
Masih dengan Angga dan Clarisa yang sedang video call untuk melepas rindu antara anak dan ayah.
π³"Papa sedang di mana?????? Bolehkah Icha ikut Papa, Icha pingin jalan jalan Pa seperti dulu ada Mama ada Papa "ucap Clarisa,
Mendengar ucapan dari Clarisa hati Angga langsung bergetar bahkan mau bicarapun mulutnya sudah kelu.Tak terasa airmata Angga keluar dan Angga langsung menghapusnya sebelum Clarisa tahu. Biarpun Clarisa bukan anak kandung Angga tapi Angga sangat menyayangi Clarisa melebihi sayangnya Merry ke Clarisa. Jadi Clarisa lebih dekat ke Angga karena Angga juga memanjakan Clarisa.
Ketika Angga tidak langsung menjawab perkataan Clarisa Pak Wirawan langsung menjawab dengan senyuman.
π³"Doakan Papa ya Icha sayang !!, supaya Papa Icha cepat sembuh dan bisa cepet pulang untuk ngajak Icha jalan jalan,,,, Opa janji jika pekerjaan Opa sudah selesai Opa Ajak Icha jalan jalan kemanapun Icha mau, asal Icah jadi anak yang baik"rayu Pak Wirawan ke Clarisa lembut.
π³"Baik Opa Icha janji gak nakal, Icha mau jadi anak baik biar gak si hukum bu guru "ucap Clarisa polos
π³"Ya sudah Icha tutup dulu telponnya ya Papa mau istirahat supaya Papa cepet sembuh dan bisa ngajak Icha jalan jalan lagi ya"ucap Angga berusaha tegar.
π³"OK by by Opa By By Papa mmuuuaacchhh"ucap Clarisa sambil melambaiakan tangan di layar monitor hp.
π³"OK by by Icha sayang muaachhh"ucap Angga, Tyas dan juga Pak Wirawan berbarengan juga ikut melambaiakan tangan dan juga kiss by ke Clarisa.
Begitu selesai video call Pak Wirawan menyimpan hpnya ke dalam tas cangklongnya.
"Sudah Ngga jangan terlalu di pikirkan tentang omongan Clarisa tadi "nasihat Pak Wirawan ke Angga lembut."Fokuslah pada kesehatanmu Ngga,dan Papa harap kamu tetap bisa melanjutkan hidupmu dengan baik setelah musibah yang terjadi sekarang "ucap Pak Wirawan dengan nafas berat.
"Bagaimanapun Clarisa tahunnya Aku ini adalah Papanya, Pa . Dari kecil Clarisa sudah Aku rawat dan Aku sayangi seperti anak kandungku sendiri terlalu berat bagiku untuk pisah dengan Clarisa Pa "ucap Angga sedih
"Ya Papa paham perasaanmu Ngga.Dan Papa selalu berdoa untuk kebahagiaanmu, kamu berhak untuk bahagia Ngga maafkan kesalahan Papa di masa lalu, tanpa pertolonganmu keluargaku pasti sudah malu Ngga. "ucap Pak Wirawan merasa bersalah
"Sudahlah Pa jangan di ungkit lagi,Angga akan coba untuk selalu ikhlas,, , ayo kita pulang saja kita lanjutkan ngobrolnya di rumah "ajak Angga dan mereka bertiga pulang bersama dengan Tyas yang mendorong kursi roda Angga. Pak Wirawan berjalan di samping Angga.
Setelah sampai apartemen Angga minta untuk duduk di sofa ruang tamu di temani Pak Wirawan dan Bu Saras sedang Tyas masak di dapur bersama Sandra dan juga Louise yang baru datang.
Di kediaman Pak Wirawan Clarisa nampak murung di kamar di temani pengasuhnya Yuni,Clarisa tidak ceria seperti dulu. Kalau dulu setiap weekend Clarisa selalu bersama Angga entah sekedar bermain lego atau berenang di kolam renang yang ada di belakang rumahnya Pak Wirawan. Dan juga Angga sering mengajak Clarisa jalan jalan entah di taman kota atau tempat main anak anak.
"Cha ayo mandi sudah sore "ucap Yuni lembut, setelah selesai menyiapkan baju dan alat mandi,.
"Icha nggak mau mandi mbak "rengek Clarisa sedikit ngambek
"Kalau Icha gak mandi bagaimana nanti Icha bisa berdoa pada Tuhan,dan minta kesembuhane buat Papa, kalau Icha gak bersih Tuhan tidak akan mengabulkan doa Icha"bujuk Yuni panjang lebar.
Clarisa sedikit berpikir dan pada akhirnya Clarisa mau mandi, Yuni menggendong Clarisa dan membantuya untuk mandi.
"Segerkan"ucap Yuni sambil mengeringkan tubuh Clarisa dengan handuk.
"Iya sekarang sudah bersih dan wangi lagi "ucap Clarisa manja
"Coba Mbak cium sebentar "ucap Yuni dan langsung mencium tubuh Clarisa "Hemmmm wangi cha "ucap Yuni tersenyum bahagia
"Mbak kapan ya Papa sembuh, Icha sudah kangen banget sama Papa"rengek Clarisa pada Yuni
__ADS_1
"Kita sama sama doakan Papa ya Icha supaya Papa cepat sembuh "nasihat Yuni pada Clarisa yang masih sedih.
"Mbak singapore itu jauh kah ?"tanya Clarisa pada Yuni
"Jauh sekali Icha sayang!!!!!!! "jawab Yuni sambil terus memakaikan baju Clarisa.
"Sudah selesai, duduk dulu di sofa Cha "perintah yuni "Mbak bereskan dulu ini "
Setelah selesai mandi Yuni menemani Clarisa jalan jalan di taman depan rumah.
"Mbak Yun kita nyayi yuk "pinta Clarisa pda yuni
"Mau nyanyi apa Cha. ???tanya yuni penasaran
"Laguna barney Mbak "jawab Calrisa cepat
"OK, satu dua tiga"mereka berdua nyanyi bareng
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
β₯οΈβ₯οΈI love you, you love me
We are hapyy family
whis the great big hug and
Want to said you love me to β€οΈβ€οΈβ€οΈ
"Yeahhhh "ucap clarisa"Lagi yak mbak nyanyinya"pinta Clarisa sambil minta gendong.
"OK, kita nyanyi apa enaknya "tanya Yuni pura pura mengingat lagu anak anak yang bagus.
"Icha mau nyanyi ba ba blak sheep Mbak"ucao Calrisa senang
"Ok"jawab Yuni"Satu dua tiga, "
πππππππππππππππππππ
β₯οΈβ₯οΈBa ba Black sheep have you any wool
Yes sir yes sir tree black full
One for the master one for the dame
And one for the boy who leaf down line β€οΈβ€οΈ
"Mbak yuni lagi nyanyinya "pinta Calrisa manja
__ADS_1
"Baiklah tuan Putri, minta lagu apa ?"tanya Yuni pada Clarisa
"Bintang kecil "ucap Clarisa bahagia
"OK, let's go go go"ucap Yuni semangat
πππππππππππππππππππ
β₯οΈβ₯οΈPelangi Pelangi alangkah indahmu
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu Agung siapa gerangan
Pelangi Pelangi ciptaan Tuhan. β€οΈβ€οΈβ€οΈ
"Lagi Mbk Yuni "pinta Clarisa lagi
"OK, satu lagi nyabyi bintang kecil ya"ucap Yuni bahagia "Satu dua tiga"
πππππππππππππππππππ
β€οΈβ€οΈBintang kecil di langit yang biru
Amat Banyak menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari
Jauh tinggi di tempat kau berada β₯οΈβ₯οΈ
Clarisa dan Yuni bercengkerama serta bernyanyi nyanyi bahagia , seolah Calrisa lupa akan kangennya pada Angga sang Papa.
Setelah selesai masak Tyas langsung mandi, begitu juga Louise dan Sandra mereka membersihkan diri masing masing. Karena waktunya sudah masuk magrip Tyas sholat magrip dulu sebelum beekatifas lainnya.
Setelah selesai mengerjakan sholat magrip Tyas langsung menata meja makan di temani Sandra dan Louise untuk persiapan makan malam bersama.
Mereka berenam makan malam bersama tanpa ada suara yang keluar, mereka sangat menikmati. Hanya suara piring sendok dan garpu yang terdengar.
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
Bersambung dulu readers sayang
Jangan lupa tinggal kan jejak supaya mudah untuk feedback
Terima kasih yang sudah dukung novel karyaku semoga kalian sehat, sukses dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiiin
I love you readers sayang
__ADS_1
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ