Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang

Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang
Ep 37


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Tak... tak... tak


Suara sepatu hak tinggi melangkah mendekati ruang VIP tersebut.


"Maaf saya terlambat" ucap wanita tersebut.


Aryo dan Riko menoleh ke sumber suara, mereka tercengang, rasanya kelu untuk menjawabnya dengan melihat wanita yang kini tengah berdiri di ambang pintu ruangan VIP tersebut.


Cantik gumam keduanya.


...🌈🌈...


Kini mereka berempat sudah duduk saling berhadapan.


Aryo masih tertegun dengan apa yang tengah dia lihat dihadapannya mantan istrinya semakin cantik.


Dinda yang melihat Aryo terus memandangnya tersenyum tipis "Apakah bisa kita mulai rapatnya tuan Aryo?" tanya Dinda


"Tuan" panggil Riko yang melihat Aryo tengah melamun


"A..ada apa?" jawab Aryo terbata


"Harap fokus dan konsentrasi tuan, saya menemuin Anda untuk membahas kerjasama perusahaan kita" jawab Dinda dingin.


"Ekhm.. maaf tadi saya kepikiran istri saya dirumah. Mari kita mulai" jawab Aryo mengelak.


Dinda tersenyum miring "Seorang CEO harus bisa profesional tuan, jika Anda memikirkan masalah rumahtangga Anda lebih baik kita batalkan saja rapat hari ini. Saya tidak ingin buang-buang waktu untuk hal yang merugikan saya." jawab Dinda tenang tetapi tajam.


Aryo yang mendengar jawaban Dinda entah kenaa hatinya berdenyut nyeri, dia seakan kehilangan Dinda yang dulu dihadapannya sekarang adalah Dinda yang dingin.


"Maafkan saya, saya akan lebih profesional lagi. " ucap Aryo


"Hemm... baiklah mari kita mulai saja rapatnya"



Dirumah orangtua Aryo tengah terjadi keributan karena pengasuh Abel mengundurkan diri secara mendadak sehingga mau tidak mau Nanda harus mengasuh anaknya sendiri.


"Aduh, Abel jangan nangis terus bikin pusing kepala Mama!" bentak Nanda


Abel semakin kencang menangis, karena suara berisik diruang tengah Intan dan Ridwan mendekat.

__ADS_1


"Nanda, kamu apakan Abel sehingga dia menangis sedari tadi. Berisik banget" ujar Intan


"Nanda gak tau mah, Abel sudah makan dan minum, mainan juga sudah Nanda keluarkan semua tetapi masih menangis" jawab Nanda merengut


"Kamu itu ibunya, bikin anak kamu diam masa gak bisa" jawab Intan


"Mama jangan gitu dong, ini juga cucu mama. Bantuin kek atau apa gak ngomel mulu"


"Kamu sama orang tua berani ya, dasar mantu gak tau di untung! cepat bikin anak kamu diam" jawab Intan dengan meninggalkan rung tengah.


"Sini cucu kakek, ayo kita main diluar ya" Ridwan kini menggendong Abel dan mengajaknya untuk bermain diluar rumah.


Nanda mendesah kasar, baru satu hari tidak ada pengasuh sudah membuat dia marah-marah sedari pagi.


Dia harus berbelanja untuk mendinginkan kepalanya, dan bersenang-senang dengan teman-teman sosialitanya.


Tidak terasa waktu akan menuju makan siang.


"Nik ayo kita pergi sekarang" ajak Zack


"Baik tuan"


Selama diperjalanan untuk menuju restoran senyum Zack terus melekat di bibirnya, tidak jauh beda dengan Niko dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan gadis ceroboh yang sudah mencuri hatinya satu tahun yang lalu.


"Berhenti sebentar Nik, aku ingin membeli bunga"


"Baik tuan"


"Silahkan tuan ada yang bisa kami bantu?" ucap seorang pelayan di toko bunga tersebut.


"Buatkan aku buket bunga mawar merah yng cantik dengan cepat" ucap Zack


"Baik tuan"



Setelah Zack mendapatkan bunga pesanannya, mereka segera melanjutkan lagi perjalanan mereka menuju ke restoran.


"Baiklah tuan, untuk rapat kali ini sudah cukup." jelas Dinda


"Iya, waktu juga sudah menunjukkan waktunya makan siang. Bagaimana jika kita makan siang dulu, kebetulan kami akan langsung kembali kekantor setelah ini" jelas Aryo, dia benar-benar penasaran dengan kehidupan mantan istrinya.. bukan bukan bahkan latar belakangnya juga. Karena yang dia kenal hanya paman dan bibinya saja selama ini.


"Maaf tuan sa...

__ADS_1


Dinda belum selesai mengucapkan ucapannya sudah terputus dengan kedatangan seseorang yaitu Zack si tuan posesivenya.


"Sayang aku datang....!!" ucap Zack setengah berteriak dia tidak memperdulikan lagi imagenya didepan Aryo maupun yang lainnya.


Zack segera memeluk wanitanya dan mencium pipinya dengan gemas.


"Bunga cantik untuk wanita yang melebihi kecantikan bunga" ucao Zack gombal


"Ishh, harusnya kamu bawakan aku bunga bank Beby" ucap Dinda dengan tersenyum dan menerima bunga pemberian dari Zack.


"Tentu" Cup Zack mengecup dahi Dinda.


Santi hanya memutar bolanya malas, dan mengalihkan pandangannya.


Deg


Pandangan Santi bersibobrok dengan mata Riko yang menatapnya sedari tadi, kenapa dia memandangku seperti itu gumam Santi.


Disisi lain, Aryo yang melihat kedatangan Zack dengan membawa bunga, memeluk Dinda, dan mencium pipinya serasa panas dengan pemandangan tersebut.


Niko menajamkan pandangannya ke arah Santi dan Riko, dia yang melihat mereka tengah saling menatap ingin membalikkan meja diruangan tersebut dan memasukkan Santi kedalam karung.


Ekhm


Aryo berdehem untuk menetralkan emosinya. Semua langsung tersadar dengan aktivitas masing-masing.


"Maafkan saya tuan Aryo, saya terlalu fokus dengan wanita cantik di samping saya ini" ucap Zack yang kini tengah duduk di samping Dinda.


"Tidak apa-apa tuan" jawab Aryo.


"Sayang, ayo kita makan siang. Cacing diperutku sepertinya sudah banyak yang berdemo" ucap Dinda bergelayut manja dilengan kekasihnya.


Zack mengusap rambut Dinda dengan sayang "Baiklah, aku sudah menyiapkan makan siang spesial untuk kita hari ini sayang" jawab Zack


"Baiklah ayo sayang, sebelumnya maaf tuan Aryo kami tidak bisa menemani Anda makan siang" ucap Dinda


"O.. Oh tidak apa-apa kami akan makan siang di kantor, baiklah terima kasih untuk rapatnya hari ini Din. Kami permisi dulu" ucap Aryo seraya berdiri yang diikuti oleh asistennya.


Selama diperjalanan Aryo menuju kantor dia terus memikirkan Dinda, dia benar-benar merasa dibohongi oleh mantan istrinya tersebut. Terlebih kenapa Dinda masih berhubungan dengan Zack bahkan mereka sampai akan menikah, apa kejadian ketika di restoran dulu mereka berdua sudah bermain serong dibelakangnya?



...🌈🌈...

__ADS_1


Kehabisan inspirasi untuk tindakan balas dendam selanjutnya 😖😫😭


Autor doubel up nih hari Minggu.


__ADS_2