
Rick mengernyit menatap layar ponsel nya. Kenapa Yumna mengirimkan nya pesan seperti itu. Di tatap nya wajah teduh yang tengah terlelap di ranjang. Rick menghampiri kemudian mencium kening sang istri dengan sayang.
Tak ingin membuat putri tidur nya terbangun, Rick memilih untuk keluar dari sana. Rick terus tersenyum mengingat percintaan panas nya dengan sang istri. Dia menyukai sisi liar Ana kala di atas ranjang, dan kembali tenang dan kalem di saat-saat tertentu. Istri nya memang luar biasa. Namun pesan Yumna mengusik hati nya. Mau apa wanita itu mengintai kehidupan pribadi sang istri.
Rick mengambil Yumna melalui jalur interkom, dia tak suka jika seseorang dengan lancang mengusik ketenangan pikiran istri nya.
Klek
Yumna masuk dengan langkah penuh percaya diri, namu sekejap tercengang saat melihat bagaimana Rick yang entah sengaja atau tidak. Pria itu bahkan belum mengancing sempurna kemeja putih nya. Terlihat dada bidang yang membuat jiwa Yumna meronta-ronta ingin menyentuh nya. Namun di detik berikut nya, Yumna di buat terkesiap. Di dada putih mulus tersebut, terdapat banyak bekas kissmark yang terlihat sangat jelas baru di buat oleh seseorang. Dan dia tau siapa pelaku nya.
Yumna mencebik jijik melihat hal tersebut. Yang menurut nya menggambar kan sosok wanita murahan.
"Apa kau memanggilku untuk mengkonfirmasi perihal foto dan video yang ku kirim? jika ya, maka kau tau sendiri jawaban nya. Itu bukan rekayasa, realita yang harus kau terima. Istri maniak mu itu telah bermain api di belakang mu tanpa kau sadari." Ucap Yumna memulai argumen nya sendiri. Rick menatap datar wanita yang terus berusaha meraih hati nya tersebut dengan tatapan sukar.
__ADS_1
"Apa kau sadar jika tindakan mu telah melampaui batas seorang sekretaris, Yumna? Bahkan jika benar istri ku berselingkuh, aku akan dengan suka rela memaafkan nya. Kau tau kenapa? karena istri ku tiada dua nya. Aku mencintai nya hingga hampir gila saat akan kehilangan nya. Jadi jika istri ku hanya berbagi hati nya pada pria lain, namun dia masih bisa ku rengkuh dalam pelukan ku. Maka itu tidak lah masalah bagi ku. Cinta ku sebesar semesta ini pada nya, segelintir masalah kecil seperti ini tidak akan mengurangi kadar cinta di hati ku. Ku harap kau berhenti berusaha untuk mencari kekurangan istri ku, karena sampai kapan pun. Istri ku tetap menjadi ratu di hati ku, selama nya. Sekarang keluar lah, benahi pikiran picik mu. Ah ya, setelah ini aku tidak bisa di ganggu. Taruh semua berkas yang membutuhkan tanda tangan ku di atas meja mu. Besok aku akan memeriksa nya..." Rick beranjak tanpa menunggu kalimat pembelaan apa pun dari Yumna.
Sementara wanita itu tercengang mendengar kalimat penuh cinta kasih dan ketulusan dari Rick, pria pujaan nya. Ada kah pria lain yang segila pria itu di dunia in, tak merasakan sakit hati meski sudah di khianati? Dia mulai yakin satu hal, Rick benar-benar sudah gila. Meski beredar kabar tentang kebucinan pria itu, namun dia selalu meyakini, kucing jika di beri ikan tidak akan menolak. Seperti singa di beri daging segar, pasti akan melahap nya tanpa sisa. Dia pikir Rick pun begitu.
Bertahun-tahun Yumna berusaha meraih hati Rick mulai dari cara halus hingga penuh akal bulus. Namun tak satu pun berhasil. Rick meski sudah dua kali berhasil dia jebak dengan obat per*angsang, namun pria itu lebih memilih bersolo dari pada meminta pelayanan nya. Padahal dengan pakaian terbuka dan seminim kala itu, mustahil Rick akan tahan menolak godaan nya. Namun apa yang pria itu lakukan.
Rick bermain sendiri untuk melepaskan ha*srat nya di toilet, dengan terus menyebut nama sang istri. Dua kali gagal tapi tak membuat nya jera. Urat malu nya seakan telah layu semua, meski sadar Rick mengetahui ulah nya. Yumna selalu bersikap biasa saja. Kembali menggoda Rick dengan berbagai cara. Seperti yang dia lakukan saat ini. Berharap pesan singkat yang dia kirim, mampu mengantar Rick ke atas ranjang nya. Lagi-lagi dia salah, Rick lebih memilih berbagi istri nya dengan pria lain dari pada meninggalkan wanita ja*l*ang itu.
"Kau benar-benar menguji ku Rick! lihat saja, aku akan membuat mu bertekuk lutut pada ku kelak." Yumna menghentak lantai dengan hati kesal. Hari ini dia sungguh sial, sudah rugi dana karena mentraktir banyak orang di kantin. Kini malah tidak mendapatkan apa pun. Usaha nya sia-sia.
"Hmmmm? mau nambah? porsi spesial apa biasa saja?" balas Ana meski mata nya masih terpejam sempurna.
"Porsi jumbo yang spesial, durasi makan nya lebih lama dan metode nya bervariasi...masih sanggup?" bisik Rick dengan suara parau. Ana terkekeh kecil, lalu berbalik dari posisi nya tadi yang sedikit menelungkup.
__ADS_1
"Women on top..." kerlingan mata Ana membuat hati Rick berbinar secercah mentari. Lekas pria itu mengambil posisi terbaik nya, Ana memulai aktivitas nya. Meracik tubuh sang suami dengan sentuhan-sentuhan lembut. Oh Rick sungguh di buat melayang tinggi berkali-kali.
"Astaga..! sayang...kau sungguh membuat ku gila...kau harus ku hukum karena sudah berani tertawa lebar pada pria lain selain diri ku..." Ana tertawa renyah, dia tau pasti sekretaris suami nya yang binal itu sudah mengirimkan bukti foto atau apa pun itu pada suami nya.
"Oh yaa .. aku ingin tau apa hukuman yang pantas untuk ku..." Rick sudah tak tahan lagi, pria itu membalikkan tubuh istri yang tadi tengah bermain-main dengan tongkat baseball nya di bawah sana.
"Ini hukuman mu sayang..." Rick mulai memposisikan diri nya di belakang sang istri. Sesi hukuman yang di berikan Rick berakhir setelah satu jam lama nya. Pria itu berkali-kali mencium wajah Ana dengan gemas. Tak ada bosan nya bagi Rick untuk mengagumi wajah cantik istri nya, apa lagi Ana yang selalu membuat nya menerobos angkasa dengan perasaan bahagia.
"Gaya yang tadi belajar di mana lagi, bun? berasa mentok sampe ke dasar samudera....Ya ampun..aku sudah menjadi pria bucin sejati yang tergila-gila pada mu sayang. Jadi berhenti lah tersenyum selebar itu saat pergi bersama yang lain." Ucap Rick menatap manik tertutup di depan nya.
Ana hanya tersenyum mendengar kalimat yang sudah entah kesekian kalinya dia dengar.
"Bern bercerita tentang kekasih nya yang meminta di lamar dengan cara yang unik. Apa hubby tau? Sisi ingin di lamar di pondok yang ada di tengah hamparan sawah. Bukan kah itu unik? aku tak bisa berhenti tertawa mendengar nya. Pasangan yang aneh, bukan? Bern uring-uringan karena takut pakaian nya terkena lumpur sawah." Ana bercerita panjang lebar. Rick ikut tertawa mendengar nya.
__ADS_1
Bern sang adik akan melamar sang kekasih, untuk itu dia butuh Ana untuk menemani nya mencari beberapa keperluan untuk acara lamaran tersebut. Dan Yumna telah salah persepsi melihat keakraban sang istri dengan adik nya. Namun biar saja, toh dengan begitu, Yumna mungkin saja akan berhenti menganggu nya.