
Semua sudah berkumpul di meja makan kediaman orang tua Tyas. Meja makan yang amat sederhana dan menu kampung seadanya telah menjadi santap makan siang mereka. Semua orang menikmati makan siangnya tanpa suara sepatah kata pun, selesai makan siang pak Sholeh pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat dhuhur di masjid seperti biasanya. Tyas dan ibunya sibuk membereskan meja makan dan mencuci piring sedang Clarisa, pak Wirawan dan Angga melihat sapi di belakang rumah.
"Sapinya besar ya pa, tapi bau, sapinya mandi gak pa?" tanya Clarisa penasaran.
"Namanya juga sapi pasti bau Cha, papa gak tahu coba saja tanya mbak Tyas" ucap Angga "Di sini biar siang udaranya sangat sejuk tidak panas ya pa " ucap Angga lagi sambil duduk di kursi tua dekat kandang
"Ya, apalagi kalau pagi sangat segar melihat embun di dedaunan, dan lihat tuh hamparan padi yang hijau bisa untuk menyegarkan otak dan juga mata " jelas pak Wirawan yang berdiri dekat kandang sapi bersama Clarisa sambil memberi rumput pada sapi.
"Kalian, kok malah duduk di dekat kandang sih, kan bau" ucap Tyas yang baru keluar dari dapur
"Mbak sapinya mandi gak?" tanya Clarisa
"Ya, mandi Cha setiap hari, kalau gak mandi sapinya kotor, kan jorok " Jelas Tyas
"Siapa yang mandi in sapinya mbak ?" tanya Clarisa
"Bapak, yang mandi in, biasannya setiap sore mandinya biar seger " kata Tyas lagi
Clarisa dengan senangnya memberi makan sapi dan juga melihat kandang ayam. Clarisa melihat telur ayam yang ada di tarangan (tempat ayam kampung untuk bertelur ) dan juga menanyakan banyak tentang ayam, sapi, dan juga bebek.
Mereka berempat ngobrol bersama, tanpa terasa satu jam sudah mereka berempat ngobrol didekat kandang sapi. Jam satu siang pak Wirawan pamit karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Angga dan Clarisa masih di rumah orang tau Tyas, karena Clarisa tidak mau diajak ke hotel.
Clarisa begitu cepat akrab dengan Farida adiknya Tyas, Clarisa dan Farida bermain kejar kejaran disekitar rumah. Tyas menunggu toko karena bu Warsi sedang mengajar TPA (Taman Pendidikan Al-Quran ) yang berada di dekat masjid.
Angga menunggui pak Sholeh yang sedang memandikan sapi di belakang rumah dekat kandang sapi sambil ngobrol. Sekali kali Angga kasih makan rumput ke sapi dan menanyakan banyak hal tentang Tyas.
"Assalamu'alaikum " ucap bu Warsi saat masuk rumah
"Wa'alaikum salam " jawan Tyas yang duduk di dalam tokonya
__ADS_1
"Kok sepi pada kemana Yas?" tanya bu Warsi
"Bapak dan ko Angga lagi di belakang, kalau Farida sama Clarisa gak tahu tadi kejar kejaran di dalam rumah " jawab Tyas
"Fa, Farida" seru bu Warsi
"Ya, aku di kamar bu sama Icha " sahut Farida dari dalam kamar
"Cepetan mandi, nanti telat ngajinya " Perintah bu Warsi
"Buk, hari ini aku gak ngaji ya kan mbak Tyas baru pulang dan lagi siapa yang nemenin Icha, tadi Icha ngajak main ke sawah buk, Icha kepingin lihat sawah" sahut Farida memberi penjelasan.
"Bener Icha mau lihat sawah?" tanya bu Warsi yang duduk di pinggir ranjang Farida
"Iya nek, Icha belum pernah pergi ke sawah " jawab Icha sopan
"Icha sudah minta ijin papa apa belum?" tanya bu Warsi pelan
"Icha minta ijin papa dulu ya, Fa kamu tetap pergi ngaji kalau gak pergi ngaji uang saku ibu potong" ujar bu Warsi
"Dan tidak ada hp baru dari mbak kalau kamu gak ngaji " ujar Tyas yang sudah berdiri di depan pintu kamar Farida "Soal Icha nanti mbak yang temani" ucap Tyas lagi
"Baiklah aku mandi dan berangkat ngaji," jawab Farida "Cha nanti bubuk sini saja ya, besok pagi aku ajak main ke sawah sejuk banget udaranya kalau pagi " bisik Farida pada Clarisa dan Clarisa mengangguk tanda setuju.
"Bisikin apa an tu Fa, jangan ngajari yang nggak nggak pada Icha, Fa " ujar Tyas yang tetap berdiri di depan pintu.
Farida dan Clarisa tidak menjawab mereka berdua malah tertawa cekikikan. Farida beranjak meninggalkan Clarisa langsung pergi mandi, sedang Clarisa menghampiri Tyas yang masih berdiri di depan pintu.
"Mbak beneran mau nemenin Icha main di sawah?" tanya Clarisa untuk meyakinkan perkataan Tyas tadi.
__ADS_1
"Boleh, tapi Icha tanya Papa dulu ya " ujar Tyas pelan
"Baik, Icha cari Papa dulu" jawab Icha, Clarisa langsung pergi menemui Angga yang masih di belakang rumah duduk dan ngobrol dengan Pak Sholeh.
"Pa, Icha mau main ke sawah sama mbak Tyas, bolehkan?" tanya Clarisa saat berdiri di depan Anga dan Pak Sholeh.
"Besok pagi saja Cha, sekarang sudah sore, waktunya mandi sebentar lagi kita nyusul Opa di hotel " jawab Angga
"Icha gak mau tidur di hotel, Icha mau tidur di sini sama mbak Fafa, papa pergi ke hotel sendiri saja sama opa " ujar Icha sedikit merajuk.
"Kenapa Icha milih tidur di sini?" tanya Angga lembut
"Sebab Icha pingin seperti teman teman Icha yang pernah tidur di rumah nenek yang ada di kampung. Nanti kalau Icha sudah kembali ke Surabaya Icha mau cerita ke teman teman Icha, jika Icha pernah tidur di rumah mbak Tyas yang ada di kampung. Dan Icha mau cerita jika Icha pernah kasih makan sapi, main ke sawah dan lihat ayam bertelur, Icha mau cerita jika Icha punya teman baru mbak Fafa namanya " jawab Icha polos
Angga dan Pak Sholeh yang mendengarkan ocehan Clarisa hanya bisa tersenyum heran dan geleng geleng kepala.
"Baiklah, papa ijinin tapi Icha harus janji, Icha tidak boleh nakal dan lagi Icha harus minta ijin dulu sama kakek dan nenek boleh tidak Icha tidur di rumah kakek dan nenek " ujar Angga pelan memberi pengertian pada Clarisa.
"Baiklah" jawab Clarisa antusias," Kek bolehkah Icha tidur di rumah kakek malam ini? " tanya Clarisa pada pak Sholeh penuh harap.
"Tentu boleh Icha sayang " jawab pak Sholeh dengan senyum yang mengembang.
"Terima kasih kakek " jawab Clarisa bahagia
Begitu mendapat ijin Clarisa langsung girang dan berlari menemui Bu Warsi dan Tyas serta Farida. Dengan bahagianya Clarisa menceritakan percakapannya dengan Angga dan Pak Sholeh tadi. Farida yang mendengar cerita Clarisa tak kalah bahagia dan langsung tos dengan Clarisa, bu Warsi dan Tyas yang melihat kelakuan mereka berdua jadi heran. Tyas heran karena Clarisa bukan tipe anak yang mudah bergaul dengan orang yang tak di kenal sebelumnya.
"Cha, tunggu aku pulang ya , aku pergi ngaji dulu, kamu mandi sama mbak Tyas, assalamu'alaikum " ucap Farida dan langsung pergi ngaji
"Wa'alaikum salam " sahur bu Warsi dan Tyas bersamaan
__ADS_1
Tyas langsung memandikan Clarisa sedang bu Warsi menjaga tokonya. Angga duduk di ruang tengah sambil nonton TV sedangkan pak sholeh juga siap siap untuk mandi sebelum pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat ashar.