
...Jangan lupa sesajennya teman...
Happy Reading 🌹🌹
Dinda sangat takjub dengan suasana kamar pengantin mereka.
"Zack, apakah kamu yang menyiapkan ini semua?" Tanya Dinda tanpa melihat Zack, dia masih meneliti ruangan tersebut.
Zack memeluk Dinda dari belakang "Bukan sayang, ini semua yang menyiapkan para Mama kita." Jelas Zack, yang kini dia menenggelamkan wajahnya di ceruk leher istrinya.
Zack menghidup aroma tubuh Dinda, dia mengecup pipi dan turun ke leher. Tangannya tidak tinggal diam.
Ah... Zack.
Suara laknat keluar dari bibir indah Dinda, Zack yang mendengar suara merdu istrinya semakin menggebu.
Dengan segera Zack membukakan kaitan gaun yang berada dibelakang.
Kini terekspos punggung putih, mulus, dan indah didepan mata Zack.
Sudah payah Zack menelan salavinanya glek
Kini gaun mewah nan indah sudah luruh ke lantai, Zack memandangnya penuh hawa nafsu.
Dinda sangat malu, meskipun dia pernah menilah. Tetapi entah kenapa, malam ini dia merasa sangag gugup.
Cup
Zack mengecup bibir indah istrinya, tangannya menaham tengkuk Dinda. Dia memperdalam ciuman mereka.
Zack, melu****mat bibir istrinya dengan menggebu. Nafas keduanya semakin cepat.
__ADS_1
Dengan gerakan cepat Zack melepaskan bajunya, Dinda yang melihat pusaka suaminya *shock.
Kenapa ukurannya besar sekali*! jerit Dinda dalam hati.
Zack segera mendorong Dinda ke tempat tidur dan mengungkungnya.
Mereka saling menatap sejenak, Dinda yang jantungnya semakin berdegup kencang. Sudah tidak tahan dengan keadaan seperti ini.
"Sa... sayang, aku belum mandi dan menghapus riasanku." Kata Dinda dengan terbata-bata.
"Tidak apa-apa sayang, mari kita menggayuh kenikmatan bersama." Jawab Zack yang langsung membungkam bibir istrinya dengan ciuman yang lembut dan menuntut.
Dinda yang awalnya gugup kini mengikuti alurnya, dia mengalungkan tangannya di leher suaminya.
Tangan Zack tidak tinggal diam, dia membuka penutup tumpengnya, me****remas, dan memilin-milin pucuknya.
Kini bibir Zack turun ke leher jenjang istrinya, dia men****lat, dan menggigit hingga meninggalkan bekas biru keunguan.
Ahh....
Tangan Zack meraba bagian lubang buaya milik Dinda, basah. Zack segera melepaskan penutup segitiga tersebut.
Dinda semakin dibuat menggelinjang, badannya meliuk-liuk bagaikan ular, tangannya meremas apa saja yang dapat dia gapai.
Sedangkan Zack, tengah asih mengecap lubang buaya tersebut. Dicarinya biji sawo disana, dia memainkannya dengan lincah.
Dinda menganggat pinggulnya dan mengerang dengan panjang, Ahhhh Zack..... Dinda sudah mendapat pelepasan pertamanya.
Zack yang melihatnya tersenyum bahagia, karena dia dapat membuat Dinda mencapai kenikmatannya.
Diposisikannya sekarang, Zack siap memasukkan buayanya kedalam lubang.
Jleb...
__ADS_1
Buaya Zack dapat masuk dengan lancar, karena pelumas alami dari istrinya sudah membuatnya licin.
Zack mulai menggerakkan pinggilnya, kedepan dan kebelakang. Semula gerakannya lembut, kini semakin cepat.
Plak.. plak.. plak
Suara berbenturan ikut menghiasi suara-suara ghaib di dalam kamar pengantin tersebut.
"Oh sayang, kamu sangat nikmat. Ahh..." Ucap Zack yang masih asih menghajar lubang buaya tersebut.
"Ahhh Zack, yeahh... faster Baby." Ucap Dinda, tanpa dia sadari meminta lebih pada suaminya.
Semakin cepat Zack memompa lubang buaya tersebut, Dinda semakin mende****sah.
Otot-otot Dinda mengencang dan menegang, Dinda mendapatkan kenikmatan lagi.
Zack merubah posisi Dinda untuk membelakanginya, Zack ingin mempraktikkan semua gaya bercintaa malam ini dengan wanita yang dia cintai.
Tidak terasa kegiatan yang dilakukan oleh Zack dan Dinda sangat lama, dimana Zack yang sudah meledakkan kenikmatannya tetapi buayanya masih on fire.
Kini keduanya sudah berpakaian rapi setelah mandi bersama.
"Sayang, kamu ingin makan apa?" Tanya Zack pada Dinda yang tengah bersandar di kursi.
"Nasi goreng, ayam, buah, dan sayur." Ujar Dinda
"Kamu yakin, dapat menghabiskannya?" Tanya Zack.
"Tentu saja sayang, kamu membuatku menjadi lapar." Ucap Dinda
...🌈🌈...
**Autor gak sanggup nerusin adegan anu anu, gak ada teman bergulatnya... wkwkwkw
__ADS_1
jangan lupa mampir ke novel aku yang lainnya. Akan up episode baru setelah novel ini**.