Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 27


__ADS_3

Di saat Tyas masuk ke dalam apartment Bu Saras dan Sandra sedang berkemas di dalam kamar mereka,setelah cuci tangan Tyas menuju kamar Bu Saras menemui mereka untuk menceritakan tentang pak wirawan.


"Malam Bu malam Ce " sapa Tyas pada Bu Saras dan Sandra saat masuk ke dalam kamar mereka


"Malam , sudah pulang Yas " Jawab Bu Saras dan Sandra bersamaan sambil terus melanjutkan aktifitasnya dan menoleh ke arah Tyas yang baru masuk kamar.


"Sudah barusan, tadi saya di ajak Pak Wirawan ke starbucks dan ngobrol sebentar jadi pulangnya agak telat" Ucap Tyas


"Ya gak apa tadi kamu kan sudah wa Ibu dan Pak Wirawan sendiri sudah pamit ke ibu untuk menemui kamu yas" Ucap Bu Saras santai


",Tadi aku di kasih sesuatu sama Pak Wirawan katanya sudah ngomong sama Ibu dan Ko Angga , tapi aku tidak berani buka gak tahu apa isinya ini,bantuain buka ya soal Tyas takut" Ucap Tyas polos sambil mengeluarkan amplop coklat dari dalam tasnya yang masih utuh dan mengulurkan ke arah Bu Saras dan Sandra .


", Hahahhahahaa 😁😁😁😁, Yas Yas kamu ni lho kok yo lucu" Jawab Sandra sambil tertawa di ikuti Bu Saras juga ikut tertawa


"Ibu sama Ce Sandra kok malah tertawa sih" Gerutu Tyas masih menyodorkan amplop coklat pemberian dari Pak Wirawan


"Sini aku bukain Yas, lawong Kamu itu lho Yas jujurnya kebablasen " Ucap Sandra sambil mengambil amplop dari tangan Tyas "Satu Dua tiga wooow" Sandra membuka amplop dan mengeluarkan isinya 2000 dolar Singapore.



"Haahhh uang banyak sekali " Tyas tak kalah terkejut melihat isinya.


"Itu rejekimu Yas kamu terima saja,Pak Wirawan iklas kok ngasihnya" Ucap Bu Saras


"Tapi Tyas gak enak Bu, Tyas kan sudah dapat gaji dari Ibu " Ucap Tyas merasa gak enak karena baru dapat uang dari Pak Wirawan


"Betul yang di bilang Ibu , terima saja yas itu rejekimu" timpal Sandra


"Baiklah yang 1000 besok aku transfer untuk Ibu Bapak di kampung, yang seribu aku simpan sendiri saja, alhamdulillah dapat rejeki anak sholehah" Seru Tyas berubah menjadi senang dan menciumi uangnya, sedang Bu Saras Sandra hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum.


Setelah drama membuka amplop selesai mereka bertiga masuk kamar masing masing untuk istirahat, karena jam sudah menunjukan pukul 10 malam waktu Singapore karena keesokan pagi sekali Bu Saras dan Sandra akan ke bandara.


Pak Wirawan pov


Setelah sampai di kamar hotel aku merebahkan badannya sambil memandangi foto profile wa Tyas , aku masih belum percaya jika Tyas anak dari kamu, benarkah itu anak kamu,semenjak bertemu dengan Tyas ku kira itu sama kemiripan saja, namun hari ini pun aku juga tidak berani tanya langsung pada Tyas ,aku takut anak mu salah paham, tunggu aku akan datang untuk membuktikannya kalau Tyas benar benar anakmu, aku hanya ingin melihat mu bahagia. Sebuah rasa yang tak pernah pudar, maaf kan jika aku masih menyimpan rasa rindu untukmu Mawarsih Aku harap kamu bahagia dengan keluargamu, dan kenapa dulu kamu tiba tiba pergi tanpa kabar.


Setelah berpikir tentang Mawarsih nama Ibu dari Tyas ,Pak Wirawan pun tertidur dengan sendirinya. Dulu Pak Wirawan sangat mengagumi ibunya Tyas waktu itu Ibunya Tyas bekerja di sebuah café dekat kampus di mana Pak Wirawan kuliah. Pembawaannya yang kalem namun ceria sehingga banyak mahasiswa yang mengaguminnya tanpa berani mendekat, karena biar kalem dan ceria dia bisa berubah galak jika ada yang kurang ajar apa lagi Ibunya Tyas juga bisa karate,jadi tak ada yang macam macam sama Ibunya Tyas waktu itu.




Jam 5 pagi Bu Saras dan Sandra sudah siap siap untuk pergi ke bandara dan Tyas pun ikut mengantarkan sampai di bawah apartments untuk naik taxi pesanannya.Setelah mengantar Bu Saras dan Sandra Tyas kembali naik ke atas untuk beres beres rumah sebelum di tinggal ke rumah sakit, walau setiap hari ada part time cleaning yang datang Tyas tetep beres beres rumah di kala waktunya senggang.Jam 7 pagi Tyas pergi ke food court untuk beli sarapan curry dan roti canai setelah sarapan di food court Tyas kembali ke apartments lagi untuk siap siap ke rumah sakit menjaga Angga sambil membawa makanan pesanan Angga .



"Pagi ko" Sapa Tyas dengan senyum termanisnya


__ADS_1


"Pagi Yas , kamu sudah datang pesan anku mana?" Tanya Angga



"Ini Ko , kelihatannya ada yang lupa apa ya" ucap Tyas sambil mengingat ngingat apa pesanan angga kemarin



", Coba lihat kamu bawa apa saja?" Tanya Angga



Tysa langsung membuka tas kresek di depan angga dan mengeluarkan barang satu satu "Oh iya ko milk tea nya lupa" Ucap Tyas sambil nyengir kuda



"Lain kali kamu catat di hp, punya hp bagus buat apa"! Ucap Angga sedikit kesal



"Aku belikan ya Ko , maaf tadi keenakan makan roti canai jadi lupa" Ucap Tyas berusaha senyum



"Cepetan "ujar angga datar, dan Tyas langsung pergi keluar rumah sakit menuju starbucks untuk membeli milk tea pesanan Angga , setelah selesai Tyas kembali ke rumah sakit lagi segera memberikan milk tea pesanan Angga .




" Nanti saja"Ujar Angga ketus



"Kumat lagi, kurang sajen", Gerutu Tyas sambil membereskan nakas di sebelah ranjang Angga.



"Jangan ngomel ngomel Aku denger" Ucap Angga dingin



"Habisnya pagi pagi sudah bete saja kaya dedemit kurang sajen aja, pagi pagi itu harus senyum ceria bahagia biar sepanjang hari damai dan sejahtera begitu Ko " Ucap Tyas lagi sedikit kesal dengan sikap Angga yang berubah ubah.



"Lah lah sekarang kenapa malah kamu yang sewot" Ujar Angga mengerutkan dahinya


__ADS_1


"Hemmmm, habisnya Koko sih" Jawab Tyas singkat



"Yas semalam sama Papa pulang naik apa?" tanya Angga mencairkan suasana



"Taxi " Jawab Tyas singkat, cerita gak ya enaknya soal kemarin batin Tyas



"Ohhhh ", jawab Angga lagi" Langsung pulang apa mampir mampir? "Tanya Angga



"Mampir di starbucks depan sebentar" Jawab Tyas " Oh ya Ko semalam aku di kasih bonus sama Pak Wirawan katanya sudah ngomong ke kamu ya?" Tanya Tyas penasaran, kembali dengan wajah cerianya



"Iya , ambil saja toh Papa ngasihnya iklas kok" Ucap Angga lagi sambil menikmati makanannya.



Nanti saja ceritanya aku tak ngecek sebentar pekerjaan dari Bu Saras , Tyas pun langsung duduk di sofa dan membuka laptopnya untuk mengecek ulang dan mengingatkan Bu Saras lewat wa dan emailnya.



🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞



Bersambung dulu ya readers happy reading



Jangan lupa saran dan kritiknya, like komen vote rate serta share. Terima kasih



Habis weekend malah lemot



Salam sayang dari author



I love you my sweet readers

__ADS_1



❤️❤️❤️❤️❤️😍😍😍😍🌞🌞🌞🌞❤️❤️❤️❤️😍😍


__ADS_2