
matahari pagi pun menerobos masuk dari celah-celah tirai yang berada di rumah sakit tempat bio dirawat.
jam menunjukkan pukul setengah 6 pagi.alarm di ponsel bio berdering alarm yang disetel bio semalam berdering sangat keras nya membangunkan bio dan Miko bersamaan.
bio langsung meraba-raba dimana ponselnya berada.hingga melihat notifikasi dari beberapa rekannya dan jam yang tertera pada layar ponsel tersebut.
bio menyuruh Miko untuk datang ke rumah kos-kosannya mengambil beberapa baju ganti untuk dirinya.
setelah Miko beranjak dari ruangan tersebut miko kembali membuka isi pesan dari Arin semalam.
karena jarak antara rumah sakit dan kos-kosan bio tidak terlalu jauh hanya dalam waktu 10 menit sudah sampai di rumah sakit lagi dan menyerahkan pakaian ganti untuk bio
dengan malas bio bangun dan membersihkan diri di kamar mandi .sambil menunggu big bosnya membersihkan diri mikro bermain ponsel sembari duduk di sofa
perawat datang membawa sarapan untuk bio dan meninggalkannya di meja setelah selesai dengan tugasnya perawat itu pun kembali keluar kamar
setelah mandi bio dan berganti pakaian bio melirik jam yang ada di ponselnya jam menunjukkan pukul 06.00
bio pun menyuruh Miko untuk menyelesaikan biaya administrasi menggunakan kartu atm-nya dan memberikan beberapa lembar uang untuk Miko sarapan
bio pun mengirim pesan kepada Arin
jangan berangkat dulu aku lagi OTW
isi pesan bio kepada Arin.
bio mengemudikan mobilnya dengan cepat ke rumah Arin. tidak butuh waktu lama bio sampai di halaman rumah Arin
__ADS_1
dia melihat Arin begitu cantik menggunakan seragam SMA nya,
bio pun turun dan menghampiri Arin yang duduk di bangku halaman dekat teras rumahnya
"kamu benar menungguku??" tanya bio tak percaya.
" ya udah aku tinggalin kalau gak percaya!!" arin berjalan menjauh menuju jalan raya.
" yang suruh siapa eh malah gak percaya.aneeeh" gerutu Arin
bio pun mengejar Arin dan memegang tangan nya
" aku hanya bercanda arin..ayo aku antar" kata bio membujuk Arin dan menarik lembut tangannya menuntunnya kedalam mobil.
Arin tidak bisa menolak,dia sedang bingung rasa apa yang bergejolak hebat di dalam dadanya
Arin duduk dengan diam.. Arin mengetahui bio mencuri pandang kepadanya. dia hanya terus menunduk
Arin hanya mengangguk.
setelah 15 menit mengemudi, bio dan Arin tiba di depan sekolah.
Arin yang hendak membuka pintu, terkaget kaget karena bio sudah membukakan pintu arin
Arin turun dari mobil Rush milik bio
" pak polisi ,aku masuk dulu ya..." kata Arin
__ADS_1
" panggil kakak , jangan pak ... " terang bio dengan lembut
Arin mengangguk paham
" ok.... aku masuk dulu ya kak polisi..." katanya memutar balik badan nya menuju gerbang sekolah
namun baru satu langkah saja, tasnya sudah ditarik oleh kak polisi itu...
bio mengembalikan anak rambut Arin pada tempatnya.
Arin bingung hatinya bergetar menghangat seperti ada yang mengguyurnya dengan air hangat berbau aroma terapi.
" k-a-k b-i-o...... coba dibaca " dia tersenyum manis
Arin sekarang bagai keju mozzarella yang terbakar melted...aewee
Arin pun tersadar dari lamunannya. bio pun tersenyum kembali dan dia merasa sombong bahwa Arin pasti akan menyukainya..
" coba di baca Kanaya...." perintah bio
" kak bio....." kata Arin
" ya sayang ada apa???" tanpa diduga dia mengeluarkan kata itu
" yeeee... kog malah sayang, nanya ada apa lagi .. kan tadi suruh dibaca" sewot arin
bio tersenyum lagi
__ADS_1
" sudah masuk sana... byee" kata bio
Arin hanya melambaikan tangan nya masuk ke gerbang