
Happy Reading 🌹🌹
Waktu terus berjalan, hubungan Aryo dan Dinda serasa hambar. Aryo lebih sering pulang kerumah istri sirinya dengan berbagai alasan yang dia ucapkan ke Dinda. Dinda semakin curiga, akan tetapi dia tidak memiliki bukti atas prasangkanya tersebut.
Hingga Dinda mendapatkan undangan untuk menghadiri peresmian Rumah Sakit Anak di Makassar selama satu minggu lamanya.
Aryo dan Dinda sedang duduk santai di depan televisi sambil memakan camilan, dan Aryo sibuk menonton acara yabg ditayangkan di televisi.
"Mas dua hari lagi aku harus pergi ke Makassar. " ucap Dinda.
"Ada cara apa yank? Kenapa mendadak? " Ucap Aryo yang menoleh ke istrinya.
"Tidak mendadak mas, akh lupa untuk membicarakannya ke kamu mas. " Jawab Dinda yang menoleh ke suamunya.
"Berala hari kamu pergi yank? " Tanya Aryo yang kini sudah bersandar dan memeluk pinggang ramping istrinya.
"Sekitar satu minggu mas. " Jawab Dinda dengan mengelus kepala Aryi
"Ck, kenapa lama sekali. Jika aku kangen bagajmana? " Aryo yang sudah merajuk ke istrinya.
"Kita masih bisa Video Call mas, sekarang alat komunikasi sudah canggih. " Ucap Dinda terkekeh dengan tingkah laku suaminya.
-----
__ADS_1
Dinda sudah tiba dihotel yang disediakan dari pihak Rumah Sakit, dia merebahkan dirinya karena perjalanan yang cukup jauh.
Dinda mengecek Hp, tapu tidak ada pesan dari suaminya. Mungkin dia masih sibuk melayani pasiennya pikir Dinda.
Sedangkan disisi lain Aryo sedang bersama istri sirinya, mereka menghabiskan waktu dengan menuntaskan hasrat yang membuncah. Ya Aryo dan Nanda saling berbagi kehangatan, terlebih Dinda pergi selama seminggu dalam kurun waktu itu pula mereka mengambil cuti agar dapat berduaan.
"Beb, jika aku hamil apakah kamu akan meresmikan pernikahan kita?" Tanya Nanda dengan mengelus dada bidang suaminya.
Deg
"Apakah kamu hamil honey? Bukankah kamu selalu meminum pil KB?" Jawab Aryo dengan sedikit menjauhkan Nanda dari pelukannya.
"Tetapu pil KB tidak menjamkn aku tidak bisa hamil beb, kita setiap wakty selalu melakukan hubungan badan, apakah kah kamu tidak ingin anak dariku? Kamu hanya mengharapkan anak dari dokter Dinda?" Ucap Nanda yang sudah berkaca-kaca.
"Aku ingin memiliki anak denganmu beb, aku sangat mencitaimu. Aku sudah tidak meminum pil KB lagi selama satu bulan ini, maaf aku tidak bilang ke kamu." Nanda yang sudah menundukkan kepalanya.
"Benarkah? Semoga segera ada benih yang tumbuh diperut kamu honey." Ucap Aryo yang mengelus erut rata istri sirinya.
"Geli beb." Ucap Nanda dengan senyum yang merekah, dia tidak menyangka akan memiliki suami yang baik seerti Aryo meskipun dia istri kedua.
"Apakah kamu ingin mengulanginya lagi sayang?" Tanya Aryo dengan suara seraknya.
Nanda yang melihat mata Aryo penuh dengan kabut hawa nafsu, langsung menempelkan bibirnya ke bibir Aryo.
__ADS_1
"Kamu yang memimpin honey." Kata Aryo.
"Tentu suamiku." Nanda yang ingin memuaskan suaminya agar lupa terhadap istri pertamanya dan hanya akan ada nama dirinya di hati dan pikiran Aryo.
---
Kling (anggep aja suara Hp nerima pesan 😂)
Dengan tangan gemetar, buliran bening sudah membanjiri pipi putihnya. Hatinya di hujani ribuan anak panah, dengan pandangan nanar dia memandangi foto tersebut. Sungguh sesak rasanya, dia memukul-mukul dadanya yang serasa ingin meledak karena rasa sakit yang teramat sangat dia rasakan saat ini. Hubungan rumah tangga yang dia bina dengan Aryo ternyata hancur tanpa sepengetahuannya.
Dinda menangis sejadinya, hinga dia tertidur karena rasa lelah dan sakit yang menghampiri dirinya.
Di sisi lain, Nanda bersandar di pintu kamar mandi, dia tidak jngin melakukan hal keji ini. Tetapi dia tidak ingin berbagi suami, dia ingin egois untuk kali ini saja. Dia sudah kehilangan orang tua dan selama ini hanya tinggal sebatangkara tanpa sanak saudara yang ingin membantunya. Dia dapat menempuh pendidikan sebagai perawat karena beasiswa yang dia dapatkan. Nanda ingin memiliki orang yang menyayangi dan yang dia sayangi untuk dirinya sendiri.
"Maafkan aku dokter Dinda" gumam Nanda setelah mengirim foto dirinya dengan Aryo yang tengah tidur karena lelah dengan aktivitas mereka.
---
Udah lebih 600 kata 😁😁
Jangan lupa Like, komen, dan jadikan favorit kalian.
agar aku juga semakin semangat untuk selalu up setiap hari.
__ADS_1
jangan lupa follow IG @frd_95