Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 47


__ADS_3

"Apaaaa????????Angga sangat terkejut tidak percaya saat mendengar penjelasan Bu Saras. Angga menerima amplop dari Bu Saras dengan hati yang hancur tanpa menjawab. Angga langsung membuka amplop dan membaca isinya,"Tant Pa Angga mau sendiri dulu, kita bicarakan besok saja, maaf "ucap Angga dengan sedih dan menahan sebuah kekecewaan"Yas tolong antar aku kekamar "pinta Angga memanggil Tyas, Tyas dari dapur langsung menghampiri Angga


"Mari Ko, permisi Pak, Bu, "ucap Tyas dan mendorong kursi roda Angga menuju ke kamar Angga.


"Terima kasih Yas"ucap Angga datar, begitu Angga sudah duduk di ranjangnya.


"Sama sama Ko,kalau perlu apa apa jangan sungkan panggil aku Ko"ucap Tyas singkat sambil melipat kursi roda.


"Yas kamu sudah selesai apa belum kerjaannya ?"tanya Angga


"Sudah ko, "jawab Tyas singkat


"Kamu bisa pergi sekarang aku mau sendiri dulu "ucap Angga sedih, dan menghela nafas berat menyandarkan kepalanya dipapan penyangga kepala ranjang


Tyas meninggalkan Angga sendirian di kamar,karena permintaan Angga. Tyas, Bu Saras, Pak Wirawan, Sandra dan Louise berkumpul di ruang tengah membahas tentang perceraian Angga dan Merry.


"Bapak mohon maafkan atas kelakuan Merry, aku sudah tahu penyebab kecelakaan Angga juga karena Merry, jadi apapun yang terjadi dengan Angga tolong tetap kabari aku, Bu saras tolong ijinkan aku untuk ikut menanggung biaya pengobatan Angga. "ucap Pak Wirawan penuh permohonan


"Semua sudah takdir Pak tidak perlu saling menyalahkan, untuk biaya pengobatan Angga kami masih mampu jadi bapak tidak perlu kwatir terima kasih untuk semuanya, bagi kami Bapak mau mensuport Angga untuk sembuh itu sudah cukup "ucap Bu Saras pelan


"Kapanpun dibutuhkan aku siap membantu Bu, Angga selain menantu ku dia anak dari sahabatku jadi aku menganggap Angga seperti anak sendiri. "ucap Pak Wirawan menegaskan


"Yas tolong jaga Angga, ini atm buat kamu Bapak sengaja buka Bank atas namamu dan sudah Bapak isi walau tidak banyak hanya 100 jt, Bapak harap kamu menerima pemberian dari Bapak jangan di tolak "pinta Pak Wirawan sambil mengulurkan buku tabungan dan atm ke Tyas.


Mendengar ucapan pak Wirawan Tyas langsung bengong karena kaget sehingga Tyas tidak bisa Bicara apa apa.


"Yas "panggil Sandra sambil menepuk bahu Tyas


Akhirnya Tyas tersadar karena tepukan dari Sandra mendarat di punggungnya "Eh I iya ya gimana "sahut Tyas gagap

__ADS_1


"Ini Yas Pak Wirawan ngasih hadiah ke kamu buku tabungan atm yang sudah di isi sekian juta, Kamu terima jangan di tolak "ucap Bu Saras menjelaskan


"Ya Yas ambil saja kita bisa shopping "sahut Louise senyum senyum nyengir kuda


"Hadiuh kebiasaan kamu Ois awas jangan ajari Tyas shopping yang nggak nggak"ucap Sandra menipuk Ois dengan bantal di sofa


"Untuk kalian shopping karena kalian sudah ikut menjaga Angga ini Bapak ada 5000 dolar pakailah,Bapak lihat Angga senang bersama kalian jadi anggap ini bentuk terima kasih Bapak untuk kalian. "ucap pak Wirawan mengambil uang dari dalam dompet dan mengulurkan uang pada mereka bertiga, namun dari mereka bertiga tidak ada yang menerima uang dari Pak Wirawan karena kaget, padahal niat Ois hanya bercanda.


"Ti.. tidak tidak usah Pak, maaf tadi saya hanya bercanda saja biar gak garing hehehehee" ucap Ois berusaha menolak


"Betul Pak lagian mana mungkin kami bertiga shopping, hanya bercanda saja tadi itu, kami ikhlas menjaga dan menghibur Ko Angga "ucap Sandra juga berusaha menolak. Padahal dalam hati Sandra bergumam" lumayan 5 ribu dolar bisa buat beli baju.


"Ambillah "ucap Pak Wirawan lagi "Bapak pamit dulu sudah malam, besok aku kesini lagi tolong tetap kabari bapak tentang Angga"ucap Pak Wirawan pamit dan bangkit dari duduknya.


Setelah Pak Wirawan pergi 3 gadis koplak masih tidak percaya dengan apa yang di berikan Pak Wirawan tadi pada mereka. Mereka bertiga malah cekikikan sendiri sedang Bu Saras hanya geleng geleng kepala melihat tingkah ketiga gadis koplak di depanya


"Kalian ini, bukannya ikut sedih malah cekikikan gak karuan, kalian cepat tidur udah malam, aku tak ke kamar Angga dulu "ucap Bu Saras dan menuju kamar Angga.


"Ya tante"jawab Louise


"Baik mama ku sayang "ucap Sandra dengan manja


Tok Tok Tok


"Ngga "sapa Bu Saras dan masuk ke kamar Angga


"Ya tante, kok tante belum tidur "sahut Angga datar yang masih bersandar di ranjang


"Sebentar lagi Ngga, Tante hanya ingin mematiskan bahwa kamu baik baik saja "ucap Bu Saras menghampiri Angga dengan perasaan kwatir.

__ADS_1


"Terima kasih Tante atas semuanya, Angga baik baik saja hanya ingin sendiri dulu "ucap Angga datar


"Baiklah, tidurlah kalau butuh teman bicara panggil lah aku atau yang lainnya"ucap Bu Saras dan pergi meninggalkan Angga.


Waktu sudah malam Bu Saras dan Sandra sudah masuk di kamar begitu juga Tyas setelah mematiskan keadaan Angga Tyas masuk ke kamar menyusul Louise yang sudah masuk kamar duluan.


Angga pov


Pantas sudah beberapa hari ini perasaanku tidak enak, Tyas juga tidak seperti biasanya,Puncaknya hari ini Tante, Sandra tiba tiba datang tanpa kabar. Aku tanya ke mereka semua tidak ada yang jawab dengan benar.Malam Papa datang untuk makan malam membuatku tambah curiga.Namun aku berusaha menepis semua pikiran negatif yang ada di otaku, kenyataannya memang ada kabar negatif. Papa dan Tante minta maaf disaat itu hatiku sudah tidak tenang. Ketika Tante menyodorkan surat gugatan cerai dari pengadilan agama disitu hatiku terasa runtuh karena aku tak ingin emosi maka aku pilih kembali ke kamar bukan untuk menghindari tapi untuk merenung.Yah 5 tahun pernikahan dua kali di hianati apa memang aku tak pantas untuk membina rumah tangga ???tak pantas kah aku bahagia,??????!aaaarrrrgggggggg aku coba untuk tidak terluka namun aku tetap terluka aku merasa terhina dengan apa yang dilakukan Merry padaku.


"Bagaimana keadaan Ko Angga Yas ??"tanya Louise yang berbaring di sebelah Tyas


"Kelihatan banget kalau kecewa Ce, entahlah tadi aku juga tak berani banyak nanya takut kalau loss control lagi, aku gak bisa tidur Ce"ucap Tyas galau


"Aku tahu Yas siapapun pasti kecewa ataupun marah, ayo tidur yas besok jangan sampai kesiangan "ucap Louise yang tidur disamping Tyas.


"Ya Ce pasti Aku tidur, tapi aku masih bingung dan gak nyangka kalau bakal begini kejadiannya "keluh Tyas yang juga berbaring dikasur sambil menatap langit langit kamar.


"Gak usah terlalu dipikirkan kita tunggu aja besok bagaimana langkah Ko Angga selanjutnya, kalau aku sutuju Ko Angga dan istrinya bercerai "ucap Louise santai


"Ayo tidur"gertak Tyas tidak merespon tanggapan Louise


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


Jangan lupa tinggal kan jejak agar aku mudah untuk feed back


Kudoakan sehat dan bahagia selalu untuk kakak kakak yang sudah dukung karya saya.


I love you readers

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Kira kira keputusan apa ya yang di ambil Angga besok????????????


__ADS_2