Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 54


__ADS_3

📞"Halo, Ngga"Di balik telpon ganti suara Merry


📞"Halo Merr, kebetulan ada hal yang ingin Aku bicarakan denganmu, dari tadi Aku telpon hp Mu gak Kamu angkat "protes Angga


📞"Katakan"ucap Merry singkat


📞"Soal perceraian, Aku sudah terima surat dari pengadilan, Aku setujui gugatanmu, Namun ada satu hal yang akan ku pinta darimu Merr yaitu Clarisa "ucap Angga panjang lebar


📞"Clarisa tetap bersamaku di bawah asuhanku karena masih di bawah 12 tahun seperti yang tertulis di surat gugatanku "ucap Merry datar


,📞"Aku tahu,!!Aku hanya minta jangan sampai Clarisa tahu Aku bukan ayah kandungnya, Dia masih terlalu kecil, katakan jika Dia sudah dewasa minimal setelah lulus SMA dan lagi ijinkan Aku untuk menemui Clarisa, kamu jangan kwatir Aku tak kan ganggu keluarga barumu sebab Aku pun akan tinggal lama di sini "ucap Angga lagi


📞"Terima kasih, akan Aku pikirkan dan setelah ini tak ada lagi hubungan di antara kita, selamat malam "Ucap Merry salah dalam mengucapkan seharusnya selamat siang malah selamat malam dan langsung menutup telpon. Setelah bicara dengan Angga Merry menuju kamarnya untuk membersihkan diri.


Angga yang lagi duduk di sofa mendengar ucapan selamat malam dari Merry hanya mlongo (terbengong) "Mungkinkah Dia kehabisan obat????, matahari masih di atas kepala di bilang selamat malam,, hadeuhmhhhhhj "gumam Angga ngomong sendirian sambil geleng geleng kepala dan memainkan hp nya.


Setelah selesai berbicara dengan Merry walau berakhir dengan sebuah lelucon, Angga langsung menghubungi pengacaranya untuk membahas tentang perceraiannya dengan Merry.


Setelah sholat Tyas tidak bisa tidur lagi, akirnya Tyas masuk ke kamarnya Bu Saras. Mereka bertiga sengaja diam di kamar untuk tidak mengganggu Angga.Namun mereka bertiga tetap menguping pembicaraan Angga dengan Merry walau tak mendengar suara Merry.


Setelah selesai telpon pengacaranya Angga memanggil Sandra untuk minta tolong. Angga tidak tahu jika Tyas tidak tidur malah nguping berjamaah di kamarnya Bu Saras.


"Sand tolong kemari "Panggil Angga


"Ya Ko "Jawab Sandra, namun yang keluar malah Tyas dan Sandra, Bu Sengaja tidak keluar karena harus mengecek pekerjaan lewat laptopnya.


"Ada apa Ko?"Tanya Sandra


"Kamu dah bangun Yas?"Tanya Angga begitu melihat Tyas menghampirinya bersana Sandra.

__ADS_1


"Koko ini gimana sih, manggilnya Aku eh malah Tyas yang di tanya "Gerutu Sandra


"Dari tadi Ko, habis sholat ngantuknya ilang "Jawab Tyas singkat


"Ya Aku pikir Tyas masih tidur makanya Aku manggio Kamu Sand, pikirku mau rebahan di kamar saja. Berhubung Tyas sudah bangun ya sudah kita jalan jalan ke taman saja Aku mau cari udara segar,"ucap Angga senang karena bisa jalan jalan ke taman.


"Baiklah" jawab Tyas singkat


Tyas bersama Sandra membantu Angga untuk pindah dari sofa ke kursi roda. Setelah selesai membantu Angga Tyas mengambil tas,Sandra juga ikut jalan jalan sore. Setelah 15 menit jalan akirnya sampai di taman yang di tuju. Di taman banyak sekali anak anak sedang bermain entah bi bawah pengawasan sang pembantu, orang tua atau neneknya ataupun keluarga lainnya.


Berbagai macam etnis ada di sana, dari etnis melayu, etnis cina, etnis India atau pun orang bule. Mereka bertiga sangat menikmati sorenya di taman dengan pikiran masing masing.Angga yang kangen Clarisa Sandra sesekali sibuk dengan hpnya dan juga memoerhatikan anak anak yang sedang bermain. Sedang Tyas begitu melihat anak anak bermain langsung ingat adik adiknya di kampung.


Di taman tidak hanya anak anak tapi juga ada beberapa orang lanjut usia yang duduk di kursi roda sedang menikmati segarnya udara sore di taman. Para orang lansia di temani dengan pembantunya.


Saat mereka berada pada pikirannya masing masing tiba tiba ada yang mendekati dan menanggil nama Tyas.


"Tyas???, maaf benar kamu Tyas kan?"Seorang wanita Indonesia sedikit ragu takut salah orang karena yang Dia tahu Tyas tidak bekerja di luar negeri.


Ratih merasa terkejut dan senang karena Tyas me nyambut sapaannya dengan gembira "Ya Allah Tyas bagaimana kabarnya??maaf Pak maaf Mbak Saya mengganggu "ucap Ratih sedikit takut.Ratih tahu jika ada majikan pasti tidak di perbolehkan untuk saling sekedar bertegur sapa.Namun karena Ratih mendengar percakapan mereka pakai bahasa Indonesia Ratih memberanikan diri untuk menyapa Tyas.


"Gak apa apa Mbak!"jawab Sandra sopan


"Temanmu Yas?"tanya Angga


"Alhamdulillah kabarku baik Rat. Oh ya Ko, Ce ini temanku waktu di SMP dulu Ratih namanya"ucap Tyas memperkenalkan Ratih pada Angga dan Sandra


"Maaf Pak Maaf Bu mengganggu ,saya Ratih teman sekelasnya Tyas dulu "ucap Ratih masih sedikit takut"Yas sejak kapan kamu di Singapore ?"tanya Ratih bahagia bisa bertemu teman lamanya, dan takut. Ya Ratih takut kalau Tyas di pecat bagaimana pun aturan di Singapore sangat ketat.


"Mbak jangan takut, Aku dan Koko asli orang Indonesia kami kesini karena Koko perlu penyembuhan di sini,dan kebetulan Tyas yang merawat Koko"ucap Sandra menjelaskan, karena Sandra tahu bagaimana aturan pembantu dan majikan di Singapore.

__ADS_1


"Iya Rat, Koko sama Cece orangnya baik sekali, kenapa kamu kelihatan takut begitu Rat, dan sudah berapa lama kamu kerja di sini ?"tanya Tyas pada Ratih


"Syukurlah Yas, tadinya Aku takut kamu kena pecat karena Aku sapa "ucap Ratih polos"Aku baru 1,5 tahun di sini itu Aku jaga dua anak "ucap Ratih sambil jarinya menunjukan ke arah dua anak umur 7 tahun dan 5 tahun yang sedang bermain prosotan.


"Majikan mu bagaimana ?:"tanya Tyas


"Alhamdulillah Yas majikanku baik dan anak anaknya juga sopan,"ucap Ratih senang "Ya sudah Yas lain kali kita jumpa ya Aku mau Jaga anak anak dulu takut mereka jatuh "ucap Ratih


"Hati hati Rat"ucap Tyas


"Terima kasih Bu , Pak, permisi "pamit Ratih dan Ratuh meninggalkan mereka.


"Silahkan Mbak hati hati jaga kesehatan ya"ucap Sandra menasehati


Angga masih fokus dengan Hp nya, Angga lebih banyak diam. Angga bukan tipe orang yang mudah akrab dengan orang baru beda dengan Sandra. Angga hanya banyak bicara kepada orang yang memang benar benar sudah di kenal.


Setelah Ratih pergi Angga mengajak pulang karena hari juga sudah sore. Sebelum pulang mereka mampir di supermarket untuk belanja beberapa bahan makanan.


Begitu selesai belanja mereka pulang, Sandra mendorong kursi roda Angga dan Tyas menenteng belanjaannya.


Sampai rumah dan selasai membantu Angga membersihkan diri, Tyas dan Sandra juga mandi untuk membersihkan diri sebelum melanjutkan aktifitas sore yaitu memasak.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Terima kasih dan Sukses, sehat selalu buat kakak kakak yang sudah mendukung novel karya saya


Jangan lupa tinggal kan jejak untuk mempermudah feed back


I love you my readers sayang.

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2