Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang

Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang
Ep 80


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Hari ini Nanda akan mulai menjalankan rencananya, dia sudah berada tepat di seberang jalan depan mansion milik Zack dan Dinda.


Nanda akan menunggu mangsanya keluar dari kandang, dia harus memastikan menjalankan seluruh rencananya dengan aman.


Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh, terluhat Dinda keluar rumah bersama orang-orang yang sudah diperintahkan untuk menjaganya.


Nanda yang melihatnya menggeram kesal "Sial!! Jika banyak bodyguard yang mendampinginya bagaimana aku akan menculik anak itu!" Ucap Nanda


Nanda terus mengikuti langkah Dinda dengan hati-hati, karena kawalan para pria berbadan kekar yang banyak tersebut Nanda menutuskan untuk mengikutinya menggunakan mobil.


Terlihat Dinda sedang menuju taman dekat mansion mereka, disana dia tengah duduk di salah satu bangku taman dengan anaknya.


"Ck, bagaimana caraku menerobos keamanannya. Aku harus merubah rencanaku jika begini." Nanda berbicara pada dirinya sendiri.


Segera Nanda pergi dari area taman tersebut, dia mengendarai mobilnya ke rumah mantam suaminya Aryo.


Menempuh perjalanan kurang lebih empat puluh menit, saat ini Nanda tengah mengamati keadaan sekitar rumah mantan suaminya.


Tidak terlihat tanda-tanda keberadaan Aryo maupun Ridwan, disana hanya ada Intan yang tengah terlihat melayani pembeli.

__ADS_1


Segera Nanda keluar dari dalam mobilnya dan melangkahkan kakinya menuju warung kecil itu.


Intan yang melihat kedatangan Nanda hanya mendelik kesal, untuk apalagi wanita jailang itu datang kerumahnya.


Dengan membuka kacamata hitamnya, Nanda menatap Intan dengan remeh.


Jari-jari lentiknya sedikit mencolek etalase yang ada di warung kelontong milik Intan, dan meniupnya seakan sangat berdebu.


"Untuk apa kamu datang kemari?" Tanya Intan yang kesal dengan sikap Nanda.


"Aaaa, tentu saja aku ingin mengetahui kabar keluarga mantan suamiku." Jawab Nanda dengan nada mengejek.


"Tidak mungkin jika itu niat kedatanganmu, lebih baik segera katakan atau kau pergi dari sini!" Seru Intan


"Cih, tidak sudi aku bekerjasama denganmu!" Jawab Intan tajam.


"Aku akan memberimu penawaran, jika kau mau bekerjasama denganku. Aku akan memberikanmu banyak uang dengan nominal yang kamu inginkan." Jawab Nanda memberikan Intan penawaran.


Intan diam sejenak, seketika otaknya tengah berfikir untuk tawaran tersebut. Jika dia memiliki banyak uang, tentu saja hidupnya tidak akan susah lagi.


"Aku tidak mudah memutuskannya, katakan saja kamu meminta bantuanku tentang apa?" Tanya Intan.

__ADS_1


"Mudah, pertemukan aku dengan Dinda. Seakan-akan pertemuan kita tidak disengaja. Juga buat Dinda keliat dari pengawasan pengawalnya." Jelas Nanda pada mantan mertuanya.


"Hal yang mudah, aku meminta 2 Milyar. Bayarkan 50% dulu." Jawab Intan cepat, dia sudah tidak sabar memegang uang yang banyak lagi.


"Baiklah, aku beri 50% uang cash saat ini juga." Jawab Nanda


Segera Nanda melangkahkan kakinya ke mobil, meskipun harus menghabiskan uang yang dia miliki tidak masalah.


Rencana membunuh Dinda harus berhasil, dia akan menggeser status Dinda.


Ya, ambisi Nanda sekarang akan menjadi Nyonya Alexander, dia akan hidup mewah, barang-barang bagus, kedudukan tinggi.


Mata Intan berubah menjadi hijau, setelah melihat uang didalam koper kecil. Tangannya dia ulurkan untuk memegang gepok-gepok uang tersebut.


"Eit, tunggu dulu. Tanda tangani surat perjanjian ini. Jika kamu melanggar, harus mengganti uangku dua kali lipat." Jawab Nanda dengan menyodorkan kertas kosong yang sudah ada materai.


"Kamu pikir aku bodoh! Kamu menyodorkan kertas kosong dan ingin menjebakku huh!" Jawab Intan


Intan berjalan mengambil bolpoint di dalam etalase tokonya, dia kemudian menyodorkan ke Nanda untuk menulis surat perjanjian tersebut.


Dengan kesal Nanda menerima dan segera menulis isi surat perjanjian, "Sial, aku tidak bisa bermain-main lagi dengan nenek tua ini!" Gerutu Nanda di dalam hati.

__ADS_1


Intan segera membubuhkan tanda tangannya setelah dia setuju dengan isi surat perjanjian tersebut.


Kini terlihat Nanda dan Intan tengah merencanakan pertemuan Nanda dan Dinda yang di setting tidak ada kesengajaan.


__ADS_2