
Happy Reading 🌹🌹
Zack yang sudah melihat Dinda diluar kendali bahkan depresinya sudah mulai muncul dia langsung mendekat dan merengkuhnya.
"Tenanglah... tenanglahh Dinda" ucap Zack berbisik di telinga Dinda
Dinda yang masih meledak-ledak emosinya meneteskan air matanya di dalam pelukan Zack.
Aryo yang sudah tidak merasakan tubuhnya sakit segera menoleh dilihatnya Zack tengah memeluk mantan istrinya.
Dengan segera Intan membantu Nanda untuk berdiri dan merapikan rambutnya yang sudah acak-acakan.
"Dinda! akan aku laporkan kamu ke polisi!" ucap Nanda
"Benar, kamu itu wanita berpendidikan tetapi bar-bar untung kamu bukan menantuku lagi!" ucap Intan
Tanpa mereka sadari pasangan parubaya yabg sedari tadi hanya diam kini mendekat, Nyonya Chen sudah berdiri di depan Intan.
Deg
Intan membelalakkan matanya inikan istri dari tuan Chen yang anaknya akan bertunangan, seperti mimpi bisa behadapan langsung dengan istri konglomerat.
Tuan Chen segera berdiri di samping istrinya dengan tenang dan tatapan tajam.
"Selamat malam tuan dan nyonya Chen" ucap Intan
"Malam" jawab nyonya Chen
Ck, jika bukan orang kaya sudah ku depak kau. gumam Intan
"Tuan dan nyonya lebih baik menyingkir dulu, saya mau membuat perhitungan dengan gadis di belakang anda"
"Perhitungan apa yang kau makhsud?" ucap nyonya Chen
"Dia itu mantan menantuku nyonya, dengan tidak tahu malunya dia menganiyaya menantu kesayanganku!" jawab Intan menggebu
"Apa kau tidak menyayangi mantan menantumu itu?" kini tuan Chen yang bertanya
"Dulu, sebelum aku tau jika dia mandul dan berselingkuh di belakang anakku! orangtua mana yang ingin punya menantu mandul dan main gila dengan laki-laki lain" ucapnya dengan menuding ke arah Dinda.
Para tamu undangan termasuk Antony hanya melihat perdebatan tersebut tidak ada niatan untuk memisahkan, mereka masih ingin hidup.
Tidak ada tamu yang mengangkat Hp mereka setelah tuan dan nyonya Chen berada di tengah-tengah pertengkaran tadi. Antony sudah membubarkan para wartawan dan pintu utama di tutup.
Grep
Nyonya Chen memegang jari Intan yang menuding ke arah Dinda "jangan pernah kau tunjuk anakku dengan jari hinamu itu!"
Semuanya membelalakkan mata, kaget ternyata pewaris yang dirahasiakan selama ini terbongkar juga di malam ini.
__ADS_1
Intan yang sempat kaget kemudian tertawa "Haha... nyonya tidak perlu membelanya sampai mengatakan dia anak Anda, selama ini dia tinggal bersama paman dan bibinya yang mempunyai perusahaan kecil itu bahkan orang tua gadis itu tidak pernah terlihat semenjak menikah sampai bercerai dengan putraku. Aku paham orang tuanya pasti jijik memiliki anak seperti Dinda" jawab Intan
Tuan Chen dan Zack mengepalkan tangannya mereka serasa ingin membuat mereka menjadi gelandangan malam ini juga.
Plak
"Kau tidak tau apapun tentang Dinda! aku... aku ibu yang mengandungnya, kami menentang pernikahan Dinda dan Aryo di masa lalu karena sebagai orang tua tau yang terbaik untuk anaknya!!!" seru nyonya Chen di depan wajah Intan.
"Jika kau menyebut kami sebagai orang tua yang jijik memiliki anak seperti Dinda, justru kami jijik pernah memiliki menantu dan besan yang jauh lebih hina dibandingkan an*****ng dirumah kami! Ingatt menantu yang saat ini kau sanjung dan kau bela, dia juga yang akan menghantarkan kesengsaraan kalian!" ucap nyonya Chen
"Berkacalah terlebih dahulu, jika anakmu tidak bermain gila dengan wanita lain bahkan sampai mengandung benihnya. Tidak mungkin Dinda akan berselingkuh, apakah jika Dinda juga mencari kesenangan seperti yang anakmu lakukan salah??"
"Satu lagi putri kami tidak mandul, bahkan sebelum malaikat itu lahir di tengah-tengah keluarga kami kalian sudah membunuhnya" ucap tuan Chen
Tuan dan Nyonya Chen dengan segera memeluk Dinda dan membawanya pergi dari pesta tersebut, Zack menelfun Niko untuk menarik sebagian investasi yang dia tanam di perusahaan Pratama.
Setelah kepergian keluarga Biming dan Zack, beberapa ada yang menyoraki Nanda dan keluarga Pratama lainnya.
"Ck dasar pelakor tak tau malu, maling teriak maling"
"jika aku jadi dia, aku tidak akan berani lagi ke muka umum"
"menantu dan mertua yang kejam"
Mereka masih asik berbisik-bisik keluarga Pratama sangat malu terutama Ridwan, semenjak tadi dia hanya diam mengamati situasi.
Semuanya berjalan dengan menunduk karena malu, sebelum mereka mencapai pintu utama Hp Ridwan dan seluruh orang yang di pesta berdering.
Mereka membuka sebuah video yang viral di jagad dunia maya tentang kelakuan menantu keluarga Pratama yaitu Nanda.
Dengan tangan gemetar dan shock Nanda sampai menjatuhkan Hpnya, didalam video tersebut menampilkan perilaku-perilakunya selama ini termasuk kejadian terakhir di mall dengan Dinda.
Berbeda dengan yang lainnya, Ridwan menerima informasi jika ada seorang investor yang menarik hampir 50% sahamnya dan membuat perusahaannya terguncang.
Ridwan menegang dadanyaa, dan seketika ambruk.
"Ayah... ayah!!" ucap Aryo
Intan menangis melihat suaminya pingsan "hiksss ayo Aryo kita bawa Ayah segera ke Rumah Sakit" ucapnya
Dengan segera mereka berempat masuk ke mobil dan menuju Rumah Sakit, selama di perjalanan Intan terlihat menangisi kondisi suaminya, Aryo yang gusar, dan Nanda yang ketakutan dan malu.
...🌈🌈...
"Bagaimana dok kondisi anak saya?" tanya nyonya Chen
Setelah mereka keluar dari gedung, tuan Chen menyuruh sekertarisnya agar memanggil dokter ke apartemen Dinda.
Malam ini dia dan istrinya ingin memberi kejutan, tetapi justru mereka yang mendapatkannya.
__ADS_1
"Nona Dinda harus istirahat yang banyak nyonya, karena alam bawah sadar nona akan muncul jika dia tertekan" jelas dokter
"Kami harus bagaimana dok? ini sudah satu tahun lamanya." ucap tuan Chen
"Nona harus benar-benar bisa mengikhlaskan kepergian anaknya nyonya karena di dalam hatinya dia merasa bersalah karena ketidak tahuannya ketika hamil hingga mengalami keguguran" jelasnya lagi
"Baik dok akan kami usahakan"
Zack yang melihat kekasihnya sakit lagi dia sangat sakit karena bukan waktu yang sedikig agar Dinda dapat bertemu dengan orang lain.
"Bagaimana Nik?" tanya Zack
"Sudah saya laksanakan tuan, saat ini tuan Ridwan masuk ke Rumah Sakit. Untuk video sudah saya sebarkan di dunia maya langsung tranding nomor satu" jelas Niko
"Bagus, laporkan semuanya padaku!" ucapnya lagi.
...🌈🌈...
Di Rumah Sakit
Ridwan segera masuk ke ruang ICU dia mendapatkan pertolongan pertama disana. Selama hampir satu jam akhirnya dokter keluar.
"Bagaimana dokter keadaan suami saya?" tanya Intan
"Tuan Ridwan terkena serangan jantung bu, jadi untuk sementara waktu biarkan beliau istirahat dan pastikan jangan sampai terdengar kabar yang membuatnya kaget" jelas Dokter
"Ap... apa! sakit jantung?" tangis Intan langsung pecahh
"Mah, tenanglah mah." ucap Aryo
"Ayahmu nak... hiksss semua ini gara-gara Dinda dan keluarganya!!" ucap Intan
"Mah!!! sudah cukup mama menyalahkan Dinda terus!" ucap Aryo
"Maaf nyonya dan tuan, harap tenang karena banyak pasien yang sedang beristirahat" ucap seorang suster.
Nanda hanya terduduk tidak mengeluarkan sepatah katapun, dia terlalu kaget dengan banyaknya kejadian malam ini.
...🌈🌈...
HALO HALO
MOHON DUKUNGANNYA YA
MAAF JIKA CERITANYA MASIH AMBURADUL
MAAF JUGA JIKA BANYAK TYPONYA
JIKA ADA WAKTU SENGGANG AKU AKAN UP LAGI
__ADS_1