kepada keluarga Dirga.


Melani kemudian pergi menemui suaminya yang sedang bersiap siap ke kantor.


"Pa, apa nggak sebaiknya papa urungkan deh rencana untuk memisahkan Dirly dengan Pita!! aku tidak menyukai Marsha dan semua keluarganya , apalagi Dirga!!" Kata Melani sambil mengambil jas Abimanyu dari dalam lemari.


"Jangan ikut campur dengan urusanku!! kamu diam saja, lakukan apa yang kamu inginkan asal jangan menghancurkan semuanya!!" tegas Abimanyu sambil mengenakan jas.


"Tapi Pa, apa kamu nggak kasihan dengan Dirly?? dia pasti akan patah hati dan sedih jika harus berpisah dengan gadis yang di cintainya!!" ulang Melani.


"Diam!! aku bilang diam!! kamu tenaga saja, Dirly akan mengerti kalau aku melakukan semuanya hanya untuk kebahagiaanya!!" hardik Abimanyu dengan pelan namun mengintimidasi.


"Aku kecewa sama Papa!! harta sudah membutakan matamu!!" geram Melani sambil meninggalkan suaminya.


Abimanyu tidak perduli dengan kemarahan istrinya. Dia tetap dengan rencana yang susah di susunnya dengan matang.


Hari itu Abimanyu sudah sepakat akan bertemu dengan Puspita. Dia akan mendesak dan menekan gadis itu untuk menyetujui permintaan nya.


Dirly masih berharap papanya merubah keputusannya. Dia sengaja menunggu Abimanyu di teras depan.


"Pa, aku mau ngomong!!" Ucapnya saat melihat Abimanyu keluar sambil menentang tas kerjanya.


"Apa yang ingin kamu bicarakan??" Tanya Abimanyu dingin.


"Aku mau bilang kalau Papa jangan pernah memaksa Puspita untuk menikah dengan laki laki pilihan papa !! " geram Dirly.


"Jadi kamu sudah tahu, baguslah!! pasti gadis itu sengaja memberi tahukan semuanya kan??" sinis Abimanyu.


Wajah Abimanyu menjadi merah menahan marah . Dia tidak menyangka kalau Puspita akan mengatakannya kepada Dirly.


Tanpa mengatakan apapun Abimanyu meninggalkan Dirly yang sangat kesal dengan sikap papanya .


"Baiklah, aku memang harus menyelamatkan hubungan kami dengan caraku sendiri!! papa sudah tidak perduli dengan perasaan ku!!" gumam Dirly.


Namun untuk meyakinkan papanya kalau dia sedang patah hati, Dirly masih membuat sandiwara.


Dia tidak boleh terlihat tenang dan santai, walaupun situasi sudah bisa di kendalikannya.


***


Hari itu Dirly pergi ke kampus dan seperti biasa Marsha akan selalu nempel bersamanya.

__ADS_1


Dirly tidak ceria seperti biasanya. Apapun yang di katakan Marsha selalu di acuhkannya.


Marsha yang sudah mengetahui rencana Abimanyu merasa senang . Karena dia tahu kalau Dirly sedang patah hati.


"Dirly, kamu lagi kacau banget, kita ke club nanti malam!! mau ya!!" Ajak Marsha.


"Boleh!! " Jawab Dirly.


"Kamu sedang punya masalah ya??" Tanya Marsha pura pura tidak tahu.


"Udah tau nanya!!!" ketus Dirly.


"Iya deh!! kamu ada masalah apa sih?? aku boleh tahu nggak??" bujuk Marsha.


"Nggak perlu!! kamu nggak perlu tahu!! lagi pula kalau tahu juga kamu pasti akan sangat senang!! " tolak Dirly.


"Soal apa sih?? aku jadi penasaran lho!! apa tentang gadis miskin itu, si gembel lagi??" omel Marsha.


"Kok tahu!!" kesal Dirly.


"Dia lagi , dia lagi!! kenapa sih gadis itu selalu membuat hatimu kacau?? apalagi yang sudah di lakukannya??" geram Marsha.


"Dia setuju untuk menikah !!" celetuk Dirly


"Bagus dong!! aku paling takut deh kalau kamu akan bersama dengan dia!! kalau dia sudah nikah ya nggak ada lagi yang akan mengganggu hubungan kita!!" senyum puas Marsha.


Dirly menjadi bahan tontonan semua mahasiswa yang sedang berada di Cafe tersebut.


"Dirly!!!" Panggil Marsha.


Namun Dirly tidak menghiraukan Marsha, dia berjalan semakin cepat dan mengambil motornya kemudian melaju dengan kecepatan tinggi.


Namun sebuah motor tiba tiba masuk, membuat tabrakan laga kambing tidak bisa di elakkan.


Dirly terhempas dari motornya dan jatuh terpelanting ke atas aspal.


Teriakan terdengar di mana mana, melihat kecelakaan tragis itu.


Marsha langsung berlari dan memeluk Dirly.


"Dirly!! bangun, buka matamu!! tolong!! siapapun tolong bawa dia kerumah sakit!!" Teriak histeris Marsha.


Tanpa menunggu lebih lama, semua orang membantu Marsha memasukkan Dirly ke dalam mobil dan membawanya ke rumah sakit.


Pihak UGD langsung menangani dan memberikan pertolongan .

__ADS_1


Melani langsung berangkat ke rumah sakit setelah menerima kabar dari Marsha.


Sedangkan Abimanyu sedang bersama dengan Puspita membicarakan acara nikahan yang akan di adakan beberapa hari lagi.


Mereka juga membahas acara yang akan di adakan sebelum acara nikahan yang merupakan acara puncak.


Dan setelah beberapa lama , mereka akhirnya membuat keputusan untuk mengadakan acara lamaran untuk sedikit menghargai ibunya .


Dan acara yang akan di adakan di rumah keluarga Andi itu hanya akan di hadiri oleh beberapa orang saja.


Dan setelah kesepakatan bulat, Puspita pulang. Namun dia sangat kaget melihat chat dari Evan yang mengatakan kalau Dirly sedang berada di rumah sakit.


Puspita langsung melaju dengan angkotnya menuju rumah sakit yang di tulis namanya oleh Evan.


Abimanyu juga sedang terburu buru karena dia juga sudah mendapat kabar tentang kecelakaan yang menimpa Dirly.


"Kenapa lagi dengan anak itu!!" kesal Abimanyu.


Namun bagaimanapun Dirly adalah putra satu satunya. Kecemasan pasti ada dibenaknya yang paling dalam. Ikatan darah pasti akan bergetar walaupun tidak ada Kasih sayang.


Puspita sampai di rumah sakit saat semua keluarga sedang berkumpul di dalam ruangan UGD.


Terdengar tangisan melani .


"Dokter, tolong selamatkan anak saya!! tolong dokter, lakukan yang terbaik , aku akan membayar berapapun biayanya!!" Tangis Melani.


Puspita mencoba mencari tahu dari balik pintu kaca ruang UGD.


Dadanya merasa sesak melihat Dirly sedang tergolek tidak sadarkan diri. Dia juga melihat beberapa selang sedang terpasang di tubuh laki laki yang sangat di cintainya .


"Dirly, kamu harus hidup!! kalau tidak untuk apa aku bertahan!!" isak kecil Puspita.


Puspita masih terus menatap Dirly dari balik dinding kaca. Sesekali dia mengusap airmatanya yang berjatuhan.


Tiba tiba semua anggota keluarga di suruh untuk keluar dan meninggalkan pasien.


"Dokter, aku mau disini bersama anakku!! aku tidak mau pergi!!" raung Melani.


"Tidak bisa bu!! pasien sedang gawat, biarkan kami melakukan tugas kami dengan sebaik baiknya!!" tolak sang dokter.


Mereka semua terpaksa meninggalkan Dirly yang masih terbujur dan koma.


Melani terus menangis terisak isak.


"Dirly, kamu harus selamat sayang!! mama masih harus melakukan apa yang tidak pernah mama berikandari dulu!!" isak Melani.

__ADS_1


Dan ketika semuanya keluar, mereka kaget melihat keberadaan Puspita.


"Berani juga kamu kesini ya!! kamu tidak tahu, kalau disini itu bukan level kamu!!" ejek Marsha yang duluan melihat keberadaan Puspita.


__ADS_2