
Setelah selesai sholat dzuhur Tyas kembali ke kamar angga dan di kamar sudah ada Sandra yang sedang ngobrol.
Saat masuk Tyas menyapa sandra" Sudah lama datang ce"
"Baru saja yas, Kamu dah makan apa belum Yas?"Tanya Sandra pada Tyas
"Belum ce ni baru mau keluar cari makan siang "
"Yuk kita makan bareng tadi sengaja aku kesini mau ngajakin kamu makan"Sandra mengajak Tyas untuk makan siang bersama. Mereka berdua meninggalkan rumah sakit dan menuju restaurant untuk makan siang bersama.
Bu saras sampai Indonesia langsung menuju kantor karena banyak berkas yang harus di periksa dan di tanda tangani.Hp bu saras berdering dan nama pak Wirawan yang muncul.
Drrrrtt drrrrtt drrrrttt bu Saras mengusap tombol hijau untuk menerima
📳"Selamat siang pak "Sapa bu Saras
📳"Selamat siang bu,bagaimana kabarnya?"Sapa pak Wirawan
📳"Puji tuhan kabarnya baik dan sehat, bapak sendiri bagaimana ?" bu Saras tanya balik
📳"Puji tuhan semua baik juga, bagaimana keadaan Angga bu dan sekarang ibu masih di Singapore atau sudah kembali ke Indonesia?"Tanya pak Wirawan
📳"Angga juga semakin baik kemungkinan lusa sudah bisa pulang dan rawat jalan, baru saja dua jam yang lalu sampai Indonesia sekarang sudah di kantor "jawab bu Saras sambil mengoreksi berkas
📳"Maaf bu mengganggu, besok bisakah kita ketemu di jam makan siang ada suatu hal penting yang akan saya sampaikan ke ibu "ucap pak Wirawan sedikit ragu
📳"Baik pak besok saya ada waktu kita ketemu di restaurant dekat kantor saya saja bagaimana? "Pinta bu Saras
📳"Baik bu sampai ketemu besok "pak Wirawan menyetujui dan mengakiri sambungan telponnya
Bu Saras melanjutkan pekerjaannya mulai meneriksa berkas berkas lagi bu Saras mencet sambungan telpon ke ruangan pak dion
Kring Kring kring
📞" Halo "Sapa pak Dion
📞"Pak Dion tolong kamu keruanganku sebentar "Pinta bu Saras
__ADS_1
📞"Baik bu saya segera ke sana "Pak Dion menutup telpon dan menuju ruangan bu Saras
Tok Tok tok
"Selamat siang bu!!Ada yang bisa saya bantu ?"Tanya Dion pada bu Saras sopan.
"Silahkan duduk "suruh bu Saras "Begini ion selama Angga belum bisa bekerja aku minta tolong ke kamu untuk membantu Sandra karena posisi Angga akan di pegang oleh Sandra sementara waktu sampai Angga sembuh dan Sandra akan kembali seminggu lagi "jelas bu Saras
"Baik bu saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu bu Sandra "jawab pak Dion sopan
Pak Dion tidak lupa menanyakan keadaan Angga "Bagaimana keadaan pak Angga sekarang bu apa sudah ada kemajuan ?"
"Puji tuhan sudah pak Dion, dan saya gak kwatir besok lusa Angga sudah bisa tinggal di apartments dan rawat jalan serta terapi di rumah dokter nya datang ke rumah "Jelas bu Saras
"Syukur lah saya ikut senang bu, rasanya sudah kangen untuk bisa bekerja sama dengan pak Angga "ucap pak Dion senang
"Ya saya juga cukup bersyukur kesembuhan Angga jauh lebih cepat dari perkiraan pak "Jelas bu Saras
"Saya yakin pak Angga bisa cepat sembuh karena saya lihat pak Angga mempunyai semangat yang kuat untuk sembuh"jelas pak Dion"kalau tidak ada apa apa lagi saya permisi bu"Ucap pak Dion
"Silahkan pak terima kasih untuk semuanya "Ucap bu Saras mempersilkan pak Dion untuk pergi dari ruangannya.
Di Singapore Angga di temani Tyas dan Sandra mereka bertiga menduskusikan tentang perusahaannya. Walau Angga sakit namun Angga tetap bisa memberikan ide yang cemerlang untuk kemajuan perusahaannya. Dengan begitu Sandra bisa banyak belajar dari angga.
"Ternyata tidak mudah jadi CEO ko "Gerutu Sandra
"Kamu harus belajar Banyak Sand jangan kecewakan tante"Pinta angga pada Sandra
"Baik ko aku akan berusaha semampuku, tetap bantu aku ya ko"Pinta Sandra pada Angga
"Aku yakin kamu bisa Sand, oh ya tante bilang sekertaris Dion yang kan membantumu nanti dia sudah tahu tugas tugasnya dan juga dia sangat teliti jadi kamu gak usah kwatir San, dari sini aku masih tetap bisa bantu kok apalagi ada tyas yang bisa jadi asistenku di sini "ucap Angga sambil melirik Tyas yang sedang sibuk dengan laptop nya
Sandra sudah kembali fokus dengan pekerjaannya begitu pun Tyas sedang Angga hanya berbaring.
Dokter Farika meneriksa keadaan Angga seperti biasa dan dokter pun mengatakan kesehatannya semakin hari semakin bagus jadi dokter farika meyakinkan jika besok lusa Angga sudah bisa pulang. Mendengar penuturan dokter Farika angga sangat senang itu artinya bisa segera kembali rumah.
🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️
__ADS_1
Di siang hari wkatu jam makan siang di Indonesia pak Wirawan menemui bu Sarah di sebuah restaurant dekat kantornya bi Saras.
"Salamat siang bu, maaf baru datang "Sapa pak Wirawan langsung mengambil duduk di hadapannya bu Saras
"Selamat siag pak "Jawab bu saras ramah. Mereka pun langsung menesan makanan
"Begini bu sebelumya saya minta maaf dulu ke keluarga ibu "ucap pak Wirawan sedikit sedih
"Sudahlah pak bagaimanapun kita keluarga kan"jawanb bu Saras ramah
"Begini bu kemarin merry sudah mengajukan gugatan cerai ke angga lewat pengacaranya, jadi sebagai orang tua Merry saya minta maaf yang sebesar besarnya atas kelakuan Merry yang tidak berkenan"Ucap pak Wirawan sedih
Bu Saras langsung terkejut dan tidak menjawab pernyataan pak Wirawan. Bu Saras masih syok dan diam tidak merespon setelah beberapa menit baru merespon.
"Apa itu benar pak ?"Tanya bu Saras masih belum percaya
"Benar bu, saya sengaja memberi tahu ke ibu supaya sewaktu waktu ada surat gugatan perceraian buat Angga ibu tidak kaged, jujur saya sendiri tidak setuju dengan keputusan Merry. Ucap pak Wirawa sedih
"Apapun yang terjadi biar mereka berdua yang memutuskan pak, tugas kita hanya mendoakan dan muluruskan agar tidak tersesat dan nanti jika suratnya sudah datang saya diskusikan dengan Angga langkah selanjutnya, jujur dengan gugatan Merry saya kwatir dengan kesehatan dan mental Angga pak "
"Saya paham bu, ini juga sangat berat buat saya untuk percaya "ucap pak Wirawa sedih
"Kita doakan yang terbaik saja pak "ucap bu Saras berusaha senyum. Setelah pertemuannya dengan pak Wirawan selesai bu Saras kembali ke kantor namun saat berada di ruang kerjanya bu Saras lebih banyak malamun memikirkan cara bagaimana menyampaikan berita ini ke Angga.
Sedangkan pak Wirawan pun juga begitu gelisah di dalam ruangannya memikirkan kelakuan Merry. Karena melamun sampai sampai berkas di biarkan menumpuk tak tersentuh.
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️
Bersambung dulu ya readers
Selamat membaca jangan lupa like, vote rate dan love dukungan kalian menjadi semangat author
Bantu share ke teman teman ya, jangan lupa tinggal kan jejak di kolom komentar. Terima kasih bagi kawan kawan yang sudah mendukung karya saya
Salam hangat dari author
I love you so much my sweet readers
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️