Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang

Berbagi Cinta : Cinta Yang Hilang
Ep 47


__ADS_3

...Jangan lupa sesajennya...


Happy Reading 🌹🌹


Aryo tengah di sibukkan dengan berkas-berkas penting yang menumpuk dimejanya. Setelah guncangan yang terjadi pada perusahaannya.


Dengan mengorbankan waktu dan jam istirahatnya, Aryo dapat membuat perusahaan Pratama menjadi stabil lagi.


Aryo bersyukur perusahaan Biming tidak mencampur adukkan masalah pribadi dengan bisnis, sehinggan investasi uang ditanam oleh perusahaan Biming dapat membantu menyetabilkan perusahaannya.


Aryo penasaran dengan kabar Dinda, semwnjak pertemuan terakhir mereka di pesta malam itu dan acara pertunangannya dibatalkan. Apakah Dinda atau Zack memutuskan hubungan mereka?


Tentu saja Zack pasti akan memilih wanita baik-baik, meskipun Dinda keluarga Biming jika bukan wanita baik-baik hanya akan mempermalukan Zack.


Tetapi kenapa sampai saat ini Aryo tidak menerima laporan apapun dari orang suruhannya untuk memata-matai Nanda.


"Rik, rapat dengan perusahaan Biming hari ini dihadiri oleh siapa?" tanya Aryo


"Mungkin asistennya seperti biasanya tuan." jelas Riko


"Ayo kita segera berangkat, agar kita dapat menyelesaikan beberapa pertemuan hari ini."


"Baik tuan."


Selama perjalanan Aryo hanya diam, dia bingung mau dibawa kemana hubungannya dengan Nanda (sama kaya autor mesti bagaimana melanjutkan ceritanya 😂😂 bagi ide dong)


Mobil yang ditumpangi Aryo berhenti di parkiran sebuah restoran, Aryo keluar dan melihat sedan hitam mewah berhenti dan keluar wanita cantik nan anggun.


"Dinda." Gumam Aryo


Dinda dengan langkah tegak dan anggun masuk kedalam restoran, disusul Aryo di belakangnya dengan jarak yang cukup jauh.


Kini mereka sudah saling berhadapan dimeja bundar tersebut.


"Bagaimana kabarmu Din?" Tanya Aryo, dia membuka percakapan.


"Kabarku baik. Bagaimana kabarmu?" Tanya Dinda balik

__ADS_1


"Baik. Aku dengar pertunanganmu batal dengan Zack?"


"Hem, kenapa kamu bisa berkata demikian?"


"Yahh, seperti yang kita ketahui. Setelah kejadian acara di pesta itu tuan Zack mengumumkan membatalkan acara pertunangan kalian." jelas Aryo


"Wah, Anda mengikuti gosip juga?"


"Tentu saja, sebagai sesama pengusaha pasti mengikuti berita."


"Termasuk kegagalan pertunanganku?"


"Emm.."


Kini mereka melanjutkan rapatnya, dengan tenang dam serius.


Tidak terasa sudah waktunya makan siang. Kini mereka makan siang bersama, karena Zack ada rapat penting sehingga tidak bisa menemani Dinda makan siang.


Aryo melihat Dinda menyisihkan kacang polong di piringnya.


"Kebiasaanmu masih tidak berubah ya Din." ucap Aryo


"Kau masih menyingkirkan kacang polong."


"Kau sudah tau alasannya bukan, kenapa kau masih mengingat kebiasaanku?"


"Tentu saja aku ingat, kita pernah bersama beberapa tahun."


"Begitukah?"


"Apa kau sudah lupa kebiasaanku?"


"Tentu saja, untuk apa mengingat yang tidak penting."


Aryo meneguk air putih di depannya, entah kenapa dia tidak suka perkataan Dinda.


...*****...

__ADS_1


Kehidupan rumahtangga Aryo dan Nanda kembali seperti semua, Nanda menjadi penurut tetapi itu semua untuk memuluskan rencananya yang sempat tertunda.


"Honey, aku ingin jalan-jalan ke mall." Ucap Nanda manja


"Pergilah." jawab Aryo


"Emmm... aku inginnya sama kamu dan Abel mas, ayo kita pergi jalan-jalan bertiga." ucapnya lagi.


"Baiklah, segera bersiap-siaplah."


Dengan segera Nanda mengambil Abel dan menggantikannya baju dan mendadani dengan cantik, Aryo yang melihat perubahan dalam diri Nanda merasa bersyukur rumahtangga tidak akan gagal lagi.


Kini mereka telah sampai di Mall, Abel duduk di stroler yang didorong oleh Aryo. Mereka bertiga terlihat bahagia, melihat dan membeli beberapa barang untuk mereka.


Kini mereka tengah di toko berlian yang terdapat di dalam Mall.


"Mas aku mau yang ini." kata Nanda menunjuk cincin yang cantik.


"Mbak, bisa ambilkan cincin yang di tunjuk istri saya?"


"Silahkan tuan dan nyonya, istri anda sangat pandai sekali dalam memilih barang. Ini adalah cincin koleksi terbaru kami, dengan desain yang elegant dapat di gunakan diberbagai acara dan pertemuan." jelas pelayan toko itu.


"Sayang aku mau yang ini ya belikan." rayu Nanda


"Berapa mbak harga cincin ini?" Tanya Aryo.


"Cincin ini senilai 2.7M tuan." Ucap penjaga toko.


Tak.. tak.. tak..


...🌈🌈...


SUDAH UP LAGI


SESAJENNYA JANGAN LUPA


JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL AUTIR YANG BARU DAN TEMAN AUTOR YA!

__ADS_1




__ADS_2