
Happy Reading 🌹🌹
Nanda mengendarai mobilnya dengan cepat untuk menuju kantor suaminya.
Sepuluh menit yang lalu, Nanda sudah menelfun Aryo tetapi panggilan tersebut tidak di angkat. Hingga beberapa kali dia mencoba masih nihil.
Sesampainya di perusahaan Pratama, Nanda segera keluar dan menuju ruangan suaminya. Para karyawan yang melihat kedatangan Nanda sudah terbiasa dengan sikap angkuh dan sombong.
Brak
Nanda membuka pintu ruangan suaminya dengan kasar, dan mendorong asisten suaminya.
Aryo yang mendengar dan melihat perilaku Nanda menatapnya tajam.
"Apa yang kamu lakukan!" hardik Aryo
"Mas kamu yang apa-apaan, kenapa kartu ATM ku tidak bisa digunakan!" bentak Nanda, dia sangat emosi terlebih dihadapan mantan madunya tadi ketika di toko.
Aryo segera memberi kode untuk Riko keluar dari ruangannya, kini diruangan tersebut tinggal Aryo dan Nanda.
"Aku blokir, kenapa?" jawab Aryo dingin
Nanda yang mendengar ucapan dingin suaminya mematung sesaat "Mas!!! aku malu tadi tidak bisa membayar belanjaanku!" seru Nanda
Aryo yang melihatnya hanya tersenyum sinis "Kenapa aku tidak boleh memblokir ATMmu. toh itu semua uangku" ucap Aryo
Nanda memulai dramanya dengan mendekat dan menyentuh tangan Aryo "Mas, maafkan aku jika aku ada salah. Aku tadi seharian mengasul Abel sendirian mas, pengasuh anak kita tiba-tiba mengundurkan diri. Aku hanya ingin refresing dengan berjalan-jalan ke mall" ucap Nanda memelas.
Aryo menghela nafasnya kasar "Nanda, aku yang memecat babysister anak kita. Cobalah belajar menjadi Ibu yang baik, Abel butuh perhatianmu" jelas Aryo.
Nanda yang mendengarkan penuturan Aryo kesal tetapi dia tidak tunjukkan yang terpenting ATMnya dapat dia gunakan lagi "Iya mas, maafkan aku. Aku akan lebih perhatian lagi denganmu dan anak kita" ucap Nanda
Kini Nanda sudah beralih duduk di pangkuan suaminya, dia mendekatkan bibirnya ke bibir Aryo.
Cup
Yang awalnya hanya kecupan kini menjadi ******* yang semakin bertambah panas, tangan Aryo tidak tinggal diam dia memainkan buah kesukaannya dan Nanda menggesek-gesekkan pantatnya di senjata Aryo.
Nanda tersenyum senang karena suaminya terpancing hawa nafsunya karena di balik celana Aryo semakin ketat.
Aryo yang merasakan sesuatu yang semakin sesak segera menurunkan ciumannya ke leher Nanda dan memainkan jarinya di area sensitif Nanda.
Ah
Suara yang keluar dari Nanda tidak bisa ditahan lagi, semakin membuat Aryo memanas. Dengan segera dia mengangkan Nanda di atas meja kerjanya dan bermain di sana.
(haduh-haduh autor panas dingin 😠dahlah kalian bayangin aja )
...🌈🌈...
Disisi lain Dinda dan Santi menuju ke apartemen Dinda, karena bertemu dengan mantan madunya membuat moodnya berantakan.
"Mbak mau gak makan seblak?" tanya Santi
__ADS_1
"Boleh, ayo kita beli yang super pedas" jawab Dinda
Mereka segera mencari ruko yang menjual seblak dan ikut antri untuk membelinya.
Dinda dan Santi tengah duduk santai di depan Televisi mereka menonton drama korea sambil memakan seblaknya.
"Huaaaahhh pedes banget mbak ini" ucao Santi sambil kibas-kibas tangannya di depan mulutnya
"Iya bener, rasanya pengen aku siram ke wanita ular itu" jawab Dinda sambil menyeka air matanya yang keluar karena kepedeasan.
"Kapan-kapan harus kita praktekkan mbak" jawab Santi
Seketika tawa mereka pecah, mereka tidak bisa membayangkan Nanda yang disiram pakai seblak setan.
...🌈🌈...
Aktivitas berkeringat Aryo dan Nanda sudah selesai, kini mereka tengah duduk bersama di sofa dengan menetralkan nafas mereka.
"Mas aku tadi ketemu Dinda" ucap Nanda dengan bersandar di pundak suaminya.
Aryo segera menegakkan tubuhnya sehingga membuat Nanda terjatuh ke samping
"Mas!!! kamu apa-apaan sih" ucap Nanda manyun
"Kamu ketemu dengan Dinda dimana?" tanya Aryo dia tidak memperdulikan ucapan Nanda
"Di salah satu toko baju mas, kamu tau Dinda itu gayanya sok banget deh mas. Dia hanya karyawan biasa tetapi berbelanja di toko merk terkenal, untung kamu bercerai dengan dia mas. Pasti dia menjadi simpanan laki-laki hidung belang yang sangat kaya raya, bahkan tadi aku sempat bertengkar dengannya karena sepatu yang aku inginkan direbut Dinda mas... belikan aku sepatu itu mas" ucap Nanda merajuk
"Kenapa kamu berfikir Dinda simpanan pria mesum?" tanya Aryo
...🌈🌈...
Malam telah tiba, kini Zack tengah menjemput Dinda di apartemennya.
Cklek
Dinda membuka pintu "masuk dulu Beb, aku akan berganti pakaian dulu" ucap Dinda
Zack segera masuk dan menunggu kekasihnya di sofa.
Selang beberapa menit menunggu.
"Ayo Baby, aku sudah siap" ucap Dinda
Zack yang tengah berchating ria dengan Niko asistennya segera mengalihkan perhatiannya kesumber suara. Cantik.
Zack berdiri dan mendekati Dinda. Cup
"Kamu sangat cantik malam ini sayang, aku tidak rela untuk mengajakmu pergi" ucap Zack seperti anak kecil
Dinda hanya tertawa ringan "Oh, ayolah sayang. Aku sudah berbelanja seharian bahkan sampai bertemu wanita ular itu untuk memperebutkan sepatu ini" ucap Dinda dengan menunjukkan sepatu barunya hasil memenangkan perebutan dengan mantan madunya.
__ADS_1
"Good, aku senang kamu jadi pemenangnya sayang" ucap Zack dengan menarik pucuk hidung Dinda gemas.
"Ayo segera berangkat, keburu malam." ajak Dinda
...🌈🌈...
Didalam gedung hotel yang sudah di sulap dengan mewah kini sudah banyak tamu yang datang.
Diantara ratusan tamu kalangan atas terlihat keluarga Pratama, Intan dan Ridwan tidak ketinggalan Aryo dan Nanda.
Mereka asik berbincang dengan rekan-rekan bisnis mereka, para istri sibuk membicarakan barang-barang mewah keluaran terbaru dari merek-merek terkenal dunia.
Kini mobil Zack dan Dinda sudah sampai tepat di depan karpet merah, ya pesta pertunangan Antony rekan bisnis Zack mengundang para wartawan Ibu Kota.
Dengan segera jepretan lensa kamera menuju ke arah Zack yang keluar dari dalam mobil.
Banyak wanita terpesona dengan ketampanannya malam ini, meskipun setiap jari Zack juga selalu terlihat tampan. Tapi khusus malam ini ketampanannya berkali-kali lipat.
Zack berdiri dan membantu kekasihnya keluar, semua heran kenapa CEO tersebut masih berdiri dan belum segera beranjak.
Para pemburu berita segera mengabadikan moment tersebut, para pria berdecak kagum dengan kecantikan Dinda malam ini. Jangan lupa para gadis dibuat iri dengan perlakuan yang didapatkan oleh Dinda dari Zack yang terkenal dingin dan kejam.
"Ini akan menjadi trending topik di negara kita bahkan luar negeri" ujar salah satu jurnalis
"Benar ayo kita buat gempar dunia maya saat ini juga" jawab rekannya
Dinda berjalan menyusuri Red Carpet tersebut, dia melambaikan tangan dan tersenyum ke para wartawan yang hadir di pesta tersebut.
"Tuan Zack dan nona tolong berdiri berdampingan, kami ingin mengambil gambar kalian" seru seorang fotografer.
Zack segera menarik Dinda untuk berdiri disampingnya, dia meletakka tangan Dinda agar memeluk lengannya.
Dengan senyum cantiknya Dinda foto sesuai arahan para wartawan.
...🌈🌈...
MAAF TEMAN BARU SEMPET UPDATE
BARU PULANG KERJA
HUAHH...
SEMOGA TIDAK MENGECEWAKAN YA
JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVELKU YANG SATUNYA
__ADS_1