
Saking asyiknya bercanda Angga dan Tyas tidak begitu menyadari jika kelompok bermain sudah selesai (Yuni, Tyas, Sandra dan Clarisa hahaha )
"Papa, daaaaaa" ucap Clarisa yang mengagetkan Angga.
"Auhhhh Icha bikin papa kaget aja " ucap Angga yang terkejut.
"Iya, Icha ngagetin orang saja " celetuk Tyas karena juga terkejut dengan ulah Clarisa
"Ayo kita ke KFC haus dan lapar, " ucap Sandra
Mereka berenam bareng bareng menuju KFC untuk mengisi perut yang lapar.
Sandra dan Louise menuju counter KFC untuk pesan dan mengambil makanan, kebetulan tidak antri jadi sangat cepat menu pilihan tersaji.Mereka memilih duduk di pojokan yang ada meja besarnya.
"Wowww hemnm, Tante aku mau sayap" ucap Clarisa saat sandra dan Louise menaruh menu yang baru di ambil.
"Boleh, mau berapa?? tapi tetap harus makan nasi walau cuma sedikit " ucap Sandra dengan senyum manis.
"OK Tante " ucap Clarisa bahagia, Clarisa makan sendiri dan semuanya menikmati KFC sambil bersendau gurau.
"Icha capek nggak ?" tanya Tyas pada Clarisa yang sedang menikmati sayap ayamnya.
"Huuuhhh capek banget mbak,, sampai sampai lapar dan haus" celoteh Clarisa bahagia
"Icha bahagia !" ucap Angga
"Bahagia banget Pa, tadi Tante sandra dan Tante Ois kalah waktu main mobil mobilan " Clarisa bercerita tentang permainannya tadi
"Icha so tricky, aku sama Sandra belum siap sudah di tabrak " Louise menimpali ucapan Clarisa
"Hahahhahahaa habis Tante kelamaan sih " jawab Clarisa cuek
"Hahaha asli seru " timpal Sandra di ikuti tawa bahagia
Setelah selesai mereka semua pulang dan sebelum pulang Sandra membeli makanan untuk mamanya yaitu bu Saras.
Sampai rumah semua bergantian untuk mandi, karena capek Clarisa habis mandi langsung tidur. Clarisa tidur lagi di kamar Angga, dengan tlaten Tyas menyelimuti Clarisa dan membenarkan posisi tidur Clarisa.
__ADS_1
"Selamat malam Ko, ada apa apa panggil saja aku" ucap Tyas dan meninggalkan kamar Angga.
"Malam Yas, " jawab Angga yang sudah terbaring dan memeluk Clarisa.
Semuanya sudah terlelap dalam mimpinya karena sudah pada capek, di tambah paginya harus bekerja lagi.
Pagi ini semua bangun kesiangan dan at last Louise berangkat kerja tanpa sarapan. Untungnya Louise tidak ada jadwal metting, saking terburuk burunya Louise sampai salah pakai baju.
"Ce, bajumu kok aneh deh kayak nya " ucap Tyas heran melihat pakain Louise
"Oh my God," ucap Louise saat melihat sendiri penampilannya.Setelah selesai merubah baju Louise langsung pergi ke kantor.
Pak Wirawan dan Pak Dion sudah kembali ke Surabaya dengan penerbangan pagi,Yuni dan Clarisa tetap tinggal di Singapore selama libur sekolah. Bu Saras dan Sandra memilih nambah satu hari lagi di Singapore untuk menemani Clarisa jalan jalan.
Pagi ini Tyas, Yuni, Bu Saras dan Clarisa ke food courts dekat apartments untuk beli sarapan. Di rumah Sandra yang menemani Angga, mereka berdua menonton TV di kamar Angga.
"Ko, kemarin aku dengar sedikit, ,, sejak kapan Koko suka Tyas ?" tanya Sandra penasaran
"Sejak dua tahun lalu, " jawab Angga
"Whatt......... ?" ucap Sandra terkejut
"Ngaworrrr kamu Sand... " jawab Angga.
"Tapi kok Tyas sepertinya masih biasa biasa saja,,...... Sebentar sebentar aku bingung deh Ko, " ucap Sandra bingung
"Hahahhahahaa,,,,,,, itulah uniknya Tyas, kalau perempuan lain pasti sudah over acting tapi apa jawaban Tyas, kurang sajenlah, yang koplak lah, yang gombalnya kumat lah dan Tyas tidak menanggapi serius " Angga menceritakan kejadian kemarin
"What..... Hahaha hahahhahahaa terus terus" kejar Sandra tambah penasaran
"Terus nabrak Sand, orang di bilang Tyas nya cuek setengah mati gitu " ucap Angga
"Selamat berjuang Ko " ucap Sandra
"Dan mungkin aku hanya bisa mencintai tanpa bisa memiliki, sampai hari ini yang aku tahu Tyas hanya menganggapku sebagai sahabat " ucap Angga
"Aku tahu Ko, Tyas sangat membentengi dirinya sendiri, dan lagi setahuku Tyas hanya mau menikah dengan yang seiman. " ucap Sandra berusaha mengingatkan Angga
__ADS_1
"Ya, aku tahu itu,, sudahlah aku mau sembuh dulu,, untuk Tyas yang penting sekarang masih tetap mau menemani ku di sini, aku tak mau memikirkan yang nggak nggak " ucap Angga
"Apapun keputusan Koko Aku dan mama tetap mendukungmu asal itu yang terbaik buat Koko. Oh ya Ko kapan sidang putusan perceraianmu?". Tanya Sandra
"Besok " jawab Angga singkat
"Sabar Ko, mungkin ini yang terbaik untukmu, tetap semangat tuk menyongsong hidup yang lebih bahagia. " ucap Sandra nenyemangati Angga.
Sesampainya di Indonesia pak Dion masih belum masuk kerja, beda dengan Pak Wirawan. Pak Wirawan begitu keluar dari bandara langsung ke kantor untuk mengecek kinerja Merry.
"Merr besok papa akan mengecek proyek hotel kita yang di kota M. Kamu tanggung jawab yang di sini " ucap Pak Wirawan pada Merry saat makan siang bersama di restaurants dekat kantor.
"Berapa hari Pa ? " tanya merry
"Mungkin 2 sampai 3 hari, " jawab Pak Wirawan singkat
"Bagaimana Icha di sana Pa?" Merry bertanya tentang Clarisa yang ada di Singapore.
"Bahagia,, Clarisa sangat bahagia, karena Angga mengajak Icha jalan jalan,dan juga kesehatan Angga semakin membaik lebih cepat dari perkiraan " Pak Wirawan dengan bahagianya menceritakan tentang Clarisa dan Angga pada Merry.
Merry tetap mendengarkan cerita dari Pak Wirawan, walau Merry tak begitu minat dengan cerita Pak Wirawan. Pak Wirawan sudah menganggap Angga seperti anak sendiri sejak kecil. Namun Merry juga tak begitu tahu tentang Angga, karena Merry juga tak begitu akrab dengan Angga.
"Merr, setelah selesai persidangan cerai mu, papa harap kamu telpon Angga dan minta maaf." pinta Pak Wirawan
"Baik pa, " jawab Merry singkat dan tak mau untuk ngebantah,.
Selesai istirahat siang semua penghuni kantor Pak Wirawan melanjutkan aktifitasnya kembali. Merry sudah di sibukan dengan setumpuk berkas begitu juga Pak Wirawan yang mulai sibuk dengan komputernya.
Tok Tok Tok
Merry masuk ke ruangan Pak Wirawan sambil menyerahkan berkas yang baru saja selesai ngecheknya.
"Ini Pa, sudah selesai seperti yang papa minta " ucap Merry sambil menyodorkan berkas yang ada di tangannya.
"Bagaimana menurutmu Merr, tentang pembangunan hotel kita yang di kota M, menurut grafik kota M sangat berpotensi dan masyarakatnya menuju masyarakat modern. " tanya Pak Wirawan pada Merry
"Menurutku prospeknya cukup bagus, dan model bangunanya sangat clasik modern. Siapa arsitexnya benar benar modern desainnya, apa dia sudah berpengalaman sehingga dapat menghasilkan gambar yang fantastic " tanya merry
__ADS_1
"Hotel kita debut pertamanya, dia juga baru saja lulus kuliah tapi gambar yang di hasilkan sangat sangat fantastic, dulu 3 gambar yang di sodorkan ke Papa semuanya bagus dan match. " jelas Pak Wirawan
Setelah Merry masuk kantor Merry selalu di sibuk an dengan pekerjaan sehingga waktu bertemu Erric sang pacar jadi berkurang.