
Setiap pagi seperti biasa Tyas mengajak Angga jalan jalan di sekitar apartments dengan kursi rodanya.Angga nampak Banyak diam sedangkan Tyas juga tidak banyak tanya.
Dari pada diam diaman Tyas mencoba menawari Angga untuk beli makanan "Ko mau makan sesuatu di food courts mumpung liwat?"tanya Tyas saat melewati food courts dekat apartments nya.
"Lagi gak selera Yas"jawab Angga datar
"Kwetiau nya uenak banget lho ko cocok untuk sarapan pagi "ucap Tyas penuh semangat
"Kalau kamu mau beli ya beli saja Yas, !!"ucap Angga malas"Sebentar emange kamu bawa uang ??tanya Angga penasaran
"Bawa dong Ko, tiap hari kan Aku selalu bawa uangnya,, nihhhhh "ucap Tyas menunjukan dompet pada Angga "Ko kamu tahu nggak semalam Pak Wirawan ngasih uang ke kita bertiga untuk shopping."ucap Tyas senang sambil terus berjalan mendorong kursi roda.
"Aku gak tahu tapi Aku denger "jawab Angga acuh
"Hehehehee maaf ko semalam kami malah cekikikan, habis nya mau nyamperi Koko takut kena semprot sih "ucap Tyas
"Gak apa apa Yas lagian bukan salah kalian, Yas bisa berhenti di taman sebentar Aku mau duduk di taman sebentar "pinta Angga pada Tyas
"Baik Ko, tapi beli camilan sama minum dulu di Circle K ya Aku laper,Koko mau makan apa aku belikan sekalian "ucap Tyas dan langsung belok ke circle K.
"Apa saja Yas yang "sahut Angga
Setelah membeli camilan,Tyas mendorong kursi Rosa Angga menuju taman.Sampai di taman Tyas duduk di sebuah bangku dan Angga tetap duduk di kursi rodanya.Tyas langsung membuka makanan yang baru di belinya tadi Tyas tidak lupa mengabari Bu Saras dan Sandra kalau habis jalan jalan tidak langsung pulang Angga minta duduk sebentar dia taman.
"Ayo makan ko biar perut gak kosong,jangan ngelamun saja, Aku lihat dari tadi Koko ngelamun terus, kalau Koko gak makan bagaimana Koko kuat menghadapi kenyataan. Kenyataan itu harus di hadapi Ko bukan di lamunin. "ucap Tyas cuek panjang lebar sambil ngemil snack citato
"Kalau makan jangan ngomel aja Yas nanti keselek "ucap Angga acuh
"Hehehhe lagian dari tadi Koko diem aja"ucap Tyas sambil senyum "Kalau Koko tidak keberatan boleh kok Koko cerita sama Aku biar Koko lega jangan di pendam sendiri ko, takut kalau Koko kesurupan hantu bunga depan itu"ucap Tayas berlagak menasehati sambil matanya menatap pada bunga sepatu yang rindang di depannya.
"Minggu ini Aku gak mau terapi Yas "ucap Angga tak bersemangat
"Lah.... Nanti siang kan jadwalnya terapi Ko, gimana dong kalau dokter Farika datang ??ucap Tyas sedikit terkejut
"Batalkan "jawab Angga singkat
__ADS_1
"Baik kalau itu kemauan Koko, Aku kabari dokter Farika sekarang mumpung masih pagi "ucap Tyas langsung menelpon dokter Farika.
"Sudah ko,tapi dokter Farika tetep datang untuk pemeriksaan saja "ucap Tyas dengan senyum di buat semanis mungkin
Walau Angga acuh Tyas tetap berusaha menghiburnya dan at last jadi jaka sembung bawa golok alias gak nyambung boookkkkk.Angga di ajak ngomong A jawabnya C itupun dengan nada tidak semangat ataupun acuh.
Setelah duduk di taman satu jam Angga ngajak pulang karena matahari juga semakin panas.
"Mereka kok belum pulang ya Ma"tanya Sandra pada Bu saras yang lagi nonton TV berdua di ruang tengah
"Mungkin sebentar lagi Sand,,mungkin Angga masih ingin sendiri "jawab Bu Saras
"Semoga Koko tidak terlalu larut dalam Kesedihan, dan bisa menghadapi masalah ini dengan bijak "ucap Sandra
"Mama yakin Angga mampu berpikir jernih Sand,, mungkin sekarang dia hanya butuh ketenangan saja"ucap Bu Saras tenang
Tidak lama Tyas dan Angga masuk apartments.
"Yas, Ngga"sapa Bu Saras
"Bu, ce"sapa Tyas, sambil mendorong kursi roda Angga
"Ko "sapa Sandra dan Sandra menghampiri mereka berdua untuk membantu Angga
"Makasih Ce"ucap Tyas sopan
"Yas duduk di sofa saja,, "pinta Angga
"Nggak Ko, Koko harus berbaring di kamar bukankah tadi sudah duduk lama di taman, kata dokter koko belum boleh duduk lebih dari 3 jam "jelas Tyas tegas terus mendorong kursi roda menuju kamar Angga
"Aku nggak mau Tyassss, Aku mau di ruang tamu "ucap Angga kesal
"Boleh, kalau Koko ingin berlama lama sakit"ucap Tyas tak kalah kesal.
"Terserah!!!tolong panggilkan Tante dan Sandra yas!!..
__ADS_1
"Ok"jawan Tyas singkat
Setelah selesai membantu Angga pindah dari kursi roda ke ranjang Angga, Tyas langsung meninggalkan Angga di kamar sendirian tidak lupa memberitahu Sandra dan Bu saras kalau di tunggu Angga di kamar Angga.
"Ngga, bagaimana hari ini ?"sapa Bu Saras
"Ko"sapa Sandra senang dan langsung duduk di sofa bersama Bu Saras
"Maafkan Angga soal semalam Tante, Tante jangan kwatirkan Aku, Aku pasti baik baik saja,Aku sudah terbiasa dengan kejutan kejutan dari Merry Tant, Aku butuh pengacara Tant Aku mau konsultasi dulu "ucap Angga berusaha tegar di hadapan Bu Saras
"Tante Sand terima kasih untuk semuanya, tanpa adanya kalian di sampingku entahlah bagaimana nasibku "ucap Angga walau dengan senyum dipaksakan
"Kebahagiaan Koko kebahagiaan kami semua Ko,sedihnya Koko sedihnya kami juga "ucap Sandra menguatkan Angga.
"Aku putuskan untuk bercerai dengan Merry Tant,, semoga ini jalan terbaik buat kami. Aku akan berusaha untuk ikhlas menerima takdir ini "ucap Angga sedih
"Ngga sebenarnya tante kurang setuju jika kalian bercerai, Angga ingat sesuatu yang di satukan oleh Tuhan hanya maut yang memisahkan"ucap Bu saras berusaha mengingatkan Angga tentang firman Tuhan
"Angga tahu Tant,,tapi kasus Angga dan Merry berbeda Tant, sebenarnya ini kesekian kalinya Merry selingkuhi Angga, biarlah Merry bahagia dengan orang yang benar benar di cintainya, karena Akupun tidak ingin Merry terus bergelimbang dosa"ucap Angga berusaha setenang mungkin
"Sandra ikut prihatin dengan semua ini Ko,,, Koko harus tetap semangat untuk sembuh "ucap Sandra menyela ngati Angga
"Tante tetap berdoa yang terbaik untuk kamu Ngga, semoga setelah musibah ini kamu bisa mendapatkan pendamping yang lebih baik, kata Tyas kamu tidak mau menjalani terapi minggu ini ????tanya Bu Saras pada Angga memastikan.
"Iya Tant, Aku ingin relax sebentar takutnya aku tidak konsentrasi saat terapi nanti, tapi untuk pemeriksaan rutin tetap sesuai jadwal semula"Angga menjelaskan, mereka bertiga saling bertukar pikiran sampai siang,. Tyas pun juga sudah menyelesaikan pekerjaan memasaknya.
Tepat jam 11 siang dokter Farika datang sendiri karena tidak perlu terapi jadi tidak mengajak suster. Kedatangan dokter Farika di sambut dengan ramah oleh Bu Saras dan Sandra begitu pula Angga serta Tyas yang selalu setia mendampingi Angga.
Dokter Farika langsung melakukan pemeriksaan rutinnya dengan seksama setelah mendengar penjelasan dari Tyas tentang keadaan Angga.
🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶
Episodene ini penuh perjuangan karena tangannya author dingin efek suhu 0°c
Terima kasih sudah mendukung novelku jangan lupa tinggal kan jejak agar aku mudah untuk feed back
__ADS_1
I love you readers sayang see you at 2021
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️