BERPINDAH KE TUBUH PUTRI YANG LEMAH

BERPINDAH KE TUBUH PUTRI YANG LEMAH
SOLDERET


__ADS_3

*Kletak... Rivera menginjak potongan kaca sehingga menimbulkan suara yang mengundang perhatian kedua orang aneh itu.


"Sialan...!!" Rivera berusaha keluar dari dalam ruangan untuk menghindari kedua pria aneh itu. Dengan cepat dia melesat untuk keluar, namun..


*Brukkk... pintu tertutup dan tersegel kembali. Rivera terkunci didalam ruangan gelap itu bersama kedua pria aneh tersebut. Dengan kesal dia membalikan tubuhnya lalu mulai berkata " Dasar bajingan kecil, berani sekali kalian mempermainkan ku..!! " kesal Rivera berlari kearah kedua pria aneh yang sembari melantunkan mantra sihir mereka kearah nya.


"Tidak ada gunanya kalian memberi sihir padaku..!! " kesal Rivera mengeluarkan blood Sword dan menebas kedua pria itu tanpa ampun.


*Slashh...


*Srakkk..


Kepala mereka langsung terpisah dari tubuh mereka hanya dengan 1 tebasan. Darah muncrat kemana-mana sehingga mengenai Rivera dan lingkaran sihir sehingga lingkaran sihir kembali mengeluarkan energi gelap yang sangat jahat.


*BRUK


"!!" Rivera terjatuh. Dia tertekan oleh energi jahat itu dan perlahan-lahan mulai kehilangan kesadarannya.


Di time line yang berbeda, Rivera terbangun dan mendapatkan diri nya sedang berada disebuah tempat yang dipenuhi oleh monster. Disana juga terdapat lava panas yang mengelilingi setiap tempat itu.


Dia sedang diikat di sebuah tiang yang menghadapkan langsung kearah pria tampan yang memiliki wajah rupawan dengan tanduk hitam di kepalanya.


Pria itu memandang sinis kearah Rivera sehingga membuat Rivera yang masih dalam keadaan setengah sadar bisa merasakan tekanan yang besar.


"Siapa kau..." gumam Rivera bertanya pada seorang pria yang tidak terlalu jelas di netranya karena mata nya belum sepenuhnya terbuka.


Pria tampan itu tersenyum sinis. Dengan satu petikan jarinya tiba-tiba tali yang mengikat tubuh Rivera terlepas sehingga Rivea jatuh menghantam tanah dengan keras.


*Brukk..


" !! " Rivera tersadar. Dia memandang tajam kearah pria tampan itu dengan perasaan marah.


"Dasar pria bertanduk jelek..!! Berani sekali kau membuat ku jatuh seperti ini..!! " maki Rivera.


*Brukk..

__ADS_1


" !! " pria tampan itu menarik tubuh Rivera dengan kekuatan nya sehingga Rivera terhuyung kedepan dan kemudian mulai terjatuh dibawah kaki pria tampan tersebut.


"Kau sama saja seperti bocah itu..!! Sama-sama memiliki watak sombong..! " dingin pria tampan itu menyeringai melihat Rivera yang sedang berada di bawah kakinya.


"....Be-berani-beraninya.... beraninya...!! " kesal Rivera mulai mengamuk sehingga mana yang sudah sangat lama dia tekan pun mulai meledak menghantam seluruh tempat sehingga terguncang dengan hebat.


" !! " kejut pria itu namun masih tak bergeming dari tempatnya.


"Apa anda ingin mati..! Mengapa makhluk seperti anda membawa saya datang kemari..! " tajam Rivera dengan tatapan berapi-api sembari menggunakan kemampuan Sword mana.


Para monster yang ada disekitar sana mengeridik ngeri terhadap energi membunuh pekat Rivera. Pria tampan itu pun hanya bisa tersenyum sinis sembari melihat Rivera dengan tatapan tertarik.


*Srakkk... pria tampan itu kembali menarik Rivera dengan satu petikan jari sehingga Rivera terseret kedepan menghantam dada bidang pria tampan itu.


*Brukk...


"Kau sangat mirip dengan bocah yang keras kepala itu...! Siapa nama mu wahay keturunan ku..?" ujar pria tampan itu tersenyum sinis sembari mencengkram dagu Rivera.


Rivera yang tidak bisa bergerak itu pun hanya bisa memandang pria tampan itu dengan tatapan datar.


"Hahh apa dia adalah naga pelindung kekaisaran..? Dasar naga tidak tahu malu. Berani sekali dia memperlakukan ku seperti ini..! " benak Rivera menepis tangan pria itu sehingga terlepas dari dagunya.


"Mengapa kau melihat ku seperti itu..? Mata mu benar-benar terlihat seperti seorang Windsor," ujarnya dengan tatapan sayu dan sudut bibir tertarik keatas.


"Solderet... anda tidak bisa memanggil saya Windsor karena saya bukan seorang Windsor..!! " datar Rivera sehingga membuat pria yang dia panggil Solderet itu pun terhentak.


"Ohoho.. kau ternyata mengetahui nama ku ya, bocah..! Kau benar-benar menarik perhatian ku..!! " semangat Solderet tersenyum lebar sembari berdiri menatap kearah Rivera.


"Berhentilah berbicara omong kosong..!! Saya ingin bertanya, mengapa orang-orang itu melakukan ritual aneh yang berhubungan dengan anda..?! Apakah anda pemilik energi jahat itu?!" tajam Rivera sehingga membuat Solderet kembali terhentak pada sikap berani Rivera.


"HAHAHAHHAAHAHA..." tawa Solderet pecah tatkala mendengar perkataan Rivera yang menurut nya sangat lucu dan menarik. Rivera hanya bisa menghela napas dalam-dalam sembari menatap Solderet dengan tenang.


"Solderet, jika anda tidak bisa menjawab pertanyaan saya, saya akan pergi dari sini..! " kesal Rivera.


"Baiklah-baiklah. Mengapa watak mu sangat mirip dengan bocah itu..!"

__ADS_1


"Benar..! Akulah pemilik dari energi yang sangat kuat dan agung itu..!! Akulah Solderet, sang naga pelindung kekaisaran obelion," ujar Solderet dengan suara menggelegar memenuhi seisi tempat.


Rivera hanya bisa menghela napas dalam-dalam sembari memijad keningnya pelan. Kepala nya berdenyut-denyut gara-gara kebingungan pada situasi nya saat ini. Dia hanya bisa memandang santai kearah Solderet.


"Oh ternyata memang anda.. " jawab Rivera seadanya seolah menganggap pengakuan Solderet tidaklah penting.


"Apa... mengapa respon mu hanya seperti itu? Apakah kau tidak terkejut mengetahui jika aku adalah Solderet? " bingung Solderet memiringkan kepalanya.


"Yah memang sedikit terkejut, namun tidak terlalu terkejut juga," jawab Rivera.


"Ck..! Mengapa respon mu hanya seperti ini? Padahal hanya keturuan tertentu saja yang bisa menemui ku," cicit Solderet kembali duduk di singgasana nya sembari menyandarkan diri.


"Solderet, berhentilah. Jawab pertanyaan yang akan saya tanyakan..! Apakah memang benar jika energi jahat itu berasal dari anda? " tajam Rivera.


"...bukankah aku sudah menjawabnya," jawab Solderet malas.


"Jangan bermain-main dengan saya, Solderet..! Anda hanya menjawab tentang nama anda, bukan tentang kekuatan jahat itu..! " tajam Rivera mendesak Solderet untuk menjawab.


"...Energi seorang naga agung seperti ku memang bersifat jahat. Lalu apa yang aneh dari itu..? " jawab Solderet mengangkat satu alisnya sembari tersenyum sinis.


"Siapa saja yang telah melakukan kontrak kepada anda..? " tekan Rivera.


"Ohoo apakah kau ingin melakukan kontrak dengan ku..? " sinis Solderet penuh akan racun.


"Jawab saya, Solderet..! "


Solderet terdiam sejenak sembari memperhatikan Rivera dengan tatapan tertarik akan sesuatu. Tak lama dia pun mulai berkata "Alexander Windsor telah melakukan kontrak dengan ku. Lihatlah dia.. dia menjadi kuat, bukan? Itu adalah bukti kekuatan dari kontrak yang kami lakukan..!" jawab Solderet bangga akan kekuatan yang dia miliki.


".....Jadi... apa efek dari kontrak anda? " lirih Rivera mulai membuat ekspresi bingung.


"Orang yang melakukan kontrak dengan ku akan mengalami mimpi buruk setiap tertidur. Mereka akan menjadi seseorang yang haus akan darah, tidak mengerti emosi manusia dan tidak tahu berbelas kasih.."


"Seperti itulah bentuk kekuatan ku. Jadi apakah kau ingin mendapat kekuatan itu? Maka bergabunglah dengan ku dan buat kontrak dengan diri ku agar bertambah lebih kuat..! " tawar Solderet mengulur kan tangan pada Rivera.


"Tidak tertarik..! "

__ADS_1


" !! "


^^^To be Continued~^^^


__ADS_2