Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 79


__ADS_3

Tyas langsung membuka layar hp


"Ya Allah, kenapa juga koko malam malam ngajak video call, padahal hanya terhalang tembok" gumam Tyas dan langsung menggeser tombol hijau di layar hpnya.


, 📳"Kenapa Ko, malam malam video call kaya gak ada hari esok saja, aku dah cepek ngantuk " gerutu Tyas sambil cemberut


📳"Good night have sweet dreams " ucap Angga dibalik layar dengan senyum bahagianya. Angga langsung mematikan video call nya tanpa menunggu jawaban dari Tyas


"What... Dah kumat errornya ni orang " gumam Tyas saat Angga mengakiri video call nya. Dan akirnya Tyas mengirim pesan ke Angga


📲"Hmmm... Lagi kumat ya Ko ?" pesan Tyas


📲"Malam ini kamu cantik " pesan Angga dan mengirim fotonya Tyas ke Tyas.


📲"Baru sadar ya kalau aku cantik " gurau Tyas


📲"Koko curang nyuri nyuri foto orang " pesan Tyas


📲"Cepetan istirahat, lusa aku antar kamu pulang " pesan Angga dan langsung mematikan hpnya

__ADS_1


"Lama lama ikut error kalau begini caranya, huhh bukannya aku tak merasakan apa yang kau rasakan ko, tapi aku lebih mencintai Tuhanku" guman Tyas dan langsung merebahkan diri di kasur untuk istirahat.


"Pagi mbak Tyas, pagi Nenek , pagi Tante, pagi om mario" sapa Clarisa dengan wajah ceria, langsung duduk di kursi meja makan untuk sarapan pagi.


"Pagi Icha cantik " jawab Tyas dengan senang


"Pagi keponakan Tante yang cantik" jawab Sandra dengan senyum bahagia


"Pagi cucu nenek yang pintar " jawab bu Saras bahagia


"Pagi Icha, " jawab Mario dengan senyum


Pagi ini semua sarapan pagi bersama, bu Saras nampak sangat bahagia karena semua telah berkumpul. Clarisa juga sangat bahagia karena sudah lama tidak sarapan pagi dengan Angga.


"Aamiin " jawab semua orang yang ada di meja makan.


Setelah sarapan Angga dan Tyas mengantar Clarisa ke sekolahannya. Bu Saras dan Sandra pergi ke kantor sedangkan Mario pergi ke kampus untuk mengajar. Mario di samping mengajar juga bekerja di sebuah rumah sakit ternama di kota Surabaya.


"Mbak Tyas, kenapa ya mbak Tyas selalu pakai kerudung ?" tanya Clarisa polos

__ADS_1


"Karena mbak Tyas seorang muslimah, dan seorang muslimah yang sudah aqil balig harus menutup auratnya " jawab Tyas dengan penuh kasih sayang


"Mbak Tyas cantik, Icha mau dong pakai kerudung biar cantik seperti mbak Tyas" ucap Icha polos" Mbak Tyas aqil balig itu apa ?" tanya Clarisa yang tak paham dengan arti dari aqil baliqh


"Aqil balig artinya seseorang yang sudah mulai dewasa " jawab Tyas sederhana karena Clarisa baru 7 tahun takut jika Clarisa tidak paham.


"Icha tidah paham dengan Aqil balig" ucap Clarisa bingung


"Sudah sampai Cha, ayo Papa antar " ucap Angga saat mobil baru berhenti di pintu gerbang sekolah.


"Mbak Tyas ikut anterin Icha ya, Icha pingin seperti teman Icha yang selalu di antar mama atau papanya, mama Icha sibuk terus " Clarisa langsung sedih dan tangis Icha pecah seketika.


"Mbak Tyas antar Icha, sudah jangan sedih sekarang Papa kan sudah sembuh, jadi Papa pasti sering sering antar Icha ke sekolah " hibur Tyas dan memeluk Clarisa serta mengusap air mata Clarisa dengan tissue " Sekarang Icha masuk kelas dulu, nanti siang mbak sama papa jemput Icha, ok" ucap Tyas sambil tangannya memberi tanda OK.


Clarisa hanya mengangguk tanda setuju dan dan Angga meraih Clarisa dari pelukab Tyas.


"Icha, Papa janji, Papa akan sering sering antar Icha ke sekolah, asal Icha jangan sedih lagi " ucap Angga dan memeluk Clarisa. Angga dan Tyas menggandeng tangan Clarisa dan mengantarkan sampai depan pintu kelas.


"Yas, makasih untuk semuanya " ucap Angga saat berada dalam mobil sambil menyetir mobil.

__ADS_1


"Sama sama, lagian aku nganggap Icha seperti adiku sendiri Ko " jawab Tyas santai yang duduk di samping kemudi.


Mereka berdua menuju ke kantor karena ada hal yang genting dan harus di selesaikan hari ini juga. Sampai di kantor Angga dan Tyas langsung menemui Bu Saras di ruangannya. Sedang Sandra dan Pak Dion sedang melakukan metting dengan staf lainnya.


__ADS_2